alexametrics
22 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Tahap Pertama, RSD dr Soebandi Telah Memvaksin 7.440 Orang

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kegiatan vaksinasi gratis sampai hari ini terus bergulir di Kabupaten Jember. Bahkan tidak pernah sepi. Seperti itulah kondisi di tempat pelaksanaan vaksinasi di RSD dr Soebandi Jember. Setiapkali mengadakan, sekitar 300 orang mendapat layanan di rumah sakit milik Pemkab Jember itu.

Kepada Jawa Pos Radar Jember Humas RSD dr Soebandi Jember drg Septiono Hariawan ,emgatalam, salah satu sebab vaksinasi membeludak, karena warga dari kabupaten lain juga diperbolehkan untuk mengikuti vaksinasi di rumah sakit tersebut. “Sekarang ini orang sudah sadar vaksinasi itu adalah kebutuhan. Beda dengan awal merebaknya Covid-19,” kata dokter yang akrab disapa Iwan ini.

Alumni Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga (Unair) itu menuturkan, rumah sakit milik Pemkab Jember ini telah melakukan vaksinasi kepada 266 orang tenaga kesehatan (nakes), termasuk pegawai dan satpam. Vaksinasi internal itu dilangsungkan awal 2021 lalu. Kemudian, vaksinasi dilanjutkan pada 31 Mei sampai 30 Juni. Sasarannya adalah penduduk lanjut usia (lansia).

Mobile_AP_Rectangle 2

“Pertama vaksinasi tahap satu ini dikhususkan lansia umur minimal 50 tahun ke atas. Di tengah kegiatan vaksinasi gratis itu, ada percepatan vaksin dari pemerintah pusat untuk pengantar lansia boleh divaksinasi. Kemudian memicu lonjakan peserta vaksinasi. Tercatat sebanyak 7.440 orang telah divaksin,” imbuh Iwan.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kegiatan vaksinasi gratis sampai hari ini terus bergulir di Kabupaten Jember. Bahkan tidak pernah sepi. Seperti itulah kondisi di tempat pelaksanaan vaksinasi di RSD dr Soebandi Jember. Setiapkali mengadakan, sekitar 300 orang mendapat layanan di rumah sakit milik Pemkab Jember itu.

Kepada Jawa Pos Radar Jember Humas RSD dr Soebandi Jember drg Septiono Hariawan ,emgatalam, salah satu sebab vaksinasi membeludak, karena warga dari kabupaten lain juga diperbolehkan untuk mengikuti vaksinasi di rumah sakit tersebut. “Sekarang ini orang sudah sadar vaksinasi itu adalah kebutuhan. Beda dengan awal merebaknya Covid-19,” kata dokter yang akrab disapa Iwan ini.

Alumni Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga (Unair) itu menuturkan, rumah sakit milik Pemkab Jember ini telah melakukan vaksinasi kepada 266 orang tenaga kesehatan (nakes), termasuk pegawai dan satpam. Vaksinasi internal itu dilangsungkan awal 2021 lalu. Kemudian, vaksinasi dilanjutkan pada 31 Mei sampai 30 Juni. Sasarannya adalah penduduk lanjut usia (lansia).

“Pertama vaksinasi tahap satu ini dikhususkan lansia umur minimal 50 tahun ke atas. Di tengah kegiatan vaksinasi gratis itu, ada percepatan vaksin dari pemerintah pusat untuk pengantar lansia boleh divaksinasi. Kemudian memicu lonjakan peserta vaksinasi. Tercatat sebanyak 7.440 orang telah divaksin,” imbuh Iwan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kegiatan vaksinasi gratis sampai hari ini terus bergulir di Kabupaten Jember. Bahkan tidak pernah sepi. Seperti itulah kondisi di tempat pelaksanaan vaksinasi di RSD dr Soebandi Jember. Setiapkali mengadakan, sekitar 300 orang mendapat layanan di rumah sakit milik Pemkab Jember itu.

Kepada Jawa Pos Radar Jember Humas RSD dr Soebandi Jember drg Septiono Hariawan ,emgatalam, salah satu sebab vaksinasi membeludak, karena warga dari kabupaten lain juga diperbolehkan untuk mengikuti vaksinasi di rumah sakit tersebut. “Sekarang ini orang sudah sadar vaksinasi itu adalah kebutuhan. Beda dengan awal merebaknya Covid-19,” kata dokter yang akrab disapa Iwan ini.

Alumni Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga (Unair) itu menuturkan, rumah sakit milik Pemkab Jember ini telah melakukan vaksinasi kepada 266 orang tenaga kesehatan (nakes), termasuk pegawai dan satpam. Vaksinasi internal itu dilangsungkan awal 2021 lalu. Kemudian, vaksinasi dilanjutkan pada 31 Mei sampai 30 Juni. Sasarannya adalah penduduk lanjut usia (lansia).

“Pertama vaksinasi tahap satu ini dikhususkan lansia umur minimal 50 tahun ke atas. Di tengah kegiatan vaksinasi gratis itu, ada percepatan vaksin dari pemerintah pusat untuk pengantar lansia boleh divaksinasi. Kemudian memicu lonjakan peserta vaksinasi. Tercatat sebanyak 7.440 orang telah divaksin,” imbuh Iwan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/