22.9 C
Jember
Tuesday, 7 February 2023

Komisi D Curigai Permainan Sisrute

Dinilai Hanya Kejar Keuntungan Pribadi 

Mobile_AP_Rectangle 1

Sumbersari, Radar Jember – Sistem Informasi Rujukan Terintegrasi atau Sisrute yang biasa diberlakukan rumah sakit – rumah sakit di Jember disorot tajam oleh dewan. Sebab belum lama ini Komisi D mendapati laporan masyarakat bahwa rumah sakit daerah (RSS) di Jember, dikabarkan menolak pasien karena kamar sudah penuh (overload).

BACA JUGA : Polisi Lakukan Pemeriksaan Artis Ferry dalam Kasus KDRT

Saat hearing pekan lalu (6/1), anggota Komisi D DPRD Jember Mujiburrahman Sucipto mengaku sangat menyayangkan adanya kabar tersebut. Terlebih ketika dia mendapati kabar bahwa pihak RSD kemudian merujuk pasien ke rumah sakit swasta karena alasan kamar telah penuh. 

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kami mendapat laporan seperti itu, ini kok bisa? Apa memang standarnya seperti itu? saya kira tidak,” sesalnya.

Sebagaimana diketahui, Sisrute merupakan sistem layanan kesehatan yang bertujuan mempercepat proses pemenuhan kebutuhan medis pasien. Komisi D juga mencurigai, ada oknum yang sengaja merujuk pasien ke rumah sakit swasta itu hanya modus untuk memperoleh keuntungan pribadi atau fee.

- Advertisement -

Sumbersari, Radar Jember – Sistem Informasi Rujukan Terintegrasi atau Sisrute yang biasa diberlakukan rumah sakit – rumah sakit di Jember disorot tajam oleh dewan. Sebab belum lama ini Komisi D mendapati laporan masyarakat bahwa rumah sakit daerah (RSS) di Jember, dikabarkan menolak pasien karena kamar sudah penuh (overload).

BACA JUGA : Polisi Lakukan Pemeriksaan Artis Ferry dalam Kasus KDRT

Saat hearing pekan lalu (6/1), anggota Komisi D DPRD Jember Mujiburrahman Sucipto mengaku sangat menyayangkan adanya kabar tersebut. Terlebih ketika dia mendapati kabar bahwa pihak RSD kemudian merujuk pasien ke rumah sakit swasta karena alasan kamar telah penuh. 

“Kami mendapat laporan seperti itu, ini kok bisa? Apa memang standarnya seperti itu? saya kira tidak,” sesalnya.

Sebagaimana diketahui, Sisrute merupakan sistem layanan kesehatan yang bertujuan mempercepat proses pemenuhan kebutuhan medis pasien. Komisi D juga mencurigai, ada oknum yang sengaja merujuk pasien ke rumah sakit swasta itu hanya modus untuk memperoleh keuntungan pribadi atau fee.

Sumbersari, Radar Jember – Sistem Informasi Rujukan Terintegrasi atau Sisrute yang biasa diberlakukan rumah sakit – rumah sakit di Jember disorot tajam oleh dewan. Sebab belum lama ini Komisi D mendapati laporan masyarakat bahwa rumah sakit daerah (RSS) di Jember, dikabarkan menolak pasien karena kamar sudah penuh (overload).

BACA JUGA : Polisi Lakukan Pemeriksaan Artis Ferry dalam Kasus KDRT

Saat hearing pekan lalu (6/1), anggota Komisi D DPRD Jember Mujiburrahman Sucipto mengaku sangat menyayangkan adanya kabar tersebut. Terlebih ketika dia mendapati kabar bahwa pihak RSD kemudian merujuk pasien ke rumah sakit swasta karena alasan kamar telah penuh. 

“Kami mendapat laporan seperti itu, ini kok bisa? Apa memang standarnya seperti itu? saya kira tidak,” sesalnya.

Sebagaimana diketahui, Sisrute merupakan sistem layanan kesehatan yang bertujuan mempercepat proses pemenuhan kebutuhan medis pasien. Komisi D juga mencurigai, ada oknum yang sengaja merujuk pasien ke rumah sakit swasta itu hanya modus untuk memperoleh keuntungan pribadi atau fee.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca