Ratusan Warga Jember Ikut KB Steril Dalam Sinergi Pelayanan KB Gratis di RSBS

RSBS FOR RADAR JEMBER SIAP MOW: drg Yunita Puspita Sari P MKes bersama Dr H Moh. Thamrin SE MM saat mengunjungi akseptor yang siap MOW.

RADARJEMBER.ID- Sejak Sabtu (28/7) pagi, lantai 3 Rumah Sakit Bina Sehat dipenuhi oleh ratusan orang, Para pria dan wanita itu mengikuti pelayanan KB gratis MOW dan MOP (KB Steril) serentak. Ini adalah bentuk sinergi antara Pemkab Jember, TNI, BKKBN Provinsi Jawa Timur, dan RS Bina Sehat Jember yang telah terselenggara sejak tahun 2016.

IKLAN

drg Yunita Puspita Sari Pakpahan MKes, selaku Pjs Direktur RSBS mengatakan, mengingat jumlah akseptor yang biasanya mencapai ratusan, maka tim RSBS sudah disiapkan dan dimaksimalkan. Bahkan hingga malam hari, dalam kegiatan yang bertujuan untuk menekan laju pertumbuhan penduduk tersebut. “Sehingga pelayanan rumah sakit dan pelayanan MOW MOP serentak semuanya dapat berjalan lancar,” kata Yunita.

Yunita menambahkan, berdasarkan data yang diperoleh tercatat sebanyak 232 untuk MOW dan 29 orang untuk MOP. Adapun Kecamatan Ambulu terdata sebagai kecamatan dengan jumlah MOW terbanyak yaitu 17 orang. Sedangkan MOP paling banyak dari Kecamatan Jelbuk yaitu 10 orang.

“Masih dari data, rata-rata para akseptor tersebut sudah memiliki 2 atau 3 anak. Tetapi ada juga yang memiliki anak lebih dari itu,” ungkapnya.

Ina Rustini, 37, salah satu akseptor MOW mengaku ia menikah sejak lulus SD. Dari pernikahan itu menghasilkan 7 anak, tetapi 3 di antaranya telah meninggal. Penghasilan suaminya yang hanya bekerja sebagai buruh tani membuat warga Desa Ajung, Kecamatan Kalisat tersebut serta jumlah anak yang banyak itu ingin mengikuti MOW.

“Paling kecil usianya sudah 4 tahun. Penghasilan juga pas-pasan, jadi ya saya mau di-steril,” ucapnya. Hal senada disampaikan Hadi, 42, salah satu akseptor MOP dari Kecamatan Sumbersari. Dia mengungkapkan rasa syukurnya telah dikaruniai 5 orang anak. Oleh karena itu, setelah berunding dan mencari tahu apa itu MOP, akhirnya dia berkenan untuk menjalani KB steril.

Dalam kesempatan itu, mewakili Bupati Jember dr Hj Faida MMR, Dr H Moh. Thamrin SE MM, staf ahli Bidang Pembangunan, Perekonomian dan Keuangan secara khusus datang untuk memantau penyelenggaraan MOW MOP yang rutin digelar tiga kali dalam setahun. Disampaikan jika sinergi ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat yang kemudian diwadahi oleh pemerintah. Jika keduanya berjalan beriringan, maka dapat berkontribusi dalam menahan laju pertumbuhan penduduk.

“Program ini dapat sukses berjalan jika didukung dengan kesadaran dari masyarakat untuk berpartisipasi diiringi dengan perhatian dari pemerintah. Alhamdulillah jumlah yang ikut terus meningkat,” ujarnya.

Editor Bahasa: Yerri A Aji

Reporter :

Fotografer :

Editor :