alexametrics
22.4 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Hipertensi Kini Mulai Serang Remaja

Mobile_AP_Rectangle 1

RADARJEMBER.ID – Penyakit hipertensi tak boleh dipandang sebelah mata. Penyakit ini sering dikenal dengan tensi darah tinggi ini berpotensi memicu beragam penyakit lain seperti struk hingga jantung. Siapa bilang bila hipertensi ini menghinggapi orang deasa atau orangtua, di era kekinian seperti sekarang ini justru anak baru gede (ABG) bisa terserang hipertensi.

BACA JUGA: Tren Baru dalam Penyakit Hipertensi pada Remaja

Di Ponorogo, pravelensi hipertensi mencapai 42 persen. Dari total itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo mendeteksi 15 persen. Hasil deteksi dini itu kemudian mendapat treatmen rutin sebagai langkah penanganan. Seperti diketahui hipertensi ini merupakan penyakit generatif, tidak menular tapi harus diwaspadai.

- Advertisement -

RADARJEMBER.ID – Penyakit hipertensi tak boleh dipandang sebelah mata. Penyakit ini sering dikenal dengan tensi darah tinggi ini berpotensi memicu beragam penyakit lain seperti struk hingga jantung. Siapa bilang bila hipertensi ini menghinggapi orang deasa atau orangtua, di era kekinian seperti sekarang ini justru anak baru gede (ABG) bisa terserang hipertensi.

BACA JUGA: Tren Baru dalam Penyakit Hipertensi pada Remaja

Di Ponorogo, pravelensi hipertensi mencapai 42 persen. Dari total itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo mendeteksi 15 persen. Hasil deteksi dini itu kemudian mendapat treatmen rutin sebagai langkah penanganan. Seperti diketahui hipertensi ini merupakan penyakit generatif, tidak menular tapi harus diwaspadai.

RADARJEMBER.ID – Penyakit hipertensi tak boleh dipandang sebelah mata. Penyakit ini sering dikenal dengan tensi darah tinggi ini berpotensi memicu beragam penyakit lain seperti struk hingga jantung. Siapa bilang bila hipertensi ini menghinggapi orang deasa atau orangtua, di era kekinian seperti sekarang ini justru anak baru gede (ABG) bisa terserang hipertensi.

BACA JUGA: Tren Baru dalam Penyakit Hipertensi pada Remaja

Di Ponorogo, pravelensi hipertensi mencapai 42 persen. Dari total itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo mendeteksi 15 persen. Hasil deteksi dini itu kemudian mendapat treatmen rutin sebagai langkah penanganan. Seperti diketahui hipertensi ini merupakan penyakit generatif, tidak menular tapi harus diwaspadai.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/