alexametrics
24.9 C
Jember
Saturday, 2 July 2022

Pahamkan Protokol Kesehatan pada Anak

Cegah Anak dari Paparan Covid-19

Mobile_AP_Rectangle 1

Jika anak-anak yang sudah berusia 6 hingga 12 tahun, mungkin bisa cepat dalam merespons pemahaman yang diberikan oleh orang tua. Yakni, terkait bahaya Covid-19 dan bagaimana menanggulanginya. “Tapi, berbeda jika anak-anak di bawah 6 tahun,” ujar psikolog anak itu.

Artinya, para orang tua juga harus memberikan contoh secara istiqamah. Mengingat, pada fase itu anak-anak cenderung menjadi peniru. Karena itu, baik buruknya tingkah orang tua bakal terekam dan dilakukan anak-anak. Berbeda dengan anak-anak yang lebih dewasa, lanjutnya, anak-anak ini perlu mendapatkan contoh lebih dulu, baru penjelasan.

Meski begitu, dia menilai bahwa hal itu baik untuk kedua belah pihak. Baik orang tua maupun anak-anak. “Jika para orang tua menerapkan prokes, kemungkinan kecil mereka dapat membawa virus ke rumah,” terangnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kalaupun para orang tua membawa virus pulang, kemungkinan dalam menularkan virus juga kecil, lantaran si anak tersebut juga taat prokes seperti yang diajarkan orang tua masing-masing.

 

 

Jurnalis : Isnein Purnomo
Fotografer : Isnein Purnomo
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -

Jika anak-anak yang sudah berusia 6 hingga 12 tahun, mungkin bisa cepat dalam merespons pemahaman yang diberikan oleh orang tua. Yakni, terkait bahaya Covid-19 dan bagaimana menanggulanginya. “Tapi, berbeda jika anak-anak di bawah 6 tahun,” ujar psikolog anak itu.

Artinya, para orang tua juga harus memberikan contoh secara istiqamah. Mengingat, pada fase itu anak-anak cenderung menjadi peniru. Karena itu, baik buruknya tingkah orang tua bakal terekam dan dilakukan anak-anak. Berbeda dengan anak-anak yang lebih dewasa, lanjutnya, anak-anak ini perlu mendapatkan contoh lebih dulu, baru penjelasan.

Meski begitu, dia menilai bahwa hal itu baik untuk kedua belah pihak. Baik orang tua maupun anak-anak. “Jika para orang tua menerapkan prokes, kemungkinan kecil mereka dapat membawa virus ke rumah,” terangnya.

Kalaupun para orang tua membawa virus pulang, kemungkinan dalam menularkan virus juga kecil, lantaran si anak tersebut juga taat prokes seperti yang diajarkan orang tua masing-masing.

 

 

Jurnalis : Isnein Purnomo
Fotografer : Isnein Purnomo
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

Jika anak-anak yang sudah berusia 6 hingga 12 tahun, mungkin bisa cepat dalam merespons pemahaman yang diberikan oleh orang tua. Yakni, terkait bahaya Covid-19 dan bagaimana menanggulanginya. “Tapi, berbeda jika anak-anak di bawah 6 tahun,” ujar psikolog anak itu.

Artinya, para orang tua juga harus memberikan contoh secara istiqamah. Mengingat, pada fase itu anak-anak cenderung menjadi peniru. Karena itu, baik buruknya tingkah orang tua bakal terekam dan dilakukan anak-anak. Berbeda dengan anak-anak yang lebih dewasa, lanjutnya, anak-anak ini perlu mendapatkan contoh lebih dulu, baru penjelasan.

Meski begitu, dia menilai bahwa hal itu baik untuk kedua belah pihak. Baik orang tua maupun anak-anak. “Jika para orang tua menerapkan prokes, kemungkinan kecil mereka dapat membawa virus ke rumah,” terangnya.

Kalaupun para orang tua membawa virus pulang, kemungkinan dalam menularkan virus juga kecil, lantaran si anak tersebut juga taat prokes seperti yang diajarkan orang tua masing-masing.

 

 

Jurnalis : Isnein Purnomo
Fotografer : Isnein Purnomo
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/