alexametrics
24.1 C
Jember
Friday, 1 July 2022

Perumahan Puri Bunga Nirwana Sosialisasi Prokes dengan Replika Ini

Mobile_AP_Rectangle 1

KARANGREJO, RADARJEMBER.ID – Selama masa pandemi, sehat saja sudah untung. Banyak orang yang mengatakan, betapa pentingnya kesehatan. Nah, demi menyampaikan pesan moral tersebut, sebuah replika dibuat dan dipajang di lingkungan RT 02 RW 22 Klaster Bintaro, Perumahan Puri Bunga Nirwana, di Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari.

Warga setempat, Edy Slamet, mengatakan, pandemi korona memang membayangi setiap sendi kehidupan. Tidak sedikit warga Jember yang terpapar oleh virus itu. Sayangnya, momen agustusan, menurutnya, harus dilewati dengan kekhawatiran tersebut. Membuat warga setempat rindu akan kemeriahan kemerdekaan seperti lomba-lomba. Namun, hal itu tak mungkin dilakukan seperti dulu. “Untuk menyiasati agar tetap meriah, warga akhirnya membuat replika korona,” katanya.

replikayang sedianya dibuat tempat undian lomba hanya dipajang karena perlombaan tak memungkinkan dilakukan. Replika itu dibuat dari bahan bekas layaknya bentuk virus. Di situ, terdapat replika suntikan, masker, serta bendera merah putih. “Pesan moral yang ingin disampaikan agar kita mematuhi protokol kesehatan. Minimal orang yang lewat sini semakin waspada dan menyadari pentingnya kesehatan,” tutur Edy.

Mobile_AP_Rectangle 2

Guna menegaskan agar replika tak sekadar pajangan, warga juga memajang aturan prokes 6M. Mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas. 1 M tambahan yakni manuto atau patuhi prokes seperti diatur pemerintah.

- Advertisement -

KARANGREJO, RADARJEMBER.ID – Selama masa pandemi, sehat saja sudah untung. Banyak orang yang mengatakan, betapa pentingnya kesehatan. Nah, demi menyampaikan pesan moral tersebut, sebuah replika dibuat dan dipajang di lingkungan RT 02 RW 22 Klaster Bintaro, Perumahan Puri Bunga Nirwana, di Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari.

Warga setempat, Edy Slamet, mengatakan, pandemi korona memang membayangi setiap sendi kehidupan. Tidak sedikit warga Jember yang terpapar oleh virus itu. Sayangnya, momen agustusan, menurutnya, harus dilewati dengan kekhawatiran tersebut. Membuat warga setempat rindu akan kemeriahan kemerdekaan seperti lomba-lomba. Namun, hal itu tak mungkin dilakukan seperti dulu. “Untuk menyiasati agar tetap meriah, warga akhirnya membuat replika korona,” katanya.

replikayang sedianya dibuat tempat undian lomba hanya dipajang karena perlombaan tak memungkinkan dilakukan. Replika itu dibuat dari bahan bekas layaknya bentuk virus. Di situ, terdapat replika suntikan, masker, serta bendera merah putih. “Pesan moral yang ingin disampaikan agar kita mematuhi protokol kesehatan. Minimal orang yang lewat sini semakin waspada dan menyadari pentingnya kesehatan,” tutur Edy.

Guna menegaskan agar replika tak sekadar pajangan, warga juga memajang aturan prokes 6M. Mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas. 1 M tambahan yakni manuto atau patuhi prokes seperti diatur pemerintah.

KARANGREJO, RADARJEMBER.ID – Selama masa pandemi, sehat saja sudah untung. Banyak orang yang mengatakan, betapa pentingnya kesehatan. Nah, demi menyampaikan pesan moral tersebut, sebuah replika dibuat dan dipajang di lingkungan RT 02 RW 22 Klaster Bintaro, Perumahan Puri Bunga Nirwana, di Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari.

Warga setempat, Edy Slamet, mengatakan, pandemi korona memang membayangi setiap sendi kehidupan. Tidak sedikit warga Jember yang terpapar oleh virus itu. Sayangnya, momen agustusan, menurutnya, harus dilewati dengan kekhawatiran tersebut. Membuat warga setempat rindu akan kemeriahan kemerdekaan seperti lomba-lomba. Namun, hal itu tak mungkin dilakukan seperti dulu. “Untuk menyiasati agar tetap meriah, warga akhirnya membuat replika korona,” katanya.

replikayang sedianya dibuat tempat undian lomba hanya dipajang karena perlombaan tak memungkinkan dilakukan. Replika itu dibuat dari bahan bekas layaknya bentuk virus. Di situ, terdapat replika suntikan, masker, serta bendera merah putih. “Pesan moral yang ingin disampaikan agar kita mematuhi protokol kesehatan. Minimal orang yang lewat sini semakin waspada dan menyadari pentingnya kesehatan,” tutur Edy.

Guna menegaskan agar replika tak sekadar pajangan, warga juga memajang aturan prokes 6M. Mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas. 1 M tambahan yakni manuto atau patuhi prokes seperti diatur pemerintah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/