alexametrics
23.8 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Penyintas Covid-19 Bisa Langsung Divaksin

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Para pasien yang berhasil sembuh dari Covid-19 bisa bernapas lega. Sebab, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah melayangkan peraturan baru terkait dengan pemberian vaksin bagi para penyintas Covid-19. Sebelumnya, berdasar Surat Edaran (SE) Kemenkes Nomor HK.02.02/II/368/2021, seorang penyintas Covid-19 baru bisa divaksin setelah tiga bulan atau sekitar 90 hari setelah terkonfirmasi positif.

Namun, Kemenkes melayangkan surat edaran baru, belum lama ini. Yakni, SE Kemenkes Nomor SR.02.06/II/850/2021. Isi surat tersebut menyebutkan, sekarang sudah tidak ada lagi screening vaksinasi Covid-19 untuk orang yang pernah terkena Covid-19.

Plt Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jember Nur Cahyohadi membenarkan informasi tersebut. Menurut dia, para penyintas Covid-19 boleh mendapatkan vaksin bila sudah dinyatakan sembuh atau selesai isolasi. “Tanpa perlu menunggu tiga bulan,” terangnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Meski demikian, masih perlu adanya pertimbangan penundaan vaksinasi hingga 90 hari kepada pasien yang mendapatkan terapi plasma selama terkena Covid-19. Artinya, bagi penyintas yang mendapatkan terapi plasma konvalesen harus bersabar hingga tiga bulan mendatang. Mengapa demikian?

Menurut dr Angga Mardro Raharjo SpP, penyintas yang tidak mendapatkan terapi plasma konvalesen memiliki kadar antibodi yang lebih rendah. Akibatnya, lebih mudah terpapar Covid-19 lagi. “Karena itu, ada imbauan pemerintah agar segera mempercepat pemberian vaksin kepada penyintas Covid-19,” paparnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Para pasien yang berhasil sembuh dari Covid-19 bisa bernapas lega. Sebab, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah melayangkan peraturan baru terkait dengan pemberian vaksin bagi para penyintas Covid-19. Sebelumnya, berdasar Surat Edaran (SE) Kemenkes Nomor HK.02.02/II/368/2021, seorang penyintas Covid-19 baru bisa divaksin setelah tiga bulan atau sekitar 90 hari setelah terkonfirmasi positif.

Namun, Kemenkes melayangkan surat edaran baru, belum lama ini. Yakni, SE Kemenkes Nomor SR.02.06/II/850/2021. Isi surat tersebut menyebutkan, sekarang sudah tidak ada lagi screening vaksinasi Covid-19 untuk orang yang pernah terkena Covid-19.

Plt Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jember Nur Cahyohadi membenarkan informasi tersebut. Menurut dia, para penyintas Covid-19 boleh mendapatkan vaksin bila sudah dinyatakan sembuh atau selesai isolasi. “Tanpa perlu menunggu tiga bulan,” terangnya.

Meski demikian, masih perlu adanya pertimbangan penundaan vaksinasi hingga 90 hari kepada pasien yang mendapatkan terapi plasma selama terkena Covid-19. Artinya, bagi penyintas yang mendapatkan terapi plasma konvalesen harus bersabar hingga tiga bulan mendatang. Mengapa demikian?

Menurut dr Angga Mardro Raharjo SpP, penyintas yang tidak mendapatkan terapi plasma konvalesen memiliki kadar antibodi yang lebih rendah. Akibatnya, lebih mudah terpapar Covid-19 lagi. “Karena itu, ada imbauan pemerintah agar segera mempercepat pemberian vaksin kepada penyintas Covid-19,” paparnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Para pasien yang berhasil sembuh dari Covid-19 bisa bernapas lega. Sebab, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah melayangkan peraturan baru terkait dengan pemberian vaksin bagi para penyintas Covid-19. Sebelumnya, berdasar Surat Edaran (SE) Kemenkes Nomor HK.02.02/II/368/2021, seorang penyintas Covid-19 baru bisa divaksin setelah tiga bulan atau sekitar 90 hari setelah terkonfirmasi positif.

Namun, Kemenkes melayangkan surat edaran baru, belum lama ini. Yakni, SE Kemenkes Nomor SR.02.06/II/850/2021. Isi surat tersebut menyebutkan, sekarang sudah tidak ada lagi screening vaksinasi Covid-19 untuk orang yang pernah terkena Covid-19.

Plt Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jember Nur Cahyohadi membenarkan informasi tersebut. Menurut dia, para penyintas Covid-19 boleh mendapatkan vaksin bila sudah dinyatakan sembuh atau selesai isolasi. “Tanpa perlu menunggu tiga bulan,” terangnya.

Meski demikian, masih perlu adanya pertimbangan penundaan vaksinasi hingga 90 hari kepada pasien yang mendapatkan terapi plasma selama terkena Covid-19. Artinya, bagi penyintas yang mendapatkan terapi plasma konvalesen harus bersabar hingga tiga bulan mendatang. Mengapa demikian?

Menurut dr Angga Mardro Raharjo SpP, penyintas yang tidak mendapatkan terapi plasma konvalesen memiliki kadar antibodi yang lebih rendah. Akibatnya, lebih mudah terpapar Covid-19 lagi. “Karena itu, ada imbauan pemerintah agar segera mempercepat pemberian vaksin kepada penyintas Covid-19,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/