alexametrics
31 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Jaga Pikiran, Jaga Badan, Jaga Prokes

Tips Sembuh Korona Ala Hendy

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Virus korona belum juga sirna dari Kabupaten Jember. Jika sebelumnya sempat menurun, virus yang pernah memukul jatuh perekonomian Kota Pesantren dan Indonesia pada umumnya seperti punya panggung lagi. Guna mencegah agar pademi tersebut tidak terus menyebar, seluruh masyarakat selayaknya menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

Prokes yang kini dikenal dengan sebutan 5M itu, setidaknya harus menjadi rutinitas seluruh warga di jember. Misalnya, sering memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Nah, dengan mematuhi 5M tersebut, setidaknya potensi terpapar korona akan semakin kecil.

Bagi warga yang dinyatakan positif korona, Bupati Jember Hendy Siwanto kerap memberikan semangat. Dia pun sempat menceritakan kala terpapar wabah tersebut, saat menjadi calon bupati 2020 lalu. Salah satu yang harus dilawan yaitu perang batin karena tidak bisa bebas dan tidak dapat berbuat banyak.

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA : Sakit Hati, Mantan Dibegal

Pada waktu itu, Hendy harus menjalani perawatan atau isolasi selama 14 hari. Tentu saja, dalam kurun waktu tersebut akan banyak membuat orang jenuh. “Kena Covid-19 itu sedih, tidak bisa keluar kamar,” ucapnya. Apalagi, untuk makan saja, harus ditaruh di depan pintu sehingga tidak langsung bertemu dengan pengantar makanan.

Hendy pun menularkan tips sembuh dari wabah covid. Yakni, pola makan harus dijaga dengan gizi yang seimbang. “Harus banyak makan, sayur, daging, buah, dan makanan lain,” ucap Hendy. Sebab jika malas makan, bisa jadi tubuh menjadi lemah karena kurang asupan.

Selain itu, juga menjaga pola pikir. Mereka yang terpapar pasti akan mengalami kondisi psikologis yang sedikit down. Dengan demikian, pikiran harus dalam keadaan tenang dan selalu ceria. “Menjaga pikiran agar selalu bahagia juga penting. Agar saya tenang saat itu, saya nonton film serial, buka medsos, tidur, dan makan,” bebernya.

Satu hal yang juga dilakukan Hendy ketika terpapar dulu yaitu berjemur. Dia hanya melakukannya sekitar sepuluh menit antara pukul 07.00 sampai 08.00. “Cukup sepuluh menit, keringat sudah sebesar jagung,” ucapnya.

Kepada seluruh masyarakat, Hendy mengimbau agar tetap mematuhi prokes sampai keadaan benar-benar dinyatakan aman oleh negara.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Virus korona belum juga sirna dari Kabupaten Jember. Jika sebelumnya sempat menurun, virus yang pernah memukul jatuh perekonomian Kota Pesantren dan Indonesia pada umumnya seperti punya panggung lagi. Guna mencegah agar pademi tersebut tidak terus menyebar, seluruh masyarakat selayaknya menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

Prokes yang kini dikenal dengan sebutan 5M itu, setidaknya harus menjadi rutinitas seluruh warga di jember. Misalnya, sering memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Nah, dengan mematuhi 5M tersebut, setidaknya potensi terpapar korona akan semakin kecil.

Bagi warga yang dinyatakan positif korona, Bupati Jember Hendy Siwanto kerap memberikan semangat. Dia pun sempat menceritakan kala terpapar wabah tersebut, saat menjadi calon bupati 2020 lalu. Salah satu yang harus dilawan yaitu perang batin karena tidak bisa bebas dan tidak dapat berbuat banyak.

BACA JUGA : Sakit Hati, Mantan Dibegal

Pada waktu itu, Hendy harus menjalani perawatan atau isolasi selama 14 hari. Tentu saja, dalam kurun waktu tersebut akan banyak membuat orang jenuh. “Kena Covid-19 itu sedih, tidak bisa keluar kamar,” ucapnya. Apalagi, untuk makan saja, harus ditaruh di depan pintu sehingga tidak langsung bertemu dengan pengantar makanan.

