alexametrics
24.6 C
Jember
Monday, 23 May 2022

RS Bina Sehat Layani Tes Kesiapan Sekolah untuk Anak

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kapan ya, si kecil bisa dimasukkan sekolah? Itulah yang sering menjadi pertanyaan orang tua saat anak pertama kali akan dimasukan ke sekolah. Kesiapan ini dapat diketahui salah satunya melalui tes kesiapan masuk sekolah.

Hal ini disampaikan oleh psikolog Klinik Psikologi Bina Sehat Nurul Rachmi K MPsi Psikolog. Menurut Nurul, banyak kekhawatiran dari orang tua tentang kapan buah hati mereka bisa mulai menjalani pendidikan formal, baik PAUD maupun SD. “Bahkan muncul pertanyaan seperti, bisakah anak beradaptasi di lingkungan baru, atau bagaimana jika baca tulisnya belum lancar,” ujarnya.

Dia menjelaskan, tes kesiapan masuk sekolah merupakan salah satu cara yang dapat ditempuh oleh orang tua untuk mengetahui capaian aspek-aspek perkembangan. Sekaligus mengetahui kesiapan anak sebelum masuk jenjang PAUD/TK atau pendidikan dasar.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Tes kesiapan masuk sekolah merupakan solusi yang tepat untuk membantu orang tua dan anak agar lebih mengetahui potensi yang dimiliki putra putrinya. Termasuk kelebihan dan kekurangannya,” terangnya.

Kesiapan anak masuk sekolah berkaitan dengan keterampilan yang dimiliki anak untuk melaksanakan tugas-tugasnya secara akademis. Antara lain kemampuan kognitif, kemampuan bahasa, perkembangan kemampuan motorik halus dan motorik kasar, perkembangan sosial-emosi dan kemandiriannya. Kesemuanya itu termasuk dalam aspek-aspek perkembangan anak.

Aspek kognitif, lanjut dia, perlu diketahui untuk melihat potensi kecerdasan anak, kemampuan anak dalam memahami instruksi. Serta mendapatkan gambaran kemampuan anak mengenal huruf-huruf dan membaca.

Kemampuan motorik halus akan memengaruhi keterampilan seorang anak dalam memegang pensil, menulis, mewarnai, dan menggunting. Adapun kemampuan motorik kasar anak dapat kita perhatikan dari beberapa hal.  Misalnya keterampilan dia dari mulai tengkurap, merangkak, belajar berjalan, memanjat, berlari, atau bahkan melompat.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kapan ya, si kecil bisa dimasukkan sekolah? Itulah yang sering menjadi pertanyaan orang tua saat anak pertama kali akan dimasukan ke sekolah. Kesiapan ini dapat diketahui salah satunya melalui tes kesiapan masuk sekolah.

Hal ini disampaikan oleh psikolog Klinik Psikologi Bina Sehat Nurul Rachmi K MPsi Psikolog. Menurut Nurul, banyak kekhawatiran dari orang tua tentang kapan buah hati mereka bisa mulai menjalani pendidikan formal, baik PAUD maupun SD. “Bahkan muncul pertanyaan seperti, bisakah anak beradaptasi di lingkungan baru, atau bagaimana jika baca tulisnya belum lancar,” ujarnya.

Dia menjelaskan, tes kesiapan masuk sekolah merupakan salah satu cara yang dapat ditempuh oleh orang tua untuk mengetahui capaian aspek-aspek perkembangan. Sekaligus mengetahui kesiapan anak sebelum masuk jenjang PAUD/TK atau pendidikan dasar.

“Tes kesiapan masuk sekolah merupakan solusi yang tepat untuk membantu orang tua dan anak agar lebih mengetahui potensi yang dimiliki putra putrinya. Termasuk kelebihan dan kekurangannya,” terangnya.

Kesiapan anak masuk sekolah berkaitan dengan keterampilan yang dimiliki anak untuk melaksanakan tugas-tugasnya secara akademis. Antara lain kemampuan kognitif, kemampuan bahasa, perkembangan kemampuan motorik halus dan motorik kasar, perkembangan sosial-emosi dan kemandiriannya. Kesemuanya itu termasuk dalam aspek-aspek perkembangan anak.

Aspek kognitif, lanjut dia, perlu diketahui untuk melihat potensi kecerdasan anak, kemampuan anak dalam memahami instruksi. Serta mendapatkan gambaran kemampuan anak mengenal huruf-huruf dan membaca.

Kemampuan motorik halus akan memengaruhi keterampilan seorang anak dalam memegang pensil, menulis, mewarnai, dan menggunting. Adapun kemampuan motorik kasar anak dapat kita perhatikan dari beberapa hal.  Misalnya keterampilan dia dari mulai tengkurap, merangkak, belajar berjalan, memanjat, berlari, atau bahkan melompat.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kapan ya, si kecil bisa dimasukkan sekolah? Itulah yang sering menjadi pertanyaan orang tua saat anak pertama kali akan dimasukan ke sekolah. Kesiapan ini dapat diketahui salah satunya melalui tes kesiapan masuk sekolah.

Hal ini disampaikan oleh psikolog Klinik Psikologi Bina Sehat Nurul Rachmi K MPsi Psikolog. Menurut Nurul, banyak kekhawatiran dari orang tua tentang kapan buah hati mereka bisa mulai menjalani pendidikan formal, baik PAUD maupun SD. “Bahkan muncul pertanyaan seperti, bisakah anak beradaptasi di lingkungan baru, atau bagaimana jika baca tulisnya belum lancar,” ujarnya.

Dia menjelaskan, tes kesiapan masuk sekolah merupakan salah satu cara yang dapat ditempuh oleh orang tua untuk mengetahui capaian aspek-aspek perkembangan. Sekaligus mengetahui kesiapan anak sebelum masuk jenjang PAUD/TK atau pendidikan dasar.

“Tes kesiapan masuk sekolah merupakan solusi yang tepat untuk membantu orang tua dan anak agar lebih mengetahui potensi yang dimiliki putra putrinya. Termasuk kelebihan dan kekurangannya,” terangnya.

Kesiapan anak masuk sekolah berkaitan dengan keterampilan yang dimiliki anak untuk melaksanakan tugas-tugasnya secara akademis. Antara lain kemampuan kognitif, kemampuan bahasa, perkembangan kemampuan motorik halus dan motorik kasar, perkembangan sosial-emosi dan kemandiriannya. Kesemuanya itu termasuk dalam aspek-aspek perkembangan anak.

Aspek kognitif, lanjut dia, perlu diketahui untuk melihat potensi kecerdasan anak, kemampuan anak dalam memahami instruksi. Serta mendapatkan gambaran kemampuan anak mengenal huruf-huruf dan membaca.

Kemampuan motorik halus akan memengaruhi keterampilan seorang anak dalam memegang pensil, menulis, mewarnai, dan menggunting. Adapun kemampuan motorik kasar anak dapat kita perhatikan dari beberapa hal.  Misalnya keterampilan dia dari mulai tengkurap, merangkak, belajar berjalan, memanjat, berlari, atau bahkan melompat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/