alexametrics
28.2 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

RS Rujukan Covid-19 Mulai Penuh

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Meningkatnya pasien Covid-19 di Jember membuat sejumlah rumah sakit rujukan mulai penuh. Dalam data pantauan Covid-19 Jember yang terakhir disebutkan, ada 69 pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit rujukan. Jumlah itu meningkat jika dibandingkan sepekan sebelumnya yang masih di angka 23 pasien, Sabtu (19/6).

Peningkatan pasien itu juga dibenarkan sejumlah rumah sakit (RS) rujukan Covid-19. “Kamarnya terpenuhi BOR-nya (Bet occupancy rate,Red), hampir 90 persen lebih. Jadi kita menambah ruangan lagi,” terang Hafid, Humas RS Jember Klinik.

Menurutnya, penambahan ruang itu menggunakan ruang rawat inap umum dan ruang isolasi yang telah dimodifikasi. Sehingga bisa digunakan sebagai ruang pasien Covid-19. “Jadi sudah kita siapkan, kita juga khawatir angkanya menanjak terus,” imbuhnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sejauh ini, ada sekitar 50 pasien Covid-19 yang dirawat di RS Jember Klinik. Dengan penambahan ruangan itu, bisa menampung sekitar 82 pasien baru Covid-19. Dengan rincian, 74 ruang untuk isolasi biasa, sisanya 8 ruang untuk ICU.

Tak jauh berbeda, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soebandi Jember juga terdapat peningkatan hunian atau BOR. “BOR-nya masih sekitar 60-70 persen, masih ada sisa,” terang Hendro Soelistijono, Direktur RSUD dr Soebandi Jember.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Meningkatnya pasien Covid-19 di Jember membuat sejumlah rumah sakit rujukan mulai penuh. Dalam data pantauan Covid-19 Jember yang terakhir disebutkan, ada 69 pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit rujukan. Jumlah itu meningkat jika dibandingkan sepekan sebelumnya yang masih di angka 23 pasien, Sabtu (19/6).

Peningkatan pasien itu juga dibenarkan sejumlah rumah sakit (RS) rujukan Covid-19. “Kamarnya terpenuhi BOR-nya (Bet occupancy rate,Red), hampir 90 persen lebih. Jadi kita menambah ruangan lagi,” terang Hafid, Humas RS Jember Klinik.

Menurutnya, penambahan ruang itu menggunakan ruang rawat inap umum dan ruang isolasi yang telah dimodifikasi. Sehingga bisa digunakan sebagai ruang pasien Covid-19. “Jadi sudah kita siapkan, kita juga khawatir angkanya menanjak terus,” imbuhnya.

Sejauh ini, ada sekitar 50 pasien Covid-19 yang dirawat di RS Jember Klinik. Dengan penambahan ruangan itu, bisa menampung sekitar 82 pasien baru Covid-19. Dengan rincian, 74 ruang untuk isolasi biasa, sisanya 8 ruang untuk ICU.

Tak jauh berbeda, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soebandi Jember juga terdapat peningkatan hunian atau BOR. “BOR-nya masih sekitar 60-70 persen, masih ada sisa,” terang Hendro Soelistijono, Direktur RSUD dr Soebandi Jember.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Meningkatnya pasien Covid-19 di Jember membuat sejumlah rumah sakit rujukan mulai penuh. Dalam data pantauan Covid-19 Jember yang terakhir disebutkan, ada 69 pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit rujukan. Jumlah itu meningkat jika dibandingkan sepekan sebelumnya yang masih di angka 23 pasien, Sabtu (19/6).

Peningkatan pasien itu juga dibenarkan sejumlah rumah sakit (RS) rujukan Covid-19. “Kamarnya terpenuhi BOR-nya (Bet occupancy rate,Red), hampir 90 persen lebih. Jadi kita menambah ruangan lagi,” terang Hafid, Humas RS Jember Klinik.

Menurutnya, penambahan ruang itu menggunakan ruang rawat inap umum dan ruang isolasi yang telah dimodifikasi. Sehingga bisa digunakan sebagai ruang pasien Covid-19. “Jadi sudah kita siapkan, kita juga khawatir angkanya menanjak terus,” imbuhnya.

Sejauh ini, ada sekitar 50 pasien Covid-19 yang dirawat di RS Jember Klinik. Dengan penambahan ruangan itu, bisa menampung sekitar 82 pasien baru Covid-19. Dengan rincian, 74 ruang untuk isolasi biasa, sisanya 8 ruang untuk ICU.

Tak jauh berbeda, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soebandi Jember juga terdapat peningkatan hunian atau BOR. “BOR-nya masih sekitar 60-70 persen, masih ada sisa,” terang Hendro Soelistijono, Direktur RSUD dr Soebandi Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/