alexametrics
31 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Gabungan Varian Omicron dan Delta Rambah Eropa dan AS

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Gabungan mutasi dari varian Omicron dan Delta telah dilaporkan berada di Eropa dan Amerika Serikat (AS). Hal itu telah terkonfirmasi oleh para ilmuwan. Varian baru hibrida tersebut terdeksi pula di beberapa wilayah Perancis, seperti dikutip Live Science dari unggahan di medRxiv dan dilansir pula oleh Antara dan jawapos.com.

Kasus juga ditemukan di Denmark dan Belanda. Menurut database internasional GISAID, secara terpisah, dua kasus telah diidentifikasi di AS oleh perusahaan riset genetika yang berbasis di California, Helix, menurut Reuters. The Guardian juga melaporkan, sekitar 30 kasus telah diidentifikasi di Inggris.

Bahkan virus tersebut ditemukan pula di Denmark dan Belanda. Sesuai data base internasional GISAID. Menurut Reuter, dua kasus telah diklarifikasi di AS oleh perusahaan riset genetika berbasis di California, Helix. Dilaporkan pula oleh The Guardian, sekitar 30 kasus berhasil diindentifikasi di Inggris.

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA: Warga Jember Terpapar Covid-19 Omicron

Perlu diketahui, varian hibrida ini dikarenakan proses rekombinasi saat dua varian virus meninfeksi pasien bersamaan, sehingga berhasil menciptakan varian baru melalui pertukaran materi genetik.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Gabungan mutasi dari varian Omicron dan Delta telah dilaporkan berada di Eropa dan Amerika Serikat (AS). Hal itu telah terkonfirmasi oleh para ilmuwan. Varian baru hibrida tersebut terdeksi pula di beberapa wilayah Perancis, seperti dikutip Live Science dari unggahan di medRxiv dan dilansir pula oleh Antara dan jawapos.com.

Kasus juga ditemukan di Denmark dan Belanda. Menurut database internasional GISAID, secara terpisah, dua kasus telah diidentifikasi di AS oleh perusahaan riset genetika yang berbasis di California, Helix, menurut Reuters. The Guardian juga melaporkan, sekitar 30 kasus telah diidentifikasi di Inggris.

Bahkan virus tersebut ditemukan pula di Denmark dan Belanda. Sesuai data base internasional GISAID. Menurut Reuter, dua kasus telah diklarifikasi di AS oleh perusahaan riset genetika berbasis di California, Helix. Dilaporkan pula oleh The Guardian, sekitar 30 kasus berhasil diindentifikasi di Inggris.

BACA JUGA: Warga Jember Terpapar Covid-19 Omicron

Perlu diketahui, varian hibrida ini dikarenakan proses rekombinasi saat dua varian virus meninfeksi pasien bersamaan, sehingga berhasil menciptakan varian baru melalui pertukaran materi genetik.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Gabungan mutasi dari varian Omicron dan Delta telah dilaporkan berada di Eropa dan Amerika Serikat (AS). Hal itu telah terkonfirmasi oleh para ilmuwan. Varian baru hibrida tersebut terdeksi pula di beberapa wilayah Perancis, seperti dikutip Live Science dari unggahan di medRxiv dan dilansir pula oleh Antara dan jawapos.com.

Kasus juga ditemukan di Denmark dan Belanda. Menurut database internasional GISAID, secara terpisah, dua kasus telah diidentifikasi di AS oleh perusahaan riset genetika yang berbasis di California, Helix, menurut Reuters. The Guardian juga melaporkan, sekitar 30 kasus telah diidentifikasi di Inggris.

Bahkan virus tersebut ditemukan pula di Denmark dan Belanda. Sesuai data base internasional GISAID. Menurut Reuter, dua kasus telah diklarifikasi di AS oleh perusahaan riset genetika berbasis di California, Helix. Dilaporkan pula oleh The Guardian, sekitar 30 kasus berhasil diindentifikasi di Inggris.

BACA JUGA: Warga Jember Terpapar Covid-19 Omicron

Perlu diketahui, varian hibrida ini dikarenakan proses rekombinasi saat dua varian virus meninfeksi pasien bersamaan, sehingga berhasil menciptakan varian baru melalui pertukaran materi genetik.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/