alexametrics
26.5 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Pasien Terpapar Covid-19 Orang Tanpa Gejala (OTG) Juga Butuh Vaksinasi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Setelah tidak termasuk dalam salah satu peserta penerima vaksin, pasien yang pernah terpapar Covid-19 kini mulai mendapatkan izin. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, pemerintah bakal memberikan vaksinasi untuk para penderita, khususnya orang tanpa gejala alias OTG. Lalu, apa yang melatarbelakangi hal itu?

Surat Keputusan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.02/4/1/2021 tentang Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19, sebelumnya tidak disebutkan jelas apakah OTG bisa mendapat vaksin atau tidak. dr Angga Mardro Raharjo SpP menjelaskan bahwa antibodi para pasien OTG dinilai masih belum optimal dalam melawan virus Covid-19. Untuk itu, mereka tetap membutuhkan vaksinasi untuk mempertebal antibodi mereka masing-masing.

Selain itu, mutasi-mutasi yang terjadi pada virus disinyalir bisa kembali menjangkit para mantan pasien Covid-19. Dokter spesialis yang menangani pasien Covid-19 di RSD dr Soebandi itu menyatakan bahwa para OTG itu juga merupakan pembawa virus alias carrier yang berbahaya bagi orang lain. “Mereka dalam keadaan sehat, padahal sebenarnya terpapar. Jadi, bisa berbahaya bagi orang di sekitarnya. Khususnya bagi para lansia dan orang dengan penyakit penyerta,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Terpisah, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kabupaten Jember Habib Salim mengungkapkan bahwa pihaknya masih menyelesaikan tahap dua untuk sasaran petugas pelayanan publik dan mulai tahap usia lanjut. Hal ini sebagaimana juknis serta surat pemberitahuan dari Kemenkes dan provinsi disesuaikan dengan ketersediaan vaksin.

Berdasarkan surat itu dijelaskan bahwa tahap pertama menyasar para tenaga kesehatan (nakes). Tahap kedua menyasar petugas pelayanan publik dan para usia lanjut. Sementara itu, tahap ketiga dan keempat menyasar masyarakat rentan yang berusia di atas 18 tahun. “Sekali lagi dijelaskan bahwa itu ketersediaan vaksin,” imbuhnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Setelah tidak termasuk dalam salah satu peserta penerima vaksin, pasien yang pernah terpapar Covid-19 kini mulai mendapatkan izin. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, pemerintah bakal memberikan vaksinasi untuk para penderita, khususnya orang tanpa gejala alias OTG. Lalu, apa yang melatarbelakangi hal itu?

Surat Keputusan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.02/4/1/2021 tentang Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19, sebelumnya tidak disebutkan jelas apakah OTG bisa mendapat vaksin atau tidak. dr Angga Mardro Raharjo SpP menjelaskan bahwa antibodi para pasien OTG dinilai masih belum optimal dalam melawan virus Covid-19. Untuk itu, mereka tetap membutuhkan vaksinasi untuk mempertebal antibodi mereka masing-masing.

Selain itu, mutasi-mutasi yang terjadi pada virus disinyalir bisa kembali menjangkit para mantan pasien Covid-19. Dokter spesialis yang menangani pasien Covid-19 di RSD dr Soebandi itu menyatakan bahwa para OTG itu juga merupakan pembawa virus alias carrier yang berbahaya bagi orang lain. “Mereka dalam keadaan sehat, padahal sebenarnya terpapar. Jadi, bisa berbahaya bagi orang di sekitarnya. Khususnya bagi para lansia dan orang dengan penyakit penyerta,” ungkapnya.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kabupaten Jember Habib Salim mengungkapkan bahwa pihaknya masih menyelesaikan tahap dua untuk sasaran petugas pelayanan publik dan mulai tahap usia lanjut. Hal ini sebagaimana juknis serta surat pemberitahuan dari Kemenkes dan provinsi disesuaikan dengan ketersediaan vaksin.

Berdasarkan surat itu dijelaskan bahwa tahap pertama menyasar para tenaga kesehatan (nakes). Tahap kedua menyasar petugas pelayanan publik dan para usia lanjut. Sementara itu, tahap ketiga dan keempat menyasar masyarakat rentan yang berusia di atas 18 tahun. “Sekali lagi dijelaskan bahwa itu ketersediaan vaksin,” imbuhnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Setelah tidak termasuk dalam salah satu peserta penerima vaksin, pasien yang pernah terpapar Covid-19 kini mulai mendapatkan izin. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, pemerintah bakal memberikan vaksinasi untuk para penderita, khususnya orang tanpa gejala alias OTG. Lalu, apa yang melatarbelakangi hal itu?

Surat Keputusan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.02/4/1/2021 tentang Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19, sebelumnya tidak disebutkan jelas apakah OTG bisa mendapat vaksin atau tidak. dr Angga Mardro Raharjo SpP menjelaskan bahwa antibodi para pasien OTG dinilai masih belum optimal dalam melawan virus Covid-19. Untuk itu, mereka tetap membutuhkan vaksinasi untuk mempertebal antibodi mereka masing-masing.

Selain itu, mutasi-mutasi yang terjadi pada virus disinyalir bisa kembali menjangkit para mantan pasien Covid-19. Dokter spesialis yang menangani pasien Covid-19 di RSD dr Soebandi itu menyatakan bahwa para OTG itu juga merupakan pembawa virus alias carrier yang berbahaya bagi orang lain. “Mereka dalam keadaan sehat, padahal sebenarnya terpapar. Jadi, bisa berbahaya bagi orang di sekitarnya. Khususnya bagi para lansia dan orang dengan penyakit penyerta,” ungkapnya.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kabupaten Jember Habib Salim mengungkapkan bahwa pihaknya masih menyelesaikan tahap dua untuk sasaran petugas pelayanan publik dan mulai tahap usia lanjut. Hal ini sebagaimana juknis serta surat pemberitahuan dari Kemenkes dan provinsi disesuaikan dengan ketersediaan vaksin.

Berdasarkan surat itu dijelaskan bahwa tahap pertama menyasar para tenaga kesehatan (nakes). Tahap kedua menyasar petugas pelayanan publik dan para usia lanjut. Sementara itu, tahap ketiga dan keempat menyasar masyarakat rentan yang berusia di atas 18 tahun. “Sekali lagi dijelaskan bahwa itu ketersediaan vaksin,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/