30.2 C
Jember
Friday, 2 December 2022

Kasus Kecil Tak Perlu Tracing

Mobile_AP_Rectangle 1

PATRANG, Radar Jember – Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 42 Tahun 2022 mengenai pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat pada kondisi coronavirus disease 2019 (Covid-19) di wilayah Jawa dan Bali, dalam hal ini menginstruksikan penguatan 3T. Yakni testing, tracing, dan treatment yang perlu diterapkan di masing-masing daerah. Menghadapi hal itu, Jember belum bisa melakukan tracing pada pasien kontak erat.

BACA JUGA : Jalani Sidang Pertama Gelapkan Dana Yayasan Rp 119,7 Miliar

Target testing harian adalah jumlah tes harian minimal yang harus dipenuhi kabupaten/kota. Orang yang dihitung ke dalam target testing adalah suspek dan kontak dari kasus konfirmasi. Bukan orang tidak bergejala yang di-screening.

Mobile_AP_Rectangle 2

Berdasarkan keterangan dalam surat keputusan tersebut, target jumlah testing harus dicapai masing-masing kota dengan target berbeda. Kabupaten Jember memiliki target testing 1.772 orang dites per hari.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular (P2P) Dinkes Jember Rita Wahyuningsih mengatakan, setiap kasus yang ada dilakukan tracing pada kontak eratnya pasien. Dengan target harian yang ada, kondisi di Jember saat ini masih belum memenuhi target tracing. “Hal ini karena kasus yang ada di Jember kecil,” ucapnya.

- Advertisement -

PATRANG, Radar Jember – Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 42 Tahun 2022 mengenai pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat pada kondisi coronavirus disease 2019 (Covid-19) di wilayah Jawa dan Bali, dalam hal ini menginstruksikan penguatan 3T. Yakni testing, tracing, dan treatment yang perlu diterapkan di masing-masing daerah. Menghadapi hal itu, Jember belum bisa melakukan tracing pada pasien kontak erat.

BACA JUGA : Jalani Sidang Pertama Gelapkan Dana Yayasan Rp 119,7 Miliar

Target testing harian adalah jumlah tes harian minimal yang harus dipenuhi kabupaten/kota. Orang yang dihitung ke dalam target testing adalah suspek dan kontak dari kasus konfirmasi. Bukan orang tidak bergejala yang di-screening.

Berdasarkan keterangan dalam surat keputusan tersebut, target jumlah testing harus dicapai masing-masing kota dengan target berbeda. Kabupaten Jember memiliki target testing 1.772 orang dites per hari.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular (P2P) Dinkes Jember Rita Wahyuningsih mengatakan, setiap kasus yang ada dilakukan tracing pada kontak eratnya pasien. Dengan target harian yang ada, kondisi di Jember saat ini masih belum memenuhi target tracing. “Hal ini karena kasus yang ada di Jember kecil,” ucapnya.

PATRANG, Radar Jember – Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 42 Tahun 2022 mengenai pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat pada kondisi coronavirus disease 2019 (Covid-19) di wilayah Jawa dan Bali, dalam hal ini menginstruksikan penguatan 3T. Yakni testing, tracing, dan treatment yang perlu diterapkan di masing-masing daerah. Menghadapi hal itu, Jember belum bisa melakukan tracing pada pasien kontak erat.

BACA JUGA : Jalani Sidang Pertama Gelapkan Dana Yayasan Rp 119,7 Miliar

Target testing harian adalah jumlah tes harian minimal yang harus dipenuhi kabupaten/kota. Orang yang dihitung ke dalam target testing adalah suspek dan kontak dari kasus konfirmasi. Bukan orang tidak bergejala yang di-screening.

Berdasarkan keterangan dalam surat keputusan tersebut, target jumlah testing harus dicapai masing-masing kota dengan target berbeda. Kabupaten Jember memiliki target testing 1.772 orang dites per hari.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular (P2P) Dinkes Jember Rita Wahyuningsih mengatakan, setiap kasus yang ada dilakukan tracing pada kontak eratnya pasien. Dengan target harian yang ada, kondisi di Jember saat ini masih belum memenuhi target tracing. “Hal ini karena kasus yang ada di Jember kecil,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/