ALAMI LUKA BACOK: As’ad Ridhok dan Syarif Hidayatulloh sama-sama alami luka bacokan. (Foto: Polsek Paiton for Radar Bromo)

PAITONRadar Bromo – Gara-gara menggoda seorang perempuan pemandu lagu alias purel, As’ad Ridhok, 19, terluka. Warga Desa Kalikajar Wetan, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, itu kena sabetan pisau dari Shei, 37, yang tidak lain pacar perempuan yang digodanya.

IKLAN

Syarif Hidayatulloh, 27, yang berusaha melerai, akhirnya juga terluka. Warga Kalikajar Kulon, Kecamatan Paiton, itu terluka akibat serangan gunting oleh pelaku.

Menurut informasi Jawa Pos Radar Bromo, peristiwa itu terjadi Jumat dinihari (11/10) sekitar pukul 00.30. Saat itu, As’ad dan Syarif bertemu dengan pelaku Shei di sebuah tempat karaoke di Kecamatan Paiton.

Ketiganya yang saling kenal, lantas minum miras bersama. Sampai akhirnya, mereka sama-sama agak mabuk. Saat mabuk itulah, korban As’ad menggoda Naela, 21, warga Besuki, Kabupaten Situbondo, salah satu pemandu lagu di tempat karaoke itu. Naela sendiri adalah pacar Shei.

Melihat pacarnya digoda, pelaku Shei tidak terima. Terjadilah cekcok mulut antara korban As’ad dengan pelaku. “Korban kemudian minta maaf. Tetapi, karena mabuk, pelaku tambah emosi,” kata Kanit Reskrim Polsek Paiton Aiptu Ade Maman.

Saat emosi itulah, tiba-tiba pelaku mengambil pisau yang dibawanya. Pelaku lantas menyabetkan pisau itu secara membabi buta ke arah korban As’ad.

Akibatnya, kepala korban As’ad terluka. Lengan kirinya juga terluka karena menangkis sabetan pisau dari pelaku. Pertikaian itu kemudian dilerai oleh pengunjung lain.

Saat itu, korban diselamatkan oleh rekannya, Syarif Hidayatulloh yang biasa dipanggil Dayat. “Korban diselamatkan oleh rekannya Dayat. Korban kemudian dibawa ke RS Rizani untuk mendapatkan perawatan,” ujarnya.

Namun, rupanya pelaku belum puas. Pelaku mengejar keduanya hingga ke rumah sakit. Saat sampai di rumah sakit, pelaku kembali mengamuk. Hingga terjadi pertikaian di ruang IGD RS Rizani. Pertikaian kali ini terjadi antara Dayat dan pelaku.

“Sempat dilerai namun tidak berhasil. Malah pelaku mengambil gunting dan berusaha melukai Dayat,” lanjut Kanitreskrim.

Kaki Dayat pun terluka akibat tusukan gunting pelaku. Beruntung, aksi itu tidak berlangsung lama. Warga yang berada di lokasi melerai. Sementara pelaku langsung kabur.

“Pelaku sudah kami ketahui. Ia adalah Shei, 37, warga Desa/Kecamatan Besuk,” ungkap pria yang akrab disapa Ade itu.

Hingga kini, pihaknya masih memburu pelaku. Pihaknya juga telah mendatangi rumah pelaku. Namun, pelaku tidak ada di rumahnya. Sedangkan kedua korban penganiayaan menurut Ade. masih dirawat di RS Rizani.

“Kami belum berhasil menangkap pelaku. Pelaku kabur. Ini masih kami dalami,” ujarnya. (sid/hn)