alexametrics
24.1 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

JSG Lengang, Isolasi OTG di Mana?

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kondisi Jember Sport Garden (JSG) tak seperti sebelumnya. Kini, stadion paling megah di Jember itu sudah tak lagi berpenghuni. Sebab, stadion yang berada di Kecamatan Ajung tersebut sudah tak digunakan lagi untuk isolasi orang tanpa gejala (OTG) Covid-19. Meski demikian, di pintu gerbang depan masih terpampang banner bertuliskan tempat isolasi. Apakah pemkab menyediakan tempat lain untuk isolasi pasien OTG?

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, kemarin (26/3), tidak ada petugas sama sekali yang menghadang di pintu masuk JSG. Berbeda dengan beberapa bulan kemarin. Untuk masuk saja, tidak bisa sembarangan orang. Satu gerbang berwarna merah di stadion itu terbuka lebar dan bisa leluasa ke dalam.

Menuju ke tempat VVIP stadion, pintu kacanya tertutup rapat-rapat. Suasana dalam lobi utama stadion juga sepi. Tidak ada orang, juga tidak ada barang-barang. Padahal, pada waktu dipakai untuk pasien OTG, lobi utama stadion atau tempat VVIP itu menjadi tempat tersibuk.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bila kemarin pintu lobi utama JSG tertutup rapat, maka dua hari sebelumnya, Rabu (24/3), kondisinya berbeda. Ketika pintu terbuka, masih bisa menyaksikan sisa-sisa JSG setelah dipakai sebagai tempat isolasi OTG. Walau sepi, masih ada petugas yang datang. Namanya Zainuri. Dialah yang menjelaskan bahwa JSG tidak dipakai lagi untuk isolasi. “Terakhir, kalau tidak salah, sekitar pertengahan Maret,” ucapnya.

Zainuri tidak sendiri. Ada satu rekannya lagi yang berjaga mulai pukul 08.00 sampai sore. Suasana lengang kian terasa, sebab pegawai Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember juga tidak lagi berkantor di JSG. Mereka sudah pindah di Eks Gedung BHS. “Kalau dulu saat ada Dispora, ada petugas yang menjaga di pintu gerbang stadion,” terangnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kondisi Jember Sport Garden (JSG) tak seperti sebelumnya. Kini, stadion paling megah di Jember itu sudah tak lagi berpenghuni. Sebab, stadion yang berada di Kecamatan Ajung tersebut sudah tak digunakan lagi untuk isolasi orang tanpa gejala (OTG) Covid-19. Meski demikian, di pintu gerbang depan masih terpampang banner bertuliskan tempat isolasi. Apakah pemkab menyediakan tempat lain untuk isolasi pasien OTG?

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, kemarin (26/3), tidak ada petugas sama sekali yang menghadang di pintu masuk JSG. Berbeda dengan beberapa bulan kemarin. Untuk masuk saja, tidak bisa sembarangan orang. Satu gerbang berwarna merah di stadion itu terbuka lebar dan bisa leluasa ke dalam.

Menuju ke tempat VVIP stadion, pintu kacanya tertutup rapat-rapat. Suasana dalam lobi utama stadion juga sepi. Tidak ada orang, juga tidak ada barang-barang. Padahal, pada waktu dipakai untuk pasien OTG, lobi utama stadion atau tempat VVIP itu menjadi tempat tersibuk.

Bila kemarin pintu lobi utama JSG tertutup rapat, maka dua hari sebelumnya, Rabu (24/3), kondisinya berbeda. Ketika pintu terbuka, masih bisa menyaksikan sisa-sisa JSG setelah dipakai sebagai tempat isolasi OTG. Walau sepi, masih ada petugas yang datang. Namanya Zainuri. Dialah yang menjelaskan bahwa JSG tidak dipakai lagi untuk isolasi. “Terakhir, kalau tidak salah, sekitar pertengahan Maret,” ucapnya.

Zainuri tidak sendiri. Ada satu rekannya lagi yang berjaga mulai pukul 08.00 sampai sore. Suasana lengang kian terasa, sebab pegawai Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember juga tidak lagi berkantor di JSG. Mereka sudah pindah di Eks Gedung BHS. “Kalau dulu saat ada Dispora, ada petugas yang menjaga di pintu gerbang stadion,” terangnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kondisi Jember Sport Garden (JSG) tak seperti sebelumnya. Kini, stadion paling megah di Jember itu sudah tak lagi berpenghuni. Sebab, stadion yang berada di Kecamatan Ajung tersebut sudah tak digunakan lagi untuk isolasi orang tanpa gejala (OTG) Covid-19. Meski demikian, di pintu gerbang depan masih terpampang banner bertuliskan tempat isolasi. Apakah pemkab menyediakan tempat lain untuk isolasi pasien OTG?

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, kemarin (26/3), tidak ada petugas sama sekali yang menghadang di pintu masuk JSG. Berbeda dengan beberapa bulan kemarin. Untuk masuk saja, tidak bisa sembarangan orang. Satu gerbang berwarna merah di stadion itu terbuka lebar dan bisa leluasa ke dalam.

Menuju ke tempat VVIP stadion, pintu kacanya tertutup rapat-rapat. Suasana dalam lobi utama stadion juga sepi. Tidak ada orang, juga tidak ada barang-barang. Padahal, pada waktu dipakai untuk pasien OTG, lobi utama stadion atau tempat VVIP itu menjadi tempat tersibuk.

Bila kemarin pintu lobi utama JSG tertutup rapat, maka dua hari sebelumnya, Rabu (24/3), kondisinya berbeda. Ketika pintu terbuka, masih bisa menyaksikan sisa-sisa JSG setelah dipakai sebagai tempat isolasi OTG. Walau sepi, masih ada petugas yang datang. Namanya Zainuri. Dialah yang menjelaskan bahwa JSG tidak dipakai lagi untuk isolasi. “Terakhir, kalau tidak salah, sekitar pertengahan Maret,” ucapnya.

Zainuri tidak sendiri. Ada satu rekannya lagi yang berjaga mulai pukul 08.00 sampai sore. Suasana lengang kian terasa, sebab pegawai Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember juga tidak lagi berkantor di JSG. Mereka sudah pindah di Eks Gedung BHS. “Kalau dulu saat ada Dispora, ada petugas yang menjaga di pintu gerbang stadion,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/