Cuci Darah, Mencegahnya Lebih Mudah

RSU KALIWATES FOR RADAR JEMBER dr Rakhman Tyas Perdana

RADARJEMBER.ID – Sebagian besar masyarakat pasti paham dengan istilah gagal ginjal kronik dan cuci darah. Namun tidak semuanya paham, bagaimana cara pencegahan terhadap penyakit yang mengharuskan penderitanya menghabiskan hingga jutaan rupiah setiap minggunya.

IKLAN

Secara pengertian, gagal ginjal kronik dapat diartikan suatu kerusakan dari struktur atau fungsi ginjal yang berlangsung tiga bulan atau lebih dengan atau tanpa penurunan nilai fungsi ginjal melalui pemeriksaan laboratorium. “Gagal ginjal kronik dapat diklasifikasikan menjadi lima stadium yang berdasarkan penurunan fungsi ginjal yang dapat dideteksi melalui pemeriksaan laboratorium,” tutur dr Rakhman Tyas Perdana, manajer penunjang medis RSU Kaliwates.

Tindakan pencegahannya adalah dengan mengurangi faktor risiko yang dapat mengarahkan kita kepada penyakit ini. Antara lain adalah dengan mengurangi konsumsi garam yang berlebih, minum air putih minimal dua liter per hari, tidak menahan buang air kecil, menghindari minuman beralkohol, tidak mengonsumsi suplemen atau jamu-jamuan yang tidak jelas sumbernya, serta bagi penderita darah tinggi dan kencing manis dapat menjaga tekanan darah atau kadar gula tetap baik.

“Dengan beberapa tindakan yang disebutkan di atas sebenarnya lebih ke arah pencegahan yang sangatlah mudah, tidak memerlukan biaya tinggi dan perbaikan dari pola hidup seseorang yang dapat mencegah kita dari penyakit gagal ginjal kronik ini,” papar pria tersebut.

Namun, bagi penderita gagal ginjal sudah ditemukan solusi di bidang kesehatan yang sering disebut dengan istilah hemodialisa. Saat ini layanan hemodialisa sudah dilakukan oleh rumah sakit di Kabupaten Jember salah satunya Rumah Sakit Umum Kaliwates yang menjadikan layanan ini sebagai layanan unggulan yang melayani pasien BPJS Kesehatan tanpa biaya tambahan. Untuk informasi dan konsultasi, cukup dengan menghubungi 0331-489100. Kami siap untuk membantu Anda.

Reporter : Lintang Anis Bena Kinanti
Editor : M. Shodiq Syarif
Editor Bahasa: Yerri A Aji

Reporter :

Fotografer :

Editor :