alexametrics
29.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Vaksinasi  BOOSTER kembalikan Anti body Tubuh

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi. Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi.

Kemenkes menerbitkan Surat Edaran (SE) untuk memperbarui ketentuan pelaksanaan vaksin Covid-19 booster yang berlaku sejak 27 Januari 2022. SE bernomor SR.02.06/II/508/2022 tersebut ditandatangani Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Maxi Rein Rondonuwu pada 27 Januari 2022.

” Berdasarkan Surat Edaran terbaru, pelaksanaan vaksinasi booster dapat dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota bagi masyarakat umum, tanpa menunggu target capaian vaksinasi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Vaksin booster dinilai dapat meningkatkan atau mengembalikan efektivitas vaksin COVID-19 sebelumnya yang bisa melemah seiring berjalannya waktu, ” Ungkap dr. Alfi Yudisianto Ketua IDI Jember.

Dengan mendapatkan vaksin booster ini, antibodi tubuh bisa terbentuk kembali sehingga tubuh tetap kuat melawan virus Corona. Efek samping pemberian vaksin booster bila belum mencapai waktunya adalah dalam hal tingkat antibodi, bila belum mencapai waktunya titer antibodi yang dihasilkan tidak setinggi kalau sudah mencapai waktunya.

Kedua, fungsi booster vaksin Covid-19 adalah untuk mencegah dari penularan dari varian Covid-19 yang sudah bermutasi. Rekomendasi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam (PAPDI) juga menyatakan bahwa 6 bulan sejak pemberian vaksin inactivated, antibodi diketahui mulai berkurang sehingga pemberian vaksin booster Covid-19 dapat diberikan, terutama untuk menghadapi mutasi varian Covid-19 baru. Rekomendasi juga diberikan berdasarkan hasil studi terkait pemberian vaksinasi heterolog/kombinasi. Vaksin booster atau vaksin tambahan dibutuhkan untuk memberikan perlindungan ekstra terhadap mutasi virus corona.

Sama seperti vaksin flu yang membutuhkan booster setiap satu tahun sekali. Vaksin tetanus, difteri, dan pertussis  juga membutuhkan booster setiap sepuluh tahun sekali. Untuk beberapa jenis vaksin, menerima dosis lebih kecil namun sering dinilai lebih efektif ketimbang mendapatkan dosis vaksin yang besar.

Hal ini memungkinkan sistem kekebalan tubuh untuk membangun respons secara berkelanjutan. Jadi, ketika terpapar virus di kemudian hari, antibodi dapat merespons lebih cepat dan mencegah infeksi

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi. Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi.

Kemenkes menerbitkan Surat Edaran (SE) untuk memperbarui ketentuan pelaksanaan vaksin Covid-19 booster yang berlaku sejak 27 Januari 2022. SE bernomor SR.02.06/II/508/2022 tersebut ditandatangani Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Maxi Rein Rondonuwu pada 27 Januari 2022.

” Berdasarkan Surat Edaran terbaru, pelaksanaan vaksinasi booster dapat dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota bagi masyarakat umum, tanpa menunggu target capaian vaksinasi.

Vaksin booster dinilai dapat meningkatkan atau mengembalikan efektivitas vaksin COVID-19 sebelumnya yang bisa melemah seiring berjalannya waktu, ” Ungkap dr. Alfi Yudisianto Ketua IDI Jember.

Dengan mendapatkan vaksin booster ini, antibodi tubuh bisa terbentuk kembali sehingga tubuh tetap kuat melawan virus Corona. Efek samping pemberian vaksin booster bila belum mencapai waktunya adalah dalam hal tingkat antibodi, bila belum mencapai waktunya titer antibodi yang dihasilkan tidak setinggi kalau sudah mencapai waktunya.

Kedua, fungsi booster vaksin Covid-19 adalah untuk mencegah dari penularan dari varian Covid-19 yang sudah bermutasi. Rekomendasi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam (PAPDI) juga menyatakan bahwa 6 bulan sejak pemberian vaksin inactivated, antibodi diketahui mulai berkurang sehingga pemberian vaksin booster Covid-19 dapat diberikan, terutama untuk menghadapi mutasi varian Covid-19 baru. Rekomendasi juga diberikan berdasarkan hasil studi terkait pemberian vaksinasi heterolog/kombinasi. Vaksin booster atau vaksin tambahan dibutuhkan untuk memberikan perlindungan ekstra terhadap mutasi virus corona.

Sama seperti vaksin flu yang membutuhkan booster setiap satu tahun sekali. Vaksin tetanus, difteri, dan pertussis  juga membutuhkan booster setiap sepuluh tahun sekali. Untuk beberapa jenis vaksin, menerima dosis lebih kecil namun sering dinilai lebih efektif ketimbang mendapatkan dosis vaksin yang besar.

Hal ini memungkinkan sistem kekebalan tubuh untuk membangun respons secara berkelanjutan. Jadi, ketika terpapar virus di kemudian hari, antibodi dapat merespons lebih cepat dan mencegah infeksi

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi. Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi.

Kemenkes menerbitkan Surat Edaran (SE) untuk memperbarui ketentuan pelaksanaan vaksin Covid-19 booster yang berlaku sejak 27 Januari 2022. SE bernomor SR.02.06/II/508/2022 tersebut ditandatangani Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Maxi Rein Rondonuwu pada 27 Januari 2022.

” Berdasarkan Surat Edaran terbaru, pelaksanaan vaksinasi booster dapat dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota bagi masyarakat umum, tanpa menunggu target capaian vaksinasi.

Vaksin booster dinilai dapat meningkatkan atau mengembalikan efektivitas vaksin COVID-19 sebelumnya yang bisa melemah seiring berjalannya waktu, ” Ungkap dr. Alfi Yudisianto Ketua IDI Jember.

Dengan mendapatkan vaksin booster ini, antibodi tubuh bisa terbentuk kembali sehingga tubuh tetap kuat melawan virus Corona. Efek samping pemberian vaksin booster bila belum mencapai waktunya adalah dalam hal tingkat antibodi, bila belum mencapai waktunya titer antibodi yang dihasilkan tidak setinggi kalau sudah mencapai waktunya.

Kedua, fungsi booster vaksin Covid-19 adalah untuk mencegah dari penularan dari varian Covid-19 yang sudah bermutasi. Rekomendasi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam (PAPDI) juga menyatakan bahwa 6 bulan sejak pemberian vaksin inactivated, antibodi diketahui mulai berkurang sehingga pemberian vaksin booster Covid-19 dapat diberikan, terutama untuk menghadapi mutasi varian Covid-19 baru. Rekomendasi juga diberikan berdasarkan hasil studi terkait pemberian vaksinasi heterolog/kombinasi. Vaksin booster atau vaksin tambahan dibutuhkan untuk memberikan perlindungan ekstra terhadap mutasi virus corona.

Sama seperti vaksin flu yang membutuhkan booster setiap satu tahun sekali. Vaksin tetanus, difteri, dan pertussis  juga membutuhkan booster setiap sepuluh tahun sekali. Untuk beberapa jenis vaksin, menerima dosis lebih kecil namun sering dinilai lebih efektif ketimbang mendapatkan dosis vaksin yang besar.

Hal ini memungkinkan sistem kekebalan tubuh untuk membangun respons secara berkelanjutan. Jadi, ketika terpapar virus di kemudian hari, antibodi dapat merespons lebih cepat dan mencegah infeksi

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/