alexametrics
23 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Kampung Donor Darah Pertama di Indonesia Ternyata Ada di Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak banyak masyarakat desa yang aktif melakukan donor darah hanya karena fasilitas donor darah yang tak ada di desa mereka. Padahal selain untuk menolong sesama, donor darah juga memberi efek yang baik bagi kesehatan.

Karena itu sejumlah desa mulai menginisiasi Kampung Donor Darah Siaga. Salah satunya di Kecamatan Dusun Besuk Kidul, Desa/Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember. Hal ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat mendonorkan darahnya secara sukarela. Sekaligus mengedukasi masyarakat manfaat donor, dan menumbuhkan jiwa peduli akan kebutuhan darah untuk membantu sesama.

Kampung donor darah ini juga bertujuan untuk melestarikan pendonor darah di kampung-kampung. Sehingga masyarakat bisa mudah membantu dan terbantu atas ketersediaan darah secara cepat dan sukarela.

Mobile_AP_Rectangle 2

Camat Ajung Slamet Wijoko mengapresiasi dan menyampaikan dukungannya atas program Kampung Donor tersebut kepada PMI Kabupaten Jember yang telah membuat program. “Kami tentu sangat mendukung inovasi yang dilakukan PMI Kabupaten Jember, program pencanangan kampung donor ini sebagai upaya pelestarian pendonor darah di wilayah Kecamatan Ajung,” kata Slamet yang juga merupakan pelindung PMI Kecamatan Ajung.

Sementara itu Ketua PMI Kabupaten Jember EA Zaenal Marzuki menjelaskan, Dusun Kidul Besuk merupakan realisasi kampung donor darah siaga kali pertama di Jember, bahkan tingkat nasional. Dia juga mengatakan, kampung ini telah melaksanakan kegiatan donor darah secara rutin sebanyak 25 kali dan berhasil memperoleh sekitar 30 hingga 50 kantong darah setiap pelaksanaan donor darah.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak banyak masyarakat desa yang aktif melakukan donor darah hanya karena fasilitas donor darah yang tak ada di desa mereka. Padahal selain untuk menolong sesama, donor darah juga memberi efek yang baik bagi kesehatan.

Karena itu sejumlah desa mulai menginisiasi Kampung Donor Darah Siaga. Salah satunya di Kecamatan Dusun Besuk Kidul, Desa/Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember. Hal ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat mendonorkan darahnya secara sukarela. Sekaligus mengedukasi masyarakat manfaat donor, dan menumbuhkan jiwa peduli akan kebutuhan darah untuk membantu sesama.

Kampung donor darah ini juga bertujuan untuk melestarikan pendonor darah di kampung-kampung. Sehingga masyarakat bisa mudah membantu dan terbantu atas ketersediaan darah secara cepat dan sukarela.

Camat Ajung Slamet Wijoko mengapresiasi dan menyampaikan dukungannya atas program Kampung Donor tersebut kepada PMI Kabupaten Jember yang telah membuat program. “Kami tentu sangat mendukung inovasi yang dilakukan PMI Kabupaten Jember, program pencanangan kampung donor ini sebagai upaya pelestarian pendonor darah di wilayah Kecamatan Ajung,” kata Slamet yang juga merupakan pelindung PMI Kecamatan Ajung.

Sementara itu Ketua PMI Kabupaten Jember EA Zaenal Marzuki menjelaskan, Dusun Kidul Besuk merupakan realisasi kampung donor darah siaga kali pertama di Jember, bahkan tingkat nasional. Dia juga mengatakan, kampung ini telah melaksanakan kegiatan donor darah secara rutin sebanyak 25 kali dan berhasil memperoleh sekitar 30 hingga 50 kantong darah setiap pelaksanaan donor darah.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak banyak masyarakat desa yang aktif melakukan donor darah hanya karena fasilitas donor darah yang tak ada di desa mereka. Padahal selain untuk menolong sesama, donor darah juga memberi efek yang baik bagi kesehatan.

Karena itu sejumlah desa mulai menginisiasi Kampung Donor Darah Siaga. Salah satunya di Kecamatan Dusun Besuk Kidul, Desa/Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember. Hal ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat mendonorkan darahnya secara sukarela. Sekaligus mengedukasi masyarakat manfaat donor, dan menumbuhkan jiwa peduli akan kebutuhan darah untuk membantu sesama.

Kampung donor darah ini juga bertujuan untuk melestarikan pendonor darah di kampung-kampung. Sehingga masyarakat bisa mudah membantu dan terbantu atas ketersediaan darah secara cepat dan sukarela.

Camat Ajung Slamet Wijoko mengapresiasi dan menyampaikan dukungannya atas program Kampung Donor tersebut kepada PMI Kabupaten Jember yang telah membuat program. “Kami tentu sangat mendukung inovasi yang dilakukan PMI Kabupaten Jember, program pencanangan kampung donor ini sebagai upaya pelestarian pendonor darah di wilayah Kecamatan Ajung,” kata Slamet yang juga merupakan pelindung PMI Kecamatan Ajung.

Sementara itu Ketua PMI Kabupaten Jember EA Zaenal Marzuki menjelaskan, Dusun Kidul Besuk merupakan realisasi kampung donor darah siaga kali pertama di Jember, bahkan tingkat nasional. Dia juga mengatakan, kampung ini telah melaksanakan kegiatan donor darah secara rutin sebanyak 25 kali dan berhasil memperoleh sekitar 30 hingga 50 kantong darah setiap pelaksanaan donor darah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/