alexametrics
28.3 C
Jember
Saturday, 22 January 2022

AKI/AKB Jadi Atensi TP PKK

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Upaya penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi (AKI/AKB) dan stunting dilakukan melalui Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jember, yang diharapkan mampu membawa angin segar sehingga atensi itu berubah menjadi percontohan. Hal ini menyusul tingginya AKI-AKB sepanjang 2020 lalu.

Sementara itu, upaya penurunan AKI/AKB dan stunting juga dilakukan melalui Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jember, yang diharapkan mampu membawa angin segar sehingga atensi itu berubah menjadi percontohan. Ketua TP PKK Jember Kasih Fajarrini Siswanto menyampaikan, sejumlah program PKK yang telah dicanangkan akan terus dikoordinasikan dan dijalankan.

Tak hanya itu, lanjut dia, pemetaan desa dan kecamatan terkait kasus AKI/AKB telah dilaksanakan. Kini, pemberdayaan dan pendampingan terus dilangsungkan di sejumlah tempat. “Program dan kegiatan PKK jalan terus,” kata istri Bupati Jember itu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dalam pemetaan AKI/AKB sejauh ini, angka tertinggi masih berada di Silo. PKK telah turun dan melakukan pendampingan serta pemberdayaan melekat. Di beberapa lokasi lain yang tersebar di kecamatan desa, PKK juga melakukan berbagai kegiatan yang berbeda-beda, untuk tujuan mencegah naiknya AKI/AKB.

Dengan demikian, AKI/AKB di Jember, termasuk angka stunting, diharapkan bisa menunjukkan hasil yang signifikan. “Insyaallah harus turun. Turunnya harus drastis. Soalnya PKK menangani secara langsung,” papar Kasih.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Upaya penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi (AKI/AKB) dan stunting dilakukan melalui Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jember, yang diharapkan mampu membawa angin segar sehingga atensi itu berubah menjadi percontohan. Hal ini menyusul tingginya AKI-AKB sepanjang 2020 lalu.

Sementara itu, upaya penurunan AKI/AKB dan stunting juga dilakukan melalui Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jember, yang diharapkan mampu membawa angin segar sehingga atensi itu berubah menjadi percontohan. Ketua TP PKK Jember Kasih Fajarrini Siswanto menyampaikan, sejumlah program PKK yang telah dicanangkan akan terus dikoordinasikan dan dijalankan.

Tak hanya itu, lanjut dia, pemetaan desa dan kecamatan terkait kasus AKI/AKB telah dilaksanakan. Kini, pemberdayaan dan pendampingan terus dilangsungkan di sejumlah tempat. “Program dan kegiatan PKK jalan terus,” kata istri Bupati Jember itu.

Dalam pemetaan AKI/AKB sejauh ini, angka tertinggi masih berada di Silo. PKK telah turun dan melakukan pