alexametrics
30.1 C
Jember
Saturday, 2 July 2022

Upaya Percepatan Vaksinasi Terus Dilakukan

Mobile_AP_Rectangle 1

KENCONG, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember memiliki pekerjaan rumah yang tergolong berat terkait dengan penanganan Covid-19. Seperti diketahui, pemerintah pusat telah menetapkan pemenuhan target vaksinasi agar tercipta herd immunity alias kekebalan masal, yakni sebanyak 70 persen. Setidaknya sebanyak 1,9 juta penduduk Kabupaten Jember harus menjalani vaksinasi agar hal itu dapat terealisasi.

Karena itu, pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember terus berupaya mempercepat tercapainya herd immunity dengan kerap melaksanakan vaksinasi di beberapa titik. Tak hanya menyediakan pelayanan vaksinasi gratis di setiap fasilitas pelayanan Covid-19. Salah satunya dilaksanakan di lingkungan pondok pesantren.

Guna melakukan peninjauan, Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman telah mengunjungi pelaksanaan vaksinasi di Pondok Pesantren Assunniyyah Al-Jauhari, Kecamatan Kencong, kemarin (25/8). Menurut dia, hal tersebut merupakan adalah upaya percepatan vaksinasi. “Soalnya di Jember masih rendah,” lanjutnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Terlebih lagi, lanjutnya, percepatan vaksinasi itu merupakan salah satu perintah langsung dari Presiden RI Joko Widodo. Selain itu, dia menjelaskan bahwa presiden juga memerintahkan untuk mempercepat pemindahan warga yang menjalani isoman ke isoter. Dengan begitu, bisa mengurangi angka kematian akibat warga yang menjalani isoman di rumah masing-masing. “Sekaligus terkait dengan ketersediaan obat-obatan,” paparnya.

Bagi warga yang sudah lama menjalani isolasi mandiri, lanjut dia, pasokan obat-obatan dan vitaminnya harus diberikan secara istiqamah. Menurut dia, berbagai upaya yang pihaknya lakukan bertujuan untuk segera memutus mata rantai persebaran Covid-19, sekaligus mempercepat terwujudnya kekebalan masal.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa pihaknya berterima kasih lantaran banyak pondok pesantren yang ikut menyukseskan vaksinasi tersebut. “Kalau bisa, yang lain juga harus cepat melakukannya,” ajaknya. Mengingat, vaksinasi di lingkup ponpes tergolong lebih mudah lantaran sasarannya jelas. Artinya, jika di ponpes, sasarannya sudah berkumpul. Tinggal petugasnya saja yang datang. Harapannya, hal tersebut bisa ditiru oleh pihak lain.

- Advertisement -

KENCONG, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember memiliki pekerjaan rumah yang tergolong berat terkait dengan penanganan Covid-19. Seperti diketahui, pemerintah pusat telah menetapkan pemenuhan target vaksinasi agar tercipta herd immunity alias kekebalan masal, yakni sebanyak 70 persen. Setidaknya sebanyak 1,9 juta penduduk Kabupaten Jember harus menjalani vaksinasi agar hal itu dapat terealisasi.

Karena itu, pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember terus berupaya mempercepat tercapainya herd immunity dengan kerap melaksanakan vaksinasi di beberapa titik. Tak hanya menyediakan pelayanan vaksinasi gratis di setiap fasilitas pelayanan Covid-19. Salah satunya dilaksanakan di lingkungan pondok pesantren.

Guna melakukan peninjauan, Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman telah mengunjungi pelaksanaan vaksinasi di Pondok Pesantren Assunniyyah Al-Jauhari, Kecamatan Kencong, kemarin (25/8). Menurut dia, hal tersebut merupakan adalah upaya percepatan vaksinasi. “Soalnya di Jember masih rendah,” lanjutnya.

Terlebih lagi, lanjutnya, percepatan vaksinasi itu merupakan salah satu perintah langsung dari Presiden RI Joko Widodo. Selain itu, dia menjelaskan bahwa presiden juga memerintahkan untuk mempercepat pemindahan warga yang menjalani isoman ke isoter. Dengan begitu, bisa mengurangi angka kematian akibat warga yang menjalani isoman di rumah masing-masing. “Sekaligus terkait dengan ketersediaan obat-obatan,” paparnya.

Bagi warga yang sudah lama menjalani isolasi mandiri, lanjut dia, pasokan obat-obatan dan vitaminnya harus diberikan secara istiqamah. Menurut dia, berbagai upaya yang pihaknya lakukan bertujuan untuk segera memutus mata rantai persebaran Covid-19, sekaligus mempercepat terwujudnya kekebalan masal.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa pihaknya berterima kasih lantaran banyak pondok pesantren yang ikut menyukseskan vaksinasi tersebut. “Kalau bisa, yang lain juga harus cepat melakukannya,” ajaknya. Mengingat, vaksinasi di lingkup ponpes tergolong lebih mudah lantaran sasarannya jelas. Artinya, jika di ponpes, sasarannya sudah berkumpul. Tinggal petugasnya saja yang datang. Harapannya, hal tersebut bisa ditiru oleh pihak lain.

KENCONG, RADARJEMBER.ID – Pemerintah Kabupaten Jember memiliki pekerjaan rumah yang tergolong berat terkait dengan penanganan Covid-19. Seperti diketahui, pemerintah pusat telah menetapkan pemenuhan target vaksinasi agar tercipta herd immunity alias kekebalan masal, yakni sebanyak 70 persen. Setidaknya sebanyak 1,9 juta penduduk Kabupaten Jember harus menjalani vaksinasi agar hal itu dapat terealisasi.

Karena itu, pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember terus berupaya mempercepat tercapainya herd immunity dengan kerap melaksanakan vaksinasi di beberapa titik. Tak hanya menyediakan pelayanan vaksinasi gratis di setiap fasilitas pelayanan Covid-19. Salah satunya dilaksanakan di lingkungan pondok pesantren.

Guna melakukan peninjauan, Wakil Bupati Jember MB Firjaun Barlaman telah mengunjungi pelaksanaan vaksinasi di Pondok Pesantren Assunniyyah Al-Jauhari, Kecamatan Kencong, kemarin (25/8). Menurut dia, hal tersebut merupakan adalah upaya percepatan vaksinasi. “Soalnya di Jember masih rendah,” lanjutnya.

Terlebih lagi, lanjutnya, percepatan vaksinasi itu merupakan salah satu perintah langsung dari Presiden RI Joko Widodo. Selain itu, dia menjelaskan bahwa presiden juga memerintahkan untuk mempercepat pemindahan warga yang menjalani isoman ke isoter. Dengan begitu, bisa mengurangi angka kematian akibat warga yang menjalani isoman di rumah masing-masing. “Sekaligus terkait dengan ketersediaan obat-obatan,” paparnya.

Bagi warga yang sudah lama menjalani isolasi mandiri, lanjut dia, pasokan obat-obatan dan vitaminnya harus diberikan secara istiqamah. Menurut dia, berbagai upaya yang pihaknya lakukan bertujuan untuk segera memutus mata rantai persebaran Covid-19, sekaligus mempercepat terwujudnya kekebalan masal.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa pihaknya berterima kasih lantaran banyak pondok pesantren yang ikut menyukseskan vaksinasi tersebut. “Kalau bisa, yang lain juga harus cepat melakukannya,” ajaknya. Mengingat, vaksinasi di lingkup ponpes tergolong lebih mudah lantaran sasarannya jelas. Artinya, jika di ponpes, sasarannya sudah berkumpul. Tinggal petugasnya saja yang datang. Harapannya, hal tersebut bisa ditiru oleh pihak lain.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/