alexametrics
20.9C
Jember
Wednesday, 21 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Jember Tanpa Zona Merah, Akankah Bertahan?

Mobile_AP_Top Banner
Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Persebaran Covid-19 di Kabupaten Jember seolah tak ada habisnya. Setiap hari selalu ada penambahan. Berdasarkan data Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Jember, tercatat ada sebanyak 6.361 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sampai 20 Februari lalu. Dari total tersebut, ada sebanyak 111 pasien yang masih menjalani perawatan. Sementara itu, 398 pasien dinyatakan meninggal dan 5.825 pasien berhasil sembuh.

Dalam waktu sepekan ini, ada penambahan pasien positif Covid-19 sebanyak 159 orang. Sementara itu, total kematian mencapai 18 jiwa, mulai 14 Februari hingga 20 Februari. Untuk sementara ini, kecamatan kota menjadi pemegang rekor kasus terkonfirmasi tertinggi se-Jember. Yakni Kecamatan Sumbersari (1.119 kasus), Kecamatan Kaliwates (1.033 kasus), dan Kecamatan Patrang (591 kasus).

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kabupaten Jember Gatot Triyono menjelaskan bahwa ada perkembangan dalam kasus Covid-19 per kecamatan. “Ada penurunan kasus sehingga membuat warna zona beralih dari merah menjadi oranye. Ada juga yang sudah menjadi kuning,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sejak 18 Februari hingga 20 Februari, lanjutnya, tercatat tak ada kecamatan berzona merah. “Sedangkan sebelumnya, ada enam kecamatan dalam zona merah,” paparnya. Yakni Kecamatan Kalisat mulai 6-12 Februari, Kecamatan Ledokombo mulai 8-9 Februari, Kecamatan Sukowono mulai 9-14 Februari, Kecamatan Arjasa 10-15 Februari, Kecamatan Silo pada 13 Februari, dan Kecamatan Jombang pada 11-17 Februari.

“Adanya penurunan dari zona merah ke oranye dipengaruhi adanya penurunan kasus positif Covid-19 di daerah tersebut, sedangkan turunnya ke zona hijau dipengaruhi juga oleh menurunnya kasus positif plus tak adanya suspect dalam tujuh hari terakhir,” papar Juru Bicara Satgas Covid-19 Jember itu.

Berdasar data, sebanyak 27 kecamatan berstatus zona oranye, sedangkan sisanya berstatus zona kuning. Yakni, Kecamatan Tempurejo, Kecamatan Arjasa, Kecamatan Ledokombo, dan Kecamatan Sumberjambe. “Meski kasus terkonfirmasi positif selalu ada setiap hari, namun per daerah dibarengi dengan tren kesembuhan yang baik, yaitu ada sejumlah 242 pasien yang sembuh dalam sepekan,” imbuhnya.

Selain itu, rata-rata penambahan kasus positif juga menurun jika dibandingkan dengan pekan lalu. “Jika dirata-rata, ada penambahan sekitar 22 pasien per hari pada pekan ini. Sementara itu, rata-rata penambahan pasien pada pekan lalu adalah 41 pasien per hari,” tandasnya.

 

 

Jurnalis : Isnein Purnomo
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -
Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Persebaran Covid-19 di Kabupaten Jember seolah tak ada habisnya. Setiap hari selalu ada penambahan. Berdasarkan data Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Jember, tercatat ada sebanyak 6.361 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sampai 20 Februari lalu. Dari total tersebut, ada sebanyak 111 pasien yang masih menjalani perawatan. Sementara itu, 398 pasien dinyatakan meninggal dan 5.825 pasien berhasil sembuh.

Dalam waktu sepekan ini, ada penambahan pasien positif Covid-19 sebanyak 159 orang. Sementara itu, total kematian mencapai 18 jiwa, mulai 14 Februari hingga 20 Februari. Untuk sementara ini, kecamatan kota menjadi pemegang rekor kasus terkonfirmasi tertinggi se-Jember. Yakni Kecamatan Sumbersari (1.119 kasus), Kecamatan Kaliwates (1.033 kasus), dan Kecamatan Patrang (591 kasus).

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kabupaten Jember Gatot Triyono menjelaskan bahwa ada perkembangan dalam kasus Covid-19 per kecamatan. “Ada penurunan kasus sehingga membuat warna zona beralih dari merah menjadi oranye. Ada juga yang sudah menjadi kuning,” ungkapnya.

Mobile_AP_Half Page

Sejak 18 Februari hingga 20 Februari, lanjutnya, tercatat tak ada kecamatan berzona merah. “Sedangkan sebelumnya, ada enam kecamatan dalam zona merah,” paparnya. Yakni Kecamatan Kalisat mulai 6-12 Februari, Kecamatan Ledokombo mulai 8-9 Februari, Kecamatan Sukowono mulai 9-14 Februari, Kecamatan Arjasa 10-15 Februari, Kecamatan Silo pada 13 Februari, dan Kecamatan Jombang pada 11-17 Februari.

“Adanya penurunan dari zona merah ke oranye dipengaruhi adanya penurunan kasus positif Covid-19 di daerah tersebut, sedangkan turunnya ke zona hijau dipengaruhi juga oleh menurunnya kasus positif plus tak adanya suspect dalam tujuh hari terakhir,” papar Juru Bicara Satgas Covid-19 Jember itu.

Berdasar data, sebanyak 27 kecamatan berstatus zona oranye, sedangkan sisanya berstatus zona kuning. Yakni, Kecamatan Tempurejo, Kecamatan Arjasa, Kecamatan Ledokombo, dan Kecamatan Sumberjambe. “Meski kasus terkonfirmasi positif selalu ada setiap hari, namun per daerah dibarengi dengan tren kesembuhan yang baik, yaitu ada sejumlah 242 pasien yang sembuh dalam sepekan,” imbuhnya.

Selain itu, rata-rata penambahan kasus positif juga menurun jika dibandingkan dengan pekan lalu. “Jika dirata-rata, ada penambahan sekitar 22 pasien per hari pada pekan ini. Sementara itu, rata-rata penambahan pasien pada pekan lalu adalah 41 pasien per hari,” tandasnya.

 

 

Jurnalis : Isnein Purnomo
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

Desktop_AP_Leaderboard 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Persebaran Covid-19 di Kabupaten Jember seolah tak ada habisnya. Setiap hari selalu ada penambahan. Berdasarkan data Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Jember, tercatat ada sebanyak 6.361 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sampai 20 Februari lalu. Dari total tersebut, ada sebanyak 111 pasien yang masih menjalani perawatan. Sementara itu, 398 pasien dinyatakan meninggal dan 5.825 pasien berhasil sembuh.

Dalam waktu sepekan ini, ada penambahan pasien positif Covid-19 sebanyak 159 orang. Sementara itu, total kematian mencapai 18 jiwa, mulai 14 Februari hingga 20 Februari. Untuk sementara ini, kecamatan kota menjadi pemegang rekor kasus terkonfirmasi tertinggi se-Jember. Yakni Kecamatan Sumbersari (1.119 kasus), Kecamatan Kaliwates (1.033 kasus), dan Kecamatan Patrang (591 kasus).

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kabupaten Jember Gatot Triyono menjelaskan bahwa ada perkembangan dalam kasus Covid-19 per kecamatan. “Ada penurunan kasus sehingga membuat warna zona beralih dari merah menjadi oranye. Ada juga yang sudah menjadi kuning,” ungkapnya.

Sejak 18 Februari hingga 20 Februari, lanjutnya, tercatat tak ada kecamatan berzona merah. “Sedangkan sebelumnya, ada enam kecamatan dalam zona merah,” paparnya. Yakni Kecamatan Kalisat mulai 6-12 Februari, Kecamatan Ledokombo mulai 8-9 Februari, Kecamatan Sukowono mulai 9-14 Februari, Kecamatan Arjasa 10-15 Februari, Kecamatan Silo pada 13 Februari, dan Kecamatan Jombang pada 11-17 Februari.

“Adanya penurunan dari zona merah ke oranye dipengaruhi adanya penurunan kasus positif Covid-19 di daerah tersebut, sedangkan turunnya ke zona hijau dipengaruhi juga oleh menurunnya kasus positif plus tak adanya suspect dalam tujuh hari terakhir,” papar Juru Bicara Satgas Covid-19 Jember itu.

Berdasar data, sebanyak 27 kecamatan berstatus zona oranye, sedangkan sisanya berstatus zona kuning. Yakni, Kecamatan Tempurejo, Kecamatan Arjasa, Kecamatan Ledokombo, dan Kecamatan Sumberjambe. “Meski kasus terkonfirmasi positif selalu ada setiap hari, namun per daerah dibarengi dengan tren kesembuhan yang baik, yaitu ada sejumlah 242 pasien yang sembuh dalam sepekan,” imbuhnya.

Selain itu, rata-rata penambahan kasus positif juga menurun jika dibandingkan dengan pekan lalu. “Jika dirata-rata, ada penambahan sekitar 22 pasien per hari pada pekan ini. Sementara itu, rata-rata penambahan pasien pada pekan lalu adalah 41 pasien per hari,” tandasnya.

 

 

Jurnalis : Isnein Purnomo
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERKINI

Desktop_AP_Half Page

Wajib Dibaca

Desktop_AP_Rectangle 2
×

Info!

Mau Langganan Koran, Info Iklan Cetak dan Iklan Online

×Info Langganan Koran