alexametrics
21.9 C
Jember
Saturday, 20 August 2022

Kemenkes Akan Lakukan Penyelidikan Epidemiologi Cacar Monyet

Mobile_AP_Rectangle 1

Jakarta, RADARJEMBER.ID – Penyelidikan epidemiologi cacar monyet, termasuk pemeriksaan untuk mendeteksi virus penyebab penyakit yang tergolong sebagai zoonosis tersebut, siap dilakukan Kementerian Kesehatan menggunakan dua fasilitas laboratorium.

BACA JUGA : Tersangka Kasus Pemotongan Honor Pemakaman COVID-19 Jember Belum Ditahan

“Ada dua laboratorium yang sudah siap, yakni di Laboratorium Penelitian Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sri Oemijati BKPK Kemenkes dan di Pusat Studi Satwa Primata IPB, Bogor,” kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril saat dimintai konfirmasi di Jakarta.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut Syahril, kedua fasilitas laboratorium tersebut sudah siap memeriksa sampel dari pasien-pasien yang diduga terserang cacar monyet guna mendeteksi penularan penyakit sejak dini.

Syahril mengatakan bahwa pemerintah akan menambah sepuluh laboratorium di daerah-daerah strategis guna mendukung upaya pelacakan kasus penularan penyakit secara masif.

Di samping menyiapkan fasilitas laboratorium, Kementerian Kesehatan menyiapkan antivirus dan vaksin guna menanggulangi penularan penyakit cacar monyet.

“Kami berkomunikasi dengan dunia internasional yang sudah melakukan vaksin dan pengobatan,” katanya.

Sejak penularan cacar monyet merebak di sejumlah negara, Kementerian Kesehatan memantau perkembangan dan mengumpulkan informasi mengenai penularan penyakit tersebut serta melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kewaspadaan publik terhadap risiko penyakit tersebut.

- Advertisement -

Jakarta, RADARJEMBER.ID – Penyelidikan epidemiologi cacar monyet, termasuk pemeriksaan untuk mendeteksi virus penyebab penyakit yang tergolong sebagai zoonosis tersebut, siap dilakukan Kementerian Kesehatan menggunakan dua fasilitas laboratorium.

BACA JUGA : Tersangka Kasus Pemotongan Honor Pemakaman COVID-19 Jember Belum Ditahan

“Ada dua laboratorium yang sudah siap, yakni di Laboratorium Penelitian Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sri Oemijati BKPK Kemenkes dan di Pusat Studi Satwa Primata IPB, Bogor,” kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril saat dimintai konfirmasi di Jakarta.

Menurut Syahril, kedua fasilitas laboratorium tersebut sudah siap memeriksa sampel dari pasien-pasien yang diduga terserang cacar monyet guna mendeteksi penularan penyakit sejak dini.

Syahril mengatakan bahwa pemerintah akan menambah sepuluh laboratorium di daerah-daerah strategis guna mendukung upaya pelacakan kasus penularan penyakit secara masif.

Di samping menyiapkan fasilitas laboratorium, Kementerian Kesehatan menyiapkan antivirus dan vaksin guna menanggulangi penularan penyakit cacar monyet.

“Kami berkomunikasi dengan dunia internasional yang sudah melakukan vaksin dan pengobatan,” katanya.

Sejak penularan cacar monyet merebak di sejumlah negara, Kementerian Kesehatan memantau perkembangan dan mengumpulkan informasi mengenai penularan penyakit tersebut serta melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kewaspadaan publik terhadap risiko penyakit tersebut.

Jakarta, RADARJEMBER.ID – Penyelidikan epidemiologi cacar monyet, termasuk pemeriksaan untuk mendeteksi virus penyebab penyakit yang tergolong sebagai zoonosis tersebut, siap dilakukan Kementerian Kesehatan menggunakan dua fasilitas laboratorium.

BACA JUGA : Tersangka Kasus Pemotongan Honor Pemakaman COVID-19 Jember Belum Ditahan

“Ada dua laboratorium yang sudah siap, yakni di Laboratorium Penelitian Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sri Oemijati BKPK Kemenkes dan di Pusat Studi Satwa Primata IPB, Bogor,” kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril saat dimintai konfirmasi di Jakarta.

Menurut Syahril, kedua fasilitas laboratorium tersebut sudah siap memeriksa sampel dari pasien-pasien yang diduga terserang cacar monyet guna mendeteksi penularan penyakit sejak dini.

Syahril mengatakan bahwa pemerintah akan menambah sepuluh laboratorium di daerah-daerah strategis guna mendukung upaya pelacakan kasus penularan penyakit secara masif.

Di samping menyiapkan fasilitas laboratorium, Kementerian Kesehatan menyiapkan antivirus dan vaksin guna menanggulangi penularan penyakit cacar monyet.

“Kami berkomunikasi dengan dunia internasional yang sudah melakukan vaksin dan pengobatan,” katanya.

Sejak penularan cacar monyet merebak di sejumlah negara, Kementerian Kesehatan memantau perkembangan dan mengumpulkan informasi mengenai penularan penyakit tersebut serta melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kewaspadaan publik terhadap risiko penyakit tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/