alexametrics
23.4 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Tuntaskan Stunting, Tekan AKI/AKB

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penanaman tentang pentingnya menjaga kesehatan perlu dilakukan. Termasuk di dunia pendidikan. Bupati Jember Hendy Siswanto dalam kunjungan terus menekankan pentingnya pemenuhan gizi anak dan kesehatan.

Baca Juga : Edan! Stunting Lumajang Peringkat Empat Se-Jatim

Penyampaian Hendy tersebut disampaikan saat di SDN Tamansari 3, akhir pekan kemarin. Dirinya menilai bahwa banyak yang perlu dibenahi dalam segi kesehatan. Sebab, masih banyak masalah yang terjadi. Di antaranya terkait angka stunting, angka kematian ibu (AKI), dan angka kematian bayi (AKB) yang angkanya bisa dibilang masih cukup tinggi. “Maka dari itu, J-HUR (Jember Hadir untuk Rakyat) hadir secara langsung dengan dinas kesehatan, agar kami tahu solusi apa yang bisa dilakukan ke depan,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dirinya menilai, jika dilihat dari fasilitas yang adam seperti tiga rumah sakit daerah (RSD) dan 50 puskesmas, maka seharusnya Kabupaten Jember mampu bangkit dari keterpurukan, terutama di bidang kesehatan. Orang nomor satu di Jember tersebut juga menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan (Dinkes) langsung melakukan koordinasi dengan sejumlah dokter yang ada di setiap daerah. Hal itu dilakukan untuk percepatan penanganan berbagai macam masalah.

Hendy juga mengimbau bahwa pelajaran tentang pemenuhan gizi hingga pentingnya menjaga kesehatan perlu diajarkan di lingkungan sekolah. Dengan demikian, anak didik mampu memahami makanan bergizi yang dikonsumsi dan menghindari sesuatu yang merusak kesehatan. Dia mencontohkan, kegiatan menjaga kesehatan yang sederhana dilakukan di sekolah adalah membiasakan cuci tangan.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penanaman tentang pentingnya menjaga kesehatan perlu dilakukan. Termasuk di dunia pendidikan. Bupati Jember Hendy Siswanto dalam kunjungan terus menekankan pentingnya pemenuhan gizi anak dan kesehatan.

Baca Juga : Edan! Stunting Lumajang Peringkat Empat Se-Jatim

Penyampaian Hendy tersebut disampaikan saat di SDN Tamansari 3, akhir pekan kemarin. Dirinya menilai bahwa banyak yang perlu dibenahi dalam segi kesehatan. Sebab, masih banyak masalah yang terjadi. Di antaranya terkait angka stunting, angka kematian ibu (AKI), dan angka kematian bayi (AKB) yang angkanya bisa dibilang masih cukup tinggi. “Maka dari itu, J-HUR (Jember Hadir untuk Rakyat) hadir secara langsung dengan dinas kesehatan, agar kami tahu solusi apa yang bisa dilakukan ke depan,” jelasnya.

Dirinya menilai, jika dilihat dari fasilitas yang adam seperti tiga rumah sakit daerah (RSD) dan 50 puskesmas, maka seharusnya Kabupaten Jember mampu bangkit dari keterpurukan, terutama di bidang kesehatan. Orang nomor satu di Jember tersebut juga menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan (Dinkes) langsung melakukan koordinasi dengan sejumlah dokter yang ada di setiap daerah. Hal itu dilakukan untuk percepatan penanganan berbagai macam masalah.

Hendy juga mengimbau bahwa pelajaran tentang pemenuhan gizi hingga pentingnya menjaga kesehatan perlu diajarkan di lingkungan sekolah. Dengan demikian, anak didik mampu memahami makanan bergizi yang dikonsumsi dan menghindari sesuatu yang merusak kesehatan. Dia mencontohkan, kegiatan menjaga kesehatan yang sederhana dilakukan di sekolah adalah membiasakan cuci tangan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Penanaman tentang pentingnya menjaga kesehatan perlu dilakukan. Termasuk di dunia pendidikan. Bupati Jember Hendy Siswanto dalam kunjungan terus menekankan pentingnya pemenuhan gizi anak dan kesehatan.

Baca Juga : Edan! Stunting Lumajang Peringkat Empat Se-Jatim

Penyampaian Hendy tersebut disampaikan saat di SDN Tamansari 3, akhir pekan kemarin. Dirinya menilai bahwa banyak yang perlu dibenahi dalam segi kesehatan. Sebab, masih banyak masalah yang terjadi. Di antaranya terkait angka stunting, angka kematian ibu (AKI), dan angka kematian bayi (AKB) yang angkanya bisa dibilang masih cukup tinggi. “Maka dari itu, J-HUR (Jember Hadir untuk Rakyat) hadir secara langsung dengan dinas kesehatan, agar kami tahu solusi apa yang bisa dilakukan ke depan,” jelasnya.

Dirinya menilai, jika dilihat dari fasilitas yang adam seperti tiga rumah sakit daerah (RSD) dan 50 puskesmas, maka seharusnya Kabupaten Jember mampu bangkit dari keterpurukan, terutama di bidang kesehatan. Orang nomor satu di Jember tersebut juga menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan (Dinkes) langsung melakukan koordinasi dengan sejumlah dokter yang ada di setiap daerah. Hal itu dilakukan untuk percepatan penanganan berbagai macam masalah.

Hendy juga mengimbau bahwa pelajaran tentang pemenuhan gizi hingga pentingnya menjaga kesehatan perlu diajarkan di lingkungan sekolah. Dengan demikian, anak didik mampu memahami makanan bergizi yang dikonsumsi dan menghindari sesuatu yang merusak kesehatan. Dia mencontohkan, kegiatan menjaga kesehatan yang sederhana dilakukan di sekolah adalah membiasakan cuci tangan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/