alexametrics
28.6 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Peduli Warga Isoman, Relawan di Jember Suplai Logistik bagi Penderita Covid-19

Mobile_AP_Rectangle 1

KALIWATES.RADARJEMBER.ID- Kabupaten Jember masih berada dalam zona merah. Naiknya angka pasien Covid-19 itu sempat membuat rumah sakit rujukan di kabupaten setempat penuh. Akibatnya, banyak pasien positif Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumahnya masing-masing.

Keadaan tersebut membuat hati para relawan tergerak untuk membantu masyarakat yang tak mendapatkan perawatan dari rumah sakit itu. Berbagai donasi diberikan untuk menghibur, dan juga memudahkan warga isoman karena mereka tak bisa keluar rumah.

Redy Saputra, bersama teman-teman anggota komunitasnya yang juga merupakan warga lintas agama berinisiatif membagikan bantuan sejak, Rabu (14/7) lalu. Bantuan yang diberikan berupa makanan kering, sembako, dan minuman.

Mobile_AP_Rectangle 2

Melalui media sosial, para relawan ini membagikan informasi dan nomor telepon, agar warga Jember yang sedang menjalani isoman dapat menghubungi langsung para relawan.
“Kami buka pendaftaran 24 jam, syaratnya harus warga isoman yang positif Covid-19 dengan bukti foto hasil tes positif,” katanya.

Selain itu, dia juga memberi peluang masyarakat lainnya yang hendak berdonasi melalui nomor telepon yang sama. Bahkan, untuk memberikan bantuan tersebut, para relawan ini melakukan berbagai macam usaha. Salah satunya menjual hasil kerajinan dari kain perca, berupa tutup sapu dan hiasan kursi.

“Tidak hanya mengandalkan bantuan dari orang luar, tapi kami juga jualan hasil kerajinan buat bagi-bagi ke warga isoman,” imbuhnya.

- Advertisement -

KALIWATES.RADARJEMBER.ID- Kabupaten Jember masih berada dalam zona merah. Naiknya angka pasien Covid-19 itu sempat membuat rumah sakit rujukan di kabupaten setempat penuh. Akibatnya, banyak pasien positif Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumahnya masing-masing.

Keadaan tersebut membuat hati para relawan tergerak untuk membantu masyarakat yang tak mendapatkan perawatan dari rumah sakit itu. Berbagai donasi diberikan untuk menghibur, dan juga memudahkan warga isoman karena mereka tak bisa keluar rumah.

Redy Saputra, bersama teman-teman anggota komunitasnya yang juga merupakan warga lintas agama berinisiatif membagikan bantuan sejak, Rabu (14/7) lalu. Bantuan yang diberikan berupa makanan kering, sembako, dan minuman.

Melalui media sosial, para relawan ini membagikan informasi dan nomor telepon, agar warga Jember yang sedang menjalani isoman dapat menghubungi langsung para relawan.
“Kami buka pendaftaran 24 jam, syaratnya harus warga isoman yang positif Covid-19 dengan bukti foto hasil tes positif,” katanya.

Selain itu, dia juga memberi peluang masyarakat lainnya yang hendak berdonasi melalui nomor telepon yang sama. Bahkan, untuk memberikan bantuan tersebut, para relawan ini melakukan berbagai macam usaha. Salah satunya menjual hasil kerajinan dari kain perca, berupa tutup sapu dan hiasan kursi.

“Tidak hanya mengandalkan bantuan dari orang luar, tapi kami juga jualan hasil kerajinan buat bagi-bagi ke warga isoman,” imbuhnya.

KALIWATES.RADARJEMBER.ID- Kabupaten Jember masih berada dalam zona merah. Naiknya angka pasien Covid-19 itu sempat membuat rumah sakit rujukan di kabupaten setempat penuh. Akibatnya, banyak pasien positif Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumahnya masing-masing.

Keadaan tersebut membuat hati para relawan tergerak untuk membantu masyarakat yang tak mendapatkan perawatan dari rumah sakit itu. Berbagai donasi diberikan untuk menghibur, dan juga memudahkan warga isoman karena mereka tak bisa keluar rumah.

Redy Saputra, bersama teman-teman anggota komunitasnya yang juga merupakan warga lintas agama berinisiatif membagikan bantuan sejak, Rabu (14/7) lalu. Bantuan yang diberikan berupa makanan kering, sembako, dan minuman.

Melalui media sosial, para relawan ini membagikan informasi dan nomor telepon, agar warga Jember yang sedang menjalani isoman dapat menghubungi langsung para relawan.
“Kami buka pendaftaran 24 jam, syaratnya harus warga isoman yang positif Covid-19 dengan bukti foto hasil tes positif,” katanya.

Selain itu, dia juga memberi peluang masyarakat lainnya yang hendak berdonasi melalui nomor telepon yang sama. Bahkan, untuk memberikan bantuan tersebut, para relawan ini melakukan berbagai macam usaha. Salah satunya menjual hasil kerajinan dari kain perca, berupa tutup sapu dan hiasan kursi.

“Tidak hanya mengandalkan bantuan dari orang luar, tapi kami juga jualan hasil kerajinan buat bagi-bagi ke warga isoman,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/