22.8 C
Jember
Tuesday, 7 February 2023

Puding Lumut Daun Katuk untuk Perlancar ASI

Mobile_AP_Rectangle 1

Pekanbaru, RADARJEMBER.ID – Chef Deden Prihandy dari Indonesia Chef Association (ICA) kembali digandeng Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Perwakilan Provinsi Riau dalam demo memasak berbahan sederhana yakni “puding lumut daun katuk” yang bermanfaat untuk memperlancar ASI bagi ibu menyusui.

BACA JUGA : Hadapi IBL 2023, Indra Muhammad merapat ke Prawira Bandung

“Program demo masak ini merupakan langkah konkret dalam percepatan penurunan stunting di Riau. Penyebab stunting selain pola pengasuhan dan faktor lingkungan juga kekurangan gizi,” kata Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Mardalena Wati Yulia, di Kampung KB dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting dan Pembinaan Dashat di Kampung KB Dwikora, Pekanbaru, Jumat.

Mobile_AP_Rectangle 2

Mardalena Wati Yulia mengatakan, kekurangan gizi pun tidak hanya dipengaruhi faktor kemiskinan tapi juga ketidaktahuan masyarakat mengolah makanan yang layak dikonsumsi.

Sebagai contoh di Riau, katanya, banyak ikan patin, tapi karena tidak tahu mengolahnya, jadi tidak diberikan kepada anak padahal, kandungan omega tiga dan protein dalam ikan patin bagus sekali untuk menambah gizi anak begitu juga dengan daun katuk.

- Advertisement -

Pekanbaru, RADARJEMBER.ID – Chef Deden Prihandy dari Indonesia Chef Association (ICA) kembali digandeng Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Perwakilan Provinsi Riau dalam demo memasak berbahan sederhana yakni “puding lumut daun katuk” yang bermanfaat untuk memperlancar ASI bagi ibu menyusui.

BACA JUGA : Hadapi IBL 2023, Indra Muhammad merapat ke Prawira Bandung

“Program demo masak ini merupakan langkah konkret dalam percepatan penurunan stunting di Riau. Penyebab stunting selain pola pengasuhan dan faktor lingkungan juga kekurangan gizi,” kata Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Mardalena Wati Yulia, di Kampung KB dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting dan Pembinaan Dashat di Kampung KB Dwikora, Pekanbaru, Jumat.

Mardalena Wati Yulia mengatakan, kekurangan gizi pun tidak hanya dipengaruhi faktor kemiskinan tapi juga ketidaktahuan masyarakat mengolah makanan yang layak dikonsumsi.

Sebagai contoh di Riau, katanya, banyak ikan patin, tapi karena tidak tahu mengolahnya, jadi tidak diberikan kepada anak padahal, kandungan omega tiga dan protein dalam ikan patin bagus sekali untuk menambah gizi anak begitu juga dengan daun katuk.

Pekanbaru, RADARJEMBER.ID – Chef Deden Prihandy dari Indonesia Chef Association (ICA) kembali digandeng Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Perwakilan Provinsi Riau dalam demo memasak berbahan sederhana yakni “puding lumut daun katuk” yang bermanfaat untuk memperlancar ASI bagi ibu menyusui.

BACA JUGA : Hadapi IBL 2023, Indra Muhammad merapat ke Prawira Bandung

“Program demo masak ini merupakan langkah konkret dalam percepatan penurunan stunting di Riau. Penyebab stunting selain pola pengasuhan dan faktor lingkungan juga kekurangan gizi,” kata Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Mardalena Wati Yulia, di Kampung KB dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting dan Pembinaan Dashat di Kampung KB Dwikora, Pekanbaru, Jumat.

Mardalena Wati Yulia mengatakan, kekurangan gizi pun tidak hanya dipengaruhi faktor kemiskinan tapi juga ketidaktahuan masyarakat mengolah makanan yang layak dikonsumsi.

Sebagai contoh di Riau, katanya, banyak ikan patin, tapi karena tidak tahu mengolahnya, jadi tidak diberikan kepada anak padahal, kandungan omega tiga dan protein dalam ikan patin bagus sekali untuk menambah gizi anak begitu juga dengan daun katuk.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca