alexametrics
29.2 C
Jember
Friday, 1 July 2022

JSG-Kebon Agung Jember Jadi Tempat Isoman Terpusat

Mobile_AP_Rectangle 1

KALIWATES, RADARJEMBER.ID – Penambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Jember terus mendapatkan perhatian dari jajaran Satgas Covid-19 Kabupaten Jember. Salah satunya terkait dengan tingginya kasus kematian pasien yang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Oleh karena itu, pemerintah segera mengambil tindakan dengan membuat tempat isolasi mandiri terpusat untuk menekan angka kematian Covid-19. Di antaranya dengan menyiapkan Jember Sport Garden dan Hotel Kebon Agung.

Bupati Jember Hendy Siswanto menegaskan bahwa pihaknya bakal segera merombak Hotel Kebon Agung dan Jember Sport Garden sebagai tempat yang bisa digunakan masyarakat Jember untuk mendapatkan pelayanan saat menjalani isolasi mandiri secara terpusat. “Hari ini (kemarin, Red) kami bakal membicarakan teknisnya. Senin sudah mulai jalan,” terangnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Secara bertahap, Hendy menyatakan bakal menyediakan tenaga kesehatan untuk merawat para pasien yang menjalani isolasi mandiri. Bagi masyarakat yang menjalani isolasi mandiri di sana, dia menuturkan bahwa tak perlu khawatir. Sebab, bakal diberi makan sebanyak tiga kali sehari. Sementara, untuk keluarga di rumah akan mendapatkan bantuan berupa paket sembako.

Selain itu, dia menjelaskan bahwa tak ada pilih kasih terkait pemberian sembako. Semua orang bakal diberi sembako jika salah satu keluarganya sedang menjalani isolasi. “Tidak peduli dia kaya atau miskin,” ungkapnya. Apalagi, jika yang menjalani isolasi mandiri adalah kepala keluarga.

Lebih lanjut, Plt Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jember dr Wiwik Supartiwi menuturkan bahwa siapa pun yang hasil swab-nya positif langsung menjalani isolasi mandiri terpusat di Hotel Kebon Agung atau di JSG. Karena itu, pihaknya perlu mengatur strategi supaya jumlah tempat tidurnya bisa mencukupi meski jumlah pasien membeludak.

Di Hotel Kebon Agung, lanjut dia, ada sebanyak 33 kamar dengan total 66 tempat tidur. Nantinya juga bakal ditambah tenda TNI dengan kapasitas 60 tempat tidur. “Namun, jika menerapkan prokes, hanya bisa diisi 30 karena harus berjarak satu meter,” paparnya.

Sementara, untuk JSG pihaknya bakal berupaya menyediakan 100 hingga 200 tempat tidur secara bertahap di tribune barat dan timur JSG. Nantinya dia juga bakal mengelompokkan pasien lama dan yang baru masuk agar tidak saling menularkan.

- Advertisement -

KALIWATES, RADARJEMBER.ID – Penambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Jember terus mendapatkan perhatian dari jajaran Satgas Covid-19 Kabupaten Jember. Salah satunya terkait dengan tingginya kasus kematian pasien yang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Oleh karena itu, pemerintah segera mengambil tindakan dengan membuat tempat isolasi mandiri terpusat untuk menekan angka kematian Covid-19. Di antaranya dengan menyiapkan Jember Sport Garden dan Hotel Kebon Agung.

Bupati Jember Hendy Siswanto menegaskan bahwa pihaknya bakal segera merombak Hotel Kebon Agung dan Jember Sport Garden sebagai tempat yang bisa digunakan masyarakat Jember untuk mendapatkan pelayanan saat menjalani isolasi mandiri secara terpusat. “Hari ini (kemarin, Red) kami bakal membicarakan teknisnya. Senin sudah mulai jalan,” terangnya.

Secara bertahap, Hendy menyatakan bakal menyediakan tenaga kesehatan untuk merawat para pasien yang menjalani isolasi mandiri. Bagi masyarakat yang menjalani isolasi mandiri di sana, dia menuturkan bahwa tak perlu khawatir. Sebab, bakal diberi makan sebanyak tiga kali sehari. Sementara, untuk keluarga di rumah akan mendapatkan bantuan berupa paket sembako.

Selain itu, dia menjelaskan bahwa tak ada pilih kasih terkait pemberian sembako. Semua orang bakal diberi sembako jika salah satu keluarganya sedang menjalani isolasi. “Tidak peduli dia kaya atau miskin,” ungkapnya. Apalagi, jika yang menjalani isolasi mandiri adalah kepala keluarga.

Lebih lanjut, Plt Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jember dr Wiwik Supartiwi menuturkan bahwa siapa pun yang hasil swab-nya positif langsung menjalani isolasi mandiri terpusat di Hotel Kebon Agung atau di JSG. Karena itu, pihaknya perlu mengatur strategi supaya jumlah tempat tidurnya bisa mencukupi meski jumlah pasien membeludak.

Di Hotel Kebon Agung, lanjut dia, ada sebanyak 33 kamar dengan total 66 tempat tidur. Nantinya juga bakal ditambah tenda TNI dengan kapasitas 60 tempat tidur. “Namun, jika menerapkan prokes, hanya bisa diisi 30 karena harus berjarak satu meter,” paparnya.

Sementara, untuk JSG pihaknya bakal berupaya menyediakan 100 hingga 200 tempat tidur secara bertahap di tribune barat dan timur JSG. Nantinya dia juga bakal mengelompokkan pasien lama dan yang baru masuk agar tidak saling menularkan.

KALIWATES, RADARJEMBER.ID – Penambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Jember terus mendapatkan perhatian dari jajaran Satgas Covid-19 Kabupaten Jember. Salah satunya terkait dengan tingginya kasus kematian pasien yang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Oleh karena itu, pemerintah segera mengambil tindakan dengan membuat tempat isolasi mandiri terpusat untuk menekan angka kematian Covid-19. Di antaranya dengan menyiapkan Jember Sport Garden dan Hotel Kebon Agung.

Bupati Jember Hendy Siswanto menegaskan bahwa pihaknya bakal segera merombak Hotel Kebon Agung dan Jember Sport Garden sebagai tempat yang bisa digunakan masyarakat Jember untuk mendapatkan pelayanan saat menjalani isolasi mandiri secara terpusat. “Hari ini (kemarin, Red) kami bakal membicarakan teknisnya. Senin sudah mulai jalan,” terangnya.

Secara bertahap, Hendy menyatakan bakal menyediakan tenaga kesehatan untuk merawat para pasien yang menjalani isolasi mandiri. Bagi masyarakat yang menjalani isolasi mandiri di sana, dia menuturkan bahwa tak perlu khawatir. Sebab, bakal diberi makan sebanyak tiga kali sehari. Sementara, untuk keluarga di rumah akan mendapatkan bantuan berupa paket sembako.

Selain itu, dia menjelaskan bahwa tak ada pilih kasih terkait pemberian sembako. Semua orang bakal diberi sembako jika salah satu keluarganya sedang menjalani isolasi. “Tidak peduli dia kaya atau miskin,” ungkapnya. Apalagi, jika yang menjalani isolasi mandiri adalah kepala keluarga.

Lebih lanjut, Plt Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jember dr Wiwik Supartiwi menuturkan bahwa siapa pun yang hasil swab-nya positif langsung menjalani isolasi mandiri terpusat di Hotel Kebon Agung atau di JSG. Karena itu, pihaknya perlu mengatur strategi supaya jumlah tempat tidurnya bisa mencukupi meski jumlah pasien membeludak.

Di Hotel Kebon Agung, lanjut dia, ada sebanyak 33 kamar dengan total 66 tempat tidur. Nantinya juga bakal ditambah tenda TNI dengan kapasitas 60 tempat tidur. “Namun, jika menerapkan prokes, hanya bisa diisi 30 karena harus berjarak satu meter,” paparnya.

Sementara, untuk JSG pihaknya bakal berupaya menyediakan 100 hingga 200 tempat tidur secara bertahap di tribune barat dan timur JSG. Nantinya dia juga bakal mengelompokkan pasien lama dan yang baru masuk agar tidak saling menularkan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/