alexametrics
23.4 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Aturan Baru Naik Kereta Api untuk Lebaran

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER KIDUL, Radar Jember – Persyaratan baru pada moda transportasi kereta api (KA) sudah berlaku mulai 5 April 2022. KAI menerapkannya sebagai langkah untuk menyambut masa angkutan Lebaran 1443 Hijriah.

Syarat Naik KA Jarak Jauh:
a) Vaksin ketiga (booster) tidak perlu menunjukkan hasil negatif screening Covid-19.
b) Vaksin kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid tes antigen 1×24 jam atau RT PCR 3×24 jam.
c) Vaksin pertama wajib menunjukkan hasil negatif RT PCR 3×24 jam.
d) Tidak/belum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah dan hasil negatif RT PCR 3×24 jam.
e) Pelanggan dengan usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif rapid tes antigen atau RT PCR, namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan.

Syarat Naik KA Lokal dan Aglomerasi:
a) Wajib menunjukkan kartu vaksin dosis pertama.
b) Tidak diwajibkan untuk menunjukkan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen atau RT PCR.
c) Pelanggan dengan usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin, namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Penyesuaian aturan itu sebagai wujud atas terbitnya Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan Nomor 39 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19 tanggal 4 April 2022. Penumpang KA jarak jauh yang sudah melakukan vaksin booster atau ketiga tidak wajib tes PCR atau rapid antigen.

Baca Juga : Sopir Ngantuk Sebabkan Tabrakan Beruntun di Jember, Satu Orang Meninggal

Vice President PT KAI (Persero) Daop (Daerah Operasi) 9 Jember Broer Rizal menegaskan bahwa penumpang yang tidak memenuhi persyaratan dilarang untuk berangkat. “Pelanggan yang tidak melengkapi persyaratan akan ditolak untuk berangkat dan dipersilakan untuk membatalkan tiketnya,” katanya.

Selanjutnya, pihak KAI melakukan pengintegrasian tiket dengan aplikasi PeduliLindungi saat pemeriksaan. Ini untuk memudahkan pengecekan data vaksinasi dan atau hasil tes PCR atau antigen penumpang. Sehingga, data tersebut bisa secara otomatis diketahui ketika melakukan pemesanan tiket dan boarding.

- Advertisement -

JEMBER KIDUL, Radar Jember – Persyaratan baru pada moda transportasi kereta api (KA) sudah berlaku mulai 5 April 2022. KAI menerapkannya sebagai langkah untuk menyambut masa angkutan Lebaran 1443 Hijriah.

Syarat Naik KA Jarak Jauh:
a) Vaksin ketiga (booster) tidak perlu menunjukkan hasil negatif screening Covid-19.
b) Vaksin kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid tes antigen 1×24 jam atau RT PCR 3×24 jam.
c) Vaksin pertama wajib menunjukkan hasil negatif RT PCR 3×24 jam.
d) Tidak/belum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah dan hasil negatif RT PCR 3×24 jam.
e) Pelanggan dengan usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif rapid tes antigen atau RT PCR, namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan.

Syarat Naik KA Lokal dan Aglomerasi:
a) Wajib menunjukkan kartu vaksin dosis pertama.
b) Tidak diwajibkan untuk menunjukkan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen atau RT PCR.
c) Pelanggan dengan usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin, namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan.

Penyesuaian aturan itu sebagai wujud atas terbitnya Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan Nomor 39 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19 tanggal 4 April 2022. Penumpang KA jarak jauh yang sudah melakukan vaksin booster atau ketiga tidak wajib tes PCR atau rapid antigen.

Baca Juga : Sopir Ngantuk Sebabkan Tabrakan Beruntun di Jember, Satu Orang Meninggal

Vice President PT KAI (Persero) Daop (Daerah Operasi) 9 Jember Broer Rizal menegaskan bahwa penumpang yang tidak memenuhi persyaratan dilarang untuk berangkat. “Pelanggan yang tidak melengkapi persyaratan akan ditolak untuk berangkat dan dipersilakan untuk membatalkan tiketnya,” katanya.

Selanjutnya, pihak KAI melakukan pengintegrasian tiket dengan aplikasi PeduliLindungi saat pemeriksaan. Ini untuk memudahkan pengecekan data vaksinasi dan atau hasil tes PCR atau antigen penumpang. Sehingga, data tersebut bisa secara otomatis diketahui ketika melakukan pemesanan tiket dan boarding.

JEMBER KIDUL, Radar Jember – Persyaratan baru pada moda transportasi kereta api (KA) sudah berlaku mulai 5 April 2022. KAI menerapkannya sebagai langkah untuk menyambut masa angkutan Lebaran 1443 Hijriah.

Syarat Naik KA Jarak Jauh:
a) Vaksin ketiga (booster) tidak perlu menunjukkan hasil negatif screening Covid-19.
b) Vaksin kedua wajib menunjukkan hasil negatif rapid tes antigen 1×24 jam atau RT PCR 3×24 jam.
c) Vaksin pertama wajib menunjukkan hasil negatif RT PCR 3×24 jam.
d) Tidak/belum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah dan hasil negatif RT PCR 3×24 jam.
e) Pelanggan dengan usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif rapid tes antigen atau RT PCR, namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan.

Syarat Naik KA Lokal dan Aglomerasi:
a) Wajib menunjukkan kartu vaksin dosis pertama.
b) Tidak diwajibkan untuk menunjukkan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen atau RT PCR.
c) Pelanggan dengan usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin, namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan.

Penyesuaian aturan itu sebagai wujud atas terbitnya Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan Nomor 39 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19 tanggal 4 April 2022. Penumpang KA jarak jauh yang sudah melakukan vaksin booster atau ketiga tidak wajib tes PCR atau rapid antigen.

Baca Juga : Sopir Ngantuk Sebabkan Tabrakan Beruntun di Jember, Satu Orang Meninggal

Vice President PT KAI (Persero) Daop (Daerah Operasi) 9 Jember Broer Rizal menegaskan bahwa penumpang yang tidak memenuhi persyaratan dilarang untuk berangkat. “Pelanggan yang tidak melengkapi persyaratan akan ditolak untuk berangkat dan dipersilakan untuk membatalkan tiketnya,” katanya.

Selanjutnya, pihak KAI melakukan pengintegrasian tiket dengan aplikasi PeduliLindungi saat pemeriksaan. Ini untuk memudahkan pengecekan data vaksinasi dan atau hasil tes PCR atau antigen penumpang. Sehingga, data tersebut bisa secara otomatis diketahui ketika melakukan pemesanan tiket dan boarding.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/