alexametrics
29.6 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Meski Sehat dan Padat Gizi, Konsumsi Keju Harus Dibatasi

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Keju merupakan produk olahan susu padat akan gizi dan salah satu makanan yang baik untuk kesehatan. Namun dalam konsumsinya harus tetap ada batasan agar manfaatnya tidak berbalik menjadi bumerang untuk tubuh. Ahli gizi Angel Jovi S.Gz merekomendasikan seseorang mengonsumsi keju sebanyak 40 gram per hari. “Berdasarkan penelitian, konsumsi 40 gram keju per hari menurunkan risiko terserang penyakit jantung,” katanya.

Keju mengandung kalsium, vitamin serta zinc yang bermanfaat untuk tubuh. Namun Angel mengingatkan bahwa apa yang berlebihan tetap tidak baik, sehingga seseorang harus mengonsumsi makanan sesuai batasan yang dianjurkan. Bila berlebihan, kandungan sodium dalam keju justru bisa memberikan dampak buruk terhadap kesehatan.
Keju bisa dikonsumsi semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga lansia. Namun, dia mengingatkan konsumsi keju pada lansia sebaiknya dikurangi karena metabolismenya sudah melambat, apalagi bila ada penyakit penyerta. Batasannya sedikit berbeda karena anak dan remaja sedang berada di masa pertumbuhan yang butuh sokongan gizi optimal. Sebaiknya konsultasikan dulu kepada dokter agar asupannya sesuai dengan kondisi kesehatan.

“Kalau lansia harus dicek dulu apakah ada penyakit penyerta, bila iya takaran keju bisa di 20-40 gram maksimal,” sarannya.

Ingin Tetap Cantik Selama di Musim Liburan?

Mobile_AP_Rectangle 2

Keju juga baik dikonsumsi oleh perempuan hamil, namun disarankan untuk berkonsultasi dulu dengan dokter karena ada sebagian orang yang punya alergi saat mengandung akibat perubahan hormon.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Keju merupakan produk olahan susu padat akan gizi dan salah satu makanan yang baik untuk kesehatan. Namun dalam konsumsinya harus tetap ada batasan agar manfaatnya tidak berbalik menjadi bumerang untuk tubuh. Ahli gizi Angel Jovi S.Gz merekomendasikan seseorang mengonsumsi keju sebanyak 40 gram per hari. “Berdasarkan penelitian, konsumsi 40 gram keju per hari menurunkan risiko terserang penyakit jantung,” katanya.

Keju mengandung kalsium, vitamin serta zinc yang bermanfaat untuk tubuh. Namun Angel mengingatkan bahwa apa yang berlebihan tetap tidak baik, sehingga seseorang harus mengonsumsi makanan sesuai batasan yang dianjurkan. Bila berlebihan, kandungan sodium dalam keju justru bisa memberikan dampak buruk terhadap kesehatan.
Keju bisa dikonsumsi semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga lansia. Namun, dia mengingatkan konsumsi keju pada lansia sebaiknya dikurangi karena metabolismenya sudah melambat, apalagi bila ada penyakit penyerta. Batasannya sedikit berbeda karena anak dan remaja sedang berada di masa pertumbuhan yang butuh sokongan gizi optimal. Sebaiknya konsultasikan dulu kepada dokter agar asupannya sesuai dengan kondisi kesehatan.

“Kalau lansia harus dicek dulu apakah ada penyakit penyerta, bila iya takaran keju bisa di 20-40 gram maksimal,” sarannya.

Ingin Tetap Cantik Selama di Musim Liburan?

Keju juga baik dikonsumsi oleh perempuan hamil, namun disarankan untuk berkonsultasi dulu dengan dokter karena ada sebagian orang yang punya alergi saat mengandung akibat perubahan hormon.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Keju merupakan produk olahan susu padat akan gizi dan salah satu makanan yang baik untuk kesehatan. Namun dalam konsumsinya harus tetap ada batasan agar manfaatnya tidak berbalik menjadi bumerang untuk tubuh. Ahli gizi Angel Jovi S.Gz merekomendasikan seseorang mengonsumsi keju sebanyak 40 gram per hari. “Berdasarkan penelitian, konsumsi 40 gram keju per hari menurunkan risiko terserang penyakit jantung,” katanya.

Keju mengandung kalsium, vitamin serta zinc yang bermanfaat untuk tubuh. Namun Angel mengingatkan bahwa apa yang berlebihan tetap tidak baik, sehingga seseorang harus mengonsumsi makanan sesuai batasan yang dianjurkan. Bila berlebihan, kandungan sodium dalam keju justru bisa memberikan dampak buruk terhadap kesehatan.
Keju bisa dikonsumsi semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga lansia. Namun, dia mengingatkan konsumsi keju pada lansia sebaiknya dikurangi karena metabolismenya sudah melambat, apalagi bila ada penyakit penyerta. Batasannya sedikit berbeda karena anak dan remaja sedang berada di masa pertumbuhan yang butuh sokongan gizi optimal. Sebaiknya konsultasikan dulu kepada dokter agar asupannya sesuai dengan kondisi kesehatan.

“Kalau lansia harus dicek dulu apakah ada penyakit penyerta, bila iya takaran keju bisa di 20-40 gram maksimal,” sarannya.

Ingin Tetap Cantik Selama di Musim Liburan?

Keju juga baik dikonsumsi oleh perempuan hamil, namun disarankan untuk berkonsultasi dulu dengan dokter karena ada sebagian orang yang punya alergi saat mengandung akibat perubahan hormon.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/