alexametrics
31.8 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Surat Pernyataan Miskin Programnya “Ganti Baju”

SPM Jadi Kelas 3 Gratis

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masih ingat dengan kabar banyaknya aparatur sipil negara (ASN) di Jember yang gagap terhadap Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD)? Salah satu dampaknya, dana layanan kesehatan warga miskin melalui surat pernyataan miskin (SPM) sempat tidak bisa dicairkan sebesar Rp 20 miliar. Belum selesai urusan itu, ada kabar SPM akan “ganti baju”.

Program baru yang dilaksanakan pemerintah di bidang layanan kesehatan untuk warga kurang mampu itu yakni penyediaan layanan kelas tiga gratis. Langkah itu sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah dalam memperhatikan layanan kesehatan untuk masyarakat umum di Jember.

Rencana itu pun dibenarkan oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember dr Lilik Lailiyah. Menurutnya, rencana program kelas tiga gratis merupakan pergantian dari program pasien SPM yang tahun sebelumnya juga telah berjalan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dengan demikian, begitu program kelas tiga gratis diluncurkan, maka SPM akan “ganti baju” dengan program kelas tiga gratis. “Sebenarnya hanya penggantian istilah saja, dari SPM ke kelas tiga gratis. Jadi, semua masyarakat yang mau di kelas tiga, akan kami gratiskan,” urai Lilik.

Sempatkan Olahraga Ditengah Kesibukan Bekerja, Ini Caranya

Berjalannya program kelas tiga gratis itu nantinya akan menjangkau masyarakat yang lebih luas. Tidak hanya menyasar masyarakat miskin dan kurang mampu. Namun, juga masyarakat yang tidak terkaver BPJS Kesehatan atau tidak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Bahkan, warga yang sebenarnya cukup mampu juga bisa jika mereka menghendaki mendapatkan layanan kelas tiga gratis.

Persyaratannya pun lebih sederhana, yakni dengan bermodalkan KTP warga Jember. “Hanya saja, tahun ini kebijakannya tidak harus mengurus surat pernyataan miskin, macem-macem, dan lainnya. Asalkan mau di kelas tiga, ya digratiskan,” tambah Lilik.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masih ingat dengan kabar banyaknya aparatur sipil negara (ASN) di Jember yang gagap terhadap Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD)? Salah satu dampaknya, dana layanan kesehatan warga miskin melalui surat pernyataan miskin (SPM) sempat tidak bisa dicairkan sebesar Rp 20 miliar. Belum selesai urusan itu, ada kabar SPM akan “ganti baju”.

Program baru yang dilaksanakan pemerintah di bidang layanan kesehatan untuk warga kurang mampu itu yakni penyediaan layanan kelas tiga gratis. Langkah itu sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah dalam memperhatikan layanan kesehatan untuk masyarakat umum di Jember.

Rencana itu pun dibenarkan oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember dr Lilik Lailiyah. Menurutnya, rencana program kelas tiga gratis merupakan pergantian dari program pasien SPM yang tahun sebelumnya juga telah berjalan.

Dengan demikian, begitu program kelas tiga gratis diluncurkan, maka SPM akan “ganti baju” dengan program kelas tiga gratis. “Sebenarnya hanya penggantian istilah saja, dari SPM ke kelas tiga gratis. Jadi, semua masyarakat yang mau di kelas tiga, akan kami gratiskan,” urai Lilik.

Sempatkan Olahraga Ditengah Kesibukan Bekerja, Ini Caranya

Berjalannya program kelas tiga gratis itu nantinya akan menjangkau masyarakat yang lebih luas. Tidak hanya menyasar masyarakat miskin dan kurang mampu. Namun, juga masyarakat yang tidak terkaver BPJS Kesehatan atau tidak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Bahkan, warga yang sebenarnya cukup mampu juga bisa jika mereka menghendaki mendapatkan layanan kelas tiga gratis.

Persyaratannya pun lebih sederhana, yakni dengan bermodalkan KTP warga Jember. “Hanya saja, tahun ini kebijakannya tidak harus mengurus surat pernyataan miskin, macem-macem, dan lainnya. Asalkan mau di kelas tiga, ya digratiskan,” tambah Lilik.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Masih ingat dengan kabar banyaknya aparatur sipil negara (ASN) di Jember yang gagap terhadap Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD)? Salah satu dampaknya, dana layanan kesehatan warga miskin melalui surat pernyataan miskin (SPM) sempat tidak bisa dicairkan sebesar Rp 20 miliar. Belum selesai urusan itu, ada kabar SPM akan “ganti baju”.

Program baru yang dilaksanakan pemerintah di bidang layanan kesehatan untuk warga kurang mampu itu yakni penyediaan layanan kelas tiga gratis. Langkah itu sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah dalam memperhatikan layanan kesehatan untuk masyarakat umum di Jember.

Rencana itu pun dibenarkan oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember dr Lilik Lailiyah. Menurutnya, rencana program kelas tiga gratis merupakan pergantian dari program pasien SPM yang tahun sebelumnya juga telah berjalan.

Dengan demikian, begitu program kelas tiga gratis diluncurkan, maka SPM akan “ganti baju” dengan program kelas tiga gratis. “Sebenarnya hanya penggantian istilah saja, dari SPM ke kelas tiga gratis. Jadi, semua masyarakat yang mau di kelas tiga, akan kami gratiskan,” urai Lilik.

Sempatkan Olahraga Ditengah Kesibukan Bekerja, Ini Caranya

Berjalannya program kelas tiga gratis itu nantinya akan menjangkau masyarakat yang lebih luas. Tidak hanya menyasar masyarakat miskin dan kurang mampu. Namun, juga masyarakat yang tidak terkaver BPJS Kesehatan atau tidak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Bahkan, warga yang sebenarnya cukup mampu juga bisa jika mereka menghendaki mendapatkan layanan kelas tiga gratis.

Persyaratannya pun lebih sederhana, yakni dengan bermodalkan KTP warga Jember. “Hanya saja, tahun ini kebijakannya tidak harus mengurus surat pernyataan miskin, macem-macem, dan lainnya. Asalkan mau di kelas tiga, ya digratiskan,” tambah Lilik.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/