alexametrics
28.2 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Songsong Harapan Lebaran Bebas Korona

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sudah genap setahun pendidikan tatap muka ditiadakan. Segala aktivitas harus dilakukan dengan kebiasaan baru atau dikenal sebagai era new normal. Nah, perkembangan wabah korona di Jember akhir-akhir ini menunjukkan perbaikan dan harapan baru di depan mata.

Data Satgas Penanganan Covid-19 per tanggal 24 Maret memperlihatkan, penekanan penyebaran wabah tersebut mengalami perkembangan signifikan. Untuk itu, harapan besar agar Jember bebas korona layak untuk didukung bersama, karena itu menjadi harapan kita semua.

Pada 24 Maret, warga yang positif korona memang terjadi penambahan. Yaitu enam orang positif baru. Sementara, angka kesembuhannya ada lima orang. Sehingga totalnya 48 orang positif, di mana 26 orang dirawat di rumah sakit, dan 22 orang menjalani isolasi mandiri di rumahnya. “Angka kematian akibat Covid-19 pada tanggal itu nol,” kata Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Habib Salim.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kendati masih ada penambahan kasus baru, namun perkembangan penanganan korona membawa kabar gembira. Betapa tidak, Jember yang dulu tergolong zona merah berangsur menjadi oranye. Kini, sejumlah kecamatan pun sudah banyak yang beranjak menjadi zona kuning. “Ada 17 kecamatan masih oranye dan 13 kecamatan kuning. Ini menunjukkan penanganan wabah korona terus membaik,” imbuh Habib.

Tak hanya itu, Habib mengungkap, ada satu kecamatan yang sudah tergolong zona hijau, yaitu Kecamatan Mumbulsari. Di lokasi ini, setidaknya sudah empat pekan tidak ada kasus korona baru. “Angka sembuhnya juga seratus persen,” bebernya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sudah genap setahun pendidikan tatap muka ditiadakan. Segala aktivitas harus dilakukan dengan kebiasaan baru atau dikenal sebagai era new normal. Nah, perkembangan wabah korona di Jember akhir-akhir ini menunjukkan perbaikan dan harapan baru di depan mata.

Data Satgas Penanganan Covid-19 per tanggal 24 Maret memperlihatkan, penekanan penyebaran wabah tersebut mengalami perkembangan signifikan. Untuk itu, harapan besar agar Jember bebas korona layak untuk didukung bersama, karena itu menjadi harapan kita semua.

Pada 24 Maret, warga yang positif korona memang terjadi penambahan. Yaitu enam orang positif baru. Sementara, angka kesembuhannya ada lima orang. Sehingga totalnya 48 orang positif, di mana 26 orang dirawat di rumah sakit, dan 22 orang menjalani isolasi mandiri di rumahnya. “Angka kematian akibat Covid-19 pada tanggal itu nol,” kata Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Habib Salim.

Kendati masih ada penambahan kasus baru, namun perkembangan penanganan korona membawa kabar gembira. Betapa tidak, Jember yang dulu tergolong zona merah berangsur menjadi oranye. Kini, sejumlah kecamatan pun sudah banyak yang beranjak menjadi zona kuning. “Ada 17 kecamatan masih oranye dan 13 kecamatan kuning. Ini menunjukkan penanganan wabah korona terus membaik,” imbuh Habib.

Tak hanya itu, Habib mengungkap, ada satu kecamatan yang sudah tergolong zona hijau, yaitu Kecamatan Mumbulsari. Di lokasi ini, setidaknya sudah empat pekan tidak ada kasus korona baru. “Angka sembuhnya juga seratus persen,” bebernya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sudah genap setahun pendidikan tatap muka ditiadakan. Segala aktivitas harus dilakukan dengan kebiasaan baru atau dikenal sebagai era new normal. Nah, perkembangan wabah korona di Jember akhir-akhir ini menunjukkan perbaikan dan harapan baru di depan mata.

Data Satgas Penanganan Covid-19 per tanggal 24 Maret memperlihatkan, penekanan penyebaran wabah tersebut mengalami perkembangan signifikan. Untuk itu, harapan besar agar Jember bebas korona layak untuk didukung bersama, karena itu menjadi harapan kita semua.

Pada 24 Maret, warga yang positif korona memang terjadi penambahan. Yaitu enam orang positif baru. Sementara, angka kesembuhannya ada lima orang. Sehingga totalnya 48 orang positif, di mana 26 orang dirawat di rumah sakit, dan 22 orang menjalani isolasi mandiri di rumahnya. “Angka kematian akibat Covid-19 pada tanggal itu nol,” kata Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Habib Salim.

Kendati masih ada penambahan kasus baru, namun perkembangan penanganan korona membawa kabar gembira. Betapa tidak, Jember yang dulu tergolong zona merah berangsur menjadi oranye. Kini, sejumlah kecamatan pun sudah banyak yang beranjak menjadi zona kuning. “Ada 17 kecamatan masih oranye dan 13 kecamatan kuning. Ini menunjukkan penanganan wabah korona terus membaik,” imbuh Habib.

Tak hanya itu, Habib mengungkap, ada satu kecamatan yang sudah tergolong zona hijau, yaitu Kecamatan Mumbulsari. Di lokasi ini, setidaknya sudah empat pekan tidak ada kasus korona baru. “Angka sembuhnya juga seratus persen,” bebernya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/