alexametrics
24.1 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Penanganan AKI/AKB Dapat Kucuran Dana Tambahan APBD

“Jember menjadi salah kabupaten yang cukup tinggi kasusnya. Karena itu, perlu sinergi bersama, melibatkan berbagai pihak dalam penanganannya.” DWI HANDARISASI - Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, Radar Jember – Tingginya kasus angka kematian ibu dan angka kematian bayi (AKI/AKB) tampaknya mulai mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Hal itu terpantau dalam pembahasan perubahan APBD, beberapa waktu lalu.

Beberapa stakeholder terkait seperti Dinas Kesehatan dan sejumlah rumah sakit daerah milik Pemkab Jember diketahui mendapat suntikan anggaran segar untuk penanganan AKI/AKB tersebut. Direktur RSD dr Soebandi dr Hendro Soelistijono mengatakan, dalam perubahan APBD kemarin itu, RSD dr Soebandi mendapatkan dukungan anggaran yang cukup lumayan.

Salah satu peruntukannya yakni masalah-masalah penanganan penyakit jantung, yang selama ini menjadi penyebab kasus kematian ibu dan bayi. “Kami alhamdulillah didukung penuh dengan mendapat tambahan hampir Rp 9 miliar, untuk menambah peralatan-peralatan medis tersebut,” terang dr Hendro.

- Advertisement -

SUMBERSARI, Radar Jember – Tingginya kasus angka kematian ibu dan angka kematian bayi (AKI/AKB) tampaknya mulai mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Hal itu terpantau dalam pembahasan perubahan APBD, beberapa waktu lalu.

Beberapa stakeholder terkait seperti Dinas Kesehatan dan sejumlah rumah sakit daerah milik Pemkab Jember diketahui mendapat suntikan anggaran segar untuk penanganan AKI/AKB tersebut. Direktur RSD dr Soebandi dr Hendro Soelistijono mengatakan, dalam perubahan APBD kemarin itu, RSD dr Soebandi mendapatkan dukungan anggaran yang cukup lumayan.

Salah satu peruntukannya yakni masalah-masalah penanganan penyakit jantung, yang selama ini menjadi penyebab kasus kematian ibu dan bayi. “Kami alhamdulillah didukung penuh dengan mendapat tambahan hampir Rp 9 miliar, untuk menambah peralatan-peralatan medis tersebut,” terang dr Hendro.

SUMBERSARI, Radar Jember – Tingginya kasus angka kematian ibu dan angka kematian bayi (AKI/AKB) tampaknya mulai mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Hal itu terpantau dalam pembahasan perubahan APBD, beberapa waktu lalu.

Beberapa stakeholder terkait seperti Dinas Kesehatan dan sejumlah rumah sakit daerah milik Pemkab Jember diketahui mendapat suntikan anggaran segar untuk penanganan AKI/AKB tersebut. Direktur RSD dr Soebandi dr Hendro Soelistijono mengatakan, dalam perubahan APBD kemarin itu, RSD dr Soebandi mendapatkan dukungan anggaran yang cukup lumayan.

Salah satu peruntukannya yakni masalah-masalah penanganan penyakit jantung, yang selama ini menjadi penyebab kasus kematian ibu dan bayi. “Kami alhamdulillah didukung penuh dengan mendapat tambahan hampir Rp 9 miliar, untuk menambah peralatan-peralatan medis tersebut,” terang dr Hendro.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/