alexametrics
31.8 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Jahatnya Narkotika, Sekali Pakai Sulit Sembuh

Jember Paling Banyak Se-Tapal Kuda

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, Radar Jember – Barang siapa menyalahgunakan semua jenis narkotika, bukan hanya melanggar hukum, namun juga berdampak terhadap kehidupan sehari-harinya. Apalagi, satu kali mencoba, akan sulit untuk disembuhkan lagi. Pengguna akan kecanduan dan mengharuskan berbagai upaya pemulihan secara konsisten.

BACA JUGA : Tingkatkan Produksi Panen, Pemkab Babel Salurkan Bantuan Bibit Cabai

Seperti puluhan klien narkotika Balai Pemasyarakatan (Bapas) Jember. Saat menjalani masa pemulihan, mereka menyampaikan banyaknya keluhan betapa sulitnya lepas dari barang haram yang merusak kehidupan masa depan tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

Di Jember, saat ini ada 1.200-an orang yang klien narkotika Bapas. Mereka yang masuk menjadi klien merupakan tindak lanjut dari lapas untuk proses pemulihan. Sebagian besar adalah warga yang telah menjalani masa tahanan di Lapas Kelas II A Jember.

Dengan masa tahanan yang telah habis, atau persiapan untuk bisa bebas, warga binaan terlebih dahulu dididik agar tidak mengulangi perbuatan yang sama. Terutama bagi para pecandu narkotika. Sebab, ketika syarafnya sudah rusak, akan sulit untuk sembuh seperti semula dan butuh waktu lama.

- Advertisement -

SUMBERSARI, Radar Jember – Barang siapa menyalahgunakan semua jenis narkotika, bukan hanya melanggar hukum, namun juga berdampak terhadap kehidupan sehari-harinya. Apalagi, satu kali mencoba, akan sulit untuk disembuhkan lagi. Pengguna akan kecanduan dan mengharuskan berbagai upaya pemulihan secara konsisten.

BACA JUGA : Tingkatkan Produksi Panen, Pemkab Babel Salurkan Bantuan Bibit Cabai

Seperti puluhan klien narkotika Balai Pemasyarakatan (Bapas) Jember. Saat menjalani masa pemulihan, mereka menyampaikan banyaknya keluhan betapa sulitnya lepas dari barang haram yang merusak kehidupan masa depan tersebut.

Di Jember, saat ini ada 1.200-an orang yang klien narkotika Bapas. Mereka yang masuk menjadi klien merupakan tindak lanjut dari lapas untuk proses pemulihan. Sebagian besar adalah warga yang telah menjalani masa tahanan di Lapas Kelas II A Jember.

Dengan masa tahanan yang telah habis, atau persiapan untuk bisa bebas, warga binaan terlebih dahulu dididik agar tidak mengulangi perbuatan yang sama. Terutama bagi para pecandu narkotika. Sebab, ketika syarafnya sudah rusak, akan sulit untuk sembuh seperti semula dan butuh waktu lama.

SUMBERSARI, Radar Jember – Barang siapa menyalahgunakan semua jenis narkotika, bukan hanya melanggar hukum, namun juga berdampak terhadap kehidupan sehari-harinya. Apalagi, satu kali mencoba, akan sulit untuk disembuhkan lagi. Pengguna akan kecanduan dan mengharuskan berbagai upaya pemulihan secara konsisten.

BACA JUGA : Tingkatkan Produksi Panen, Pemkab Babel Salurkan Bantuan Bibit Cabai

Seperti puluhan klien narkotika Balai Pemasyarakatan (Bapas) Jember. Saat menjalani masa pemulihan, mereka menyampaikan banyaknya keluhan betapa sulitnya lepas dari barang haram yang merusak kehidupan masa depan tersebut.

Di Jember, saat ini ada 1.200-an orang yang klien narkotika Bapas. Mereka yang masuk menjadi klien merupakan tindak lanjut dari lapas untuk proses pemulihan. Sebagian besar adalah warga yang telah menjalani masa tahanan di Lapas Kelas II A Jember.

Dengan masa tahanan yang telah habis, atau persiapan untuk bisa bebas, warga binaan terlebih dahulu dididik agar tidak mengulangi perbuatan yang sama. Terutama bagi para pecandu narkotika. Sebab, ketika syarafnya sudah rusak, akan sulit untuk sembuh seperti semula dan butuh waktu lama.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/