Pendonor Pemula Bersemangat Berbagi

NARTO/RADAR JEMBER MERINGIS: Salah satu siswi MAN 2 Jember meringis saat jarum suntik dimasukkan untuk proses pengambilan darah oleh petugas Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember.

RADARJEMBER.ID – Puluhan pendonor darah pemula dari Madrasah Aliyah Negeri (AMN) 2 Jember bersemangat berbagi. Mereka antusias mengikuti kegiatan donor darah yang dipusatkan di salah satu lorong MAN 2 Jember. Namun, ada juga yang merasa sedikit pusing atau mual karena baru pertama kali donor.

IKLAN

Berdasarkan pantauan radarjember.id , puluhan siswa antre mendaftar kepada petugas pencatat  yang juga teman mereka sendiri. Yang sudah terdaftar kemudian dicek golongan darah, tensi dan Hb-nya oleh petugas PMI Kabupaten Jember. Setelah itu, mereka duduk berjajar di kursi yang sudah disediakan untuk menjalani proses pengambilan darah yang dilakukan dua petugas.

Ketua PMI Jember H E.A. Zaenal Marzuki SH MH menjelaskan, pihaknya terus mendorong perguruan tinggi dan sekolah-sekolah untuk aktif dalam kegiatan kemanusiaan seperti donor darah. Salah satu caranya dengan mendirikan Korps Sukarela (KSR) PMI di kampus-kampus dan palang merah remaja (PMR) di sekolah-sekolah.

“Dengan adanya KSR di kampus dan PMR di sekolah maka kegiatan kemanusiaan seperti donor darah akan lebih intensif. Dana KSR dan PMR juga menjadi relawan kebencanaan dan kemanusiaan,” kata E.A. Zaenal Marzuki. Salah satunya PMR di MAN 2 Jember yang sudah rutin menggelar kegiatan donor darah sukarela.

Kepala MAN 2 Jember Suharno MPd juga mengakui pihaknya aktif untuk kegiatan kemanusiaan seperti donor darah. “Kegiatan donor darah sudah rutin dilakukan siswa dan siswi kami. Mereka selalu antusias untuk donor darah yang dilakukan oleh petugas PMI Jember,” ujarnya.

Tidak sekadar kemanusiaan, kegiatan donor darah yang dilakukan PMR juga sangat penting bagi siswanya. “Pengurus PMR nantinya juga akan mendapatkan ilmu leadership, kerja sama, komitmen, mental dan lainnya. Ilmu itu tidak diperoleh saat masih di kelas. Makanya saya mendorong siswa untuk aktif di organisasi seperti PMR,” terangnya.

Zulvi Nabila Setya Dewi, ketua PMR PMI MAN 2 Jember menjelaskan, kegiatan donor darah di MAN 2 Jember digelar dua hari. “Hari pertama ada 37 yang ikut donor darah. Hampir 95 persen siswa yang baru pertama kali donor. Ada juga guru dan satu alumnus MAN 2 Jember atas nama Nur Diana yang ikut,” ujarnya.

Nur Diana, kepada radarjember.id mengaku sudah rutin ikut kegiatan donor sukarela. “Saya sudah waktunya donor darah. Begitu saya dapat informasi di MAN 2 Jember ada kegiatan donor darah saya langsung merapat,” ujarnya. Kebetulan rumah Nur Diana tak jauh dari MAN 2 Jember. (kl/c1/aro)

Reporter : Narto
Editor : Narto
Editor Bahasa: Yerri A Aji
Fotografer: Narto

Reporter :

Fotografer :

Editor :