Jahe hingga Madu untuk Meredakan Flu, Benarkah Efektif Mengatasi Influenza A?

RADAR JEMBER – Jahe hingga madu kerap digunakan masyarakat sebagai bahan alami untuk membantu meredakan keluhan flu.
Namun, di tengah meningkatnya aktivitas influenza di Indonesia, muncul pertanyaan apakah bahan herbal tersebut benar-benar efektif untuk mengatasi infeksi virus influenza A.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melaporkan adanya peningkatan aktivitas influenza pada akhir September 2026.
Berdasarkan pemeriksaan surveilans sentinel pada pekan ke-38, sebanyak 148 dari 265 spesimen yang diperiksa terdeteksi positif influenza.
Meski demikian, Kemenkes menjelaskan bahwa peningkatan tersebut masih mengikuti pola musiman dan tidak otomatis menandakan terjadinya wabah besar.
Jahe dan Madu untuk Meredakan Gejala Flu
Jahe merupakan salah satu rempah yang sering dimanfaatkan dalam minuman tradisional.
Sementara itu, madu kerap dikonsumsi untuk membantu meredakan batuk dan memberikan rasa nyaman pada tenggorokan.
Namun, manfaat tersebut perlu dibedakan dari kemampuan mengobati infeksi influenza A.
Menurut National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH), hingga kini belum ada pendekatan kesehatan komplementer yang terbukti efektif untuk mengobati influenza atau meredakan gejalanya secara meyakinkan.

