Ambulans Motor dari BAZNAS dan Madinatul Ulum Segera Dioperasikan PMI

PMI FOR RADAR JEMBER SINERGI: Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH bersama jajarannya menerima sumbangan motor dari Pengasuh Ponpes Madinatul Ulum KH Muhammad Lutfi.   

RADARJEMBER.ID – PMI Kabupaten Jember terus berakselerasi untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Selain meluncurkan mobil jenazah, baru-baru ini PMI Kabupaten Jember juga meluncurkan motor emergency yang disebut motor R2 Emergency Blood Jet.

IKLAN

Bahkan, PMI Kabupaten Jember mendapatkan sumbangan dua motor dari elemen masyarakat Jember. Pertama dari Badan Amil dan Zakat Nasional (BAZNAS) Jember. Yang kedua dari Ponpes Madinatul Ulum, Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember.  “Kami ingin ikut membantu masyarakat melalui PMI Kabupaten Jember,” kata Pengasuh Ponpes Madinatul Ulum KH Muhammad Lutfi.

Menurut Zaenal Marzuki, kini PMI Kabupaten Jember memiliki motor Emergency Blood Jet. “Pengasuh Ponpes Madinatul Ulum KH Muhammad Lutfi membantu PMI dalam program R2 Emergency Blood Jet. Dengan menyumbang sebuah motor guna kelancaran penyaluran darah ke pelosok desa. Kami ucapkan terima kasih kepada BAZNAS Jember yang dipimpin KH Misbahussalam dan Pengasuh Ponpes Madinatul Ulum KH Muhammad Lutfi,” tutur ketua PMI Kabupaten Jember Zaenal Marzuki kepada radarjember.id.   

Dia menjelaskan, motor Emergency Blood Jet ini digunakan sebagai ambulans roda dua untuk mengantarkan darah dari PMI ke rumah sakit yang membutuhkan. “Agar proses distribusi darah berjalan lancar. Nanti ada sirinenya warna merah, PMI sudah kerja sama dengan satlantas Polres Jember juga,” terangnya.

Selain itu, ambulans motor tersebut juga bisa digunakan untuk menembus daerah kejadian bencana. “Sebab, kadang ada tempat kejadian yang tidak bias dilalui kendaraan roda empat, tetapi bisa ditembus roda dua. Maka, Emergency Blood Jet ini yang akan ke daerah-daerah yang tidak bisa ditembus oleh mobil,” terangnya.

Bahkan, Emergency Black Jet bisa digunakan untuk mengangkut korban yang tidak terlalu berat. “Nanti ada belt untuk penumpangnya, sehingga aman untuk mengangkut korban jika ada kejadian,” terang pria yang sehari-hari menjadi ketua Peradi Jember tersebut.

Reporter : Narto
Editor Bahasa: Imron Hidayatullah

Reporter :

Fotografer :

Editor :