Hendy pun menularkan tips sembuh dari wabah covid. Yakni, pola makan harus dijaga dengan gizi yang seimbang. “Harus banyak makan, sayur, daging, buah, dan makanan lain,” ucap Hendy. Sebab jika malas makan, bisa jadi tubuh menjadi lemah karena kurang asupan.

Selain itu, juga menjaga pola pikir. Mereka yang terpapar pasti akan mengalami kondisi psikologis yang sedikit down. Dengan demikian, pikiran harus dalam keadaan tenang dan selalu ceria. “Menjaga pikiran agar selalu bahagia juga penting. Agar saya tenang saat itu, saya nonton film serial, buka medsos, tidur, dan makan,” bebernya.

Satu hal yang juga dilakukan Hendy ketika terpapar dulu yaitu berjemur. Dia hanya melakukannya sekitar sepuluh menit antara pukul 07.00 sampai 08.00. “Cukup sepuluh menit, keringat sudah sebesar jagung,” ucapnya.

Kepada seluruh masyarakat, Hendy mengimbau agar tetap mematuhi prokes sampai keadaan benar-benar dinyatakan aman oleh negara.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Virus korona belum juga sirna dari Kabupaten Jember. Jika sebelumnya sempat menurun, virus yang pernah memukul jatuh perekonomian Kota Pesantren dan Indonesia pada umumnya seperti punya panggung lagi. Guna mencegah agar pademi tersebut tidak terus menyebar, seluruh masyarakat selayaknya menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

Prokes yang kini dikenal dengan sebutan 5M itu, setidaknya harus menjadi rutinitas seluruh warga di jember. Misalnya, sering memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Nah, dengan mematuhi 5M tersebut, setidaknya potensi terpapar korona akan semakin kecil.

Bagi warga yang dinyatakan positif korona, Bupati Jember Hendy Siwanto kerap memberikan semangat. Dia pun sempat menceritakan kala terpapar wabah tersebut, saat menjadi calon bupati 2020 lalu. Salah satu yang harus dilawan yaitu perang batin karena tidak bisa bebas dan tidak dapat berbuat banyak.

BACA JUGA : Sakit Hati, Mantan Dibegal

Pada waktu itu, Hendy harus menjalani perawatan atau isolasi selama 14 hari. Tentu saja, dalam kurun waktu tersebut akan banyak membuat orang jenuh. “Kena Covid-19 itu sedih, tidak bisa keluar kamar,” ucapnya. Apalagi, untuk makan saja, harus ditaruh di depan pintu sehingga tidak langsung bertemu dengan pengantar makanan.

Hendy pun menularkan tips sembuh dari wabah covid. Yakni, pola makan harus dijaga dengan gizi yang seimbang. “Harus banyak makan, sayur, daging, buah, dan makanan lain,” ucap Hendy. Sebab jika malas makan, bisa jadi tubuh menjadi lemah karena kurang asupan.

Selain itu, juga menjaga pola pikir. Mereka yang terpapar pasti akan mengalami kondisi psikologis yang sedikit down. Dengan demikian, pikiran harus dalam keadaan tenang dan selalu ceria. “Menjaga pikiran agar selalu bahagia juga penting. Agar saya tenang saat itu, saya nonton film serial, buka medsos, tidur, dan makan,” bebernya.

Satu hal yang juga dilakukan Hendy ketika terpapar dulu yaitu berjemur. Dia hanya melakukannya sekitar sepuluh menit antara pukul 07.00 sampai 08.00. “Cukup sepuluh menit, keringat sudah sebesar jagung,” ucapnya.

Kepada seluruh masyarakat, Hendy mengimbau agar tetap mematuhi prokes sampai keadaan benar-benar dinyatakan aman oleh negara.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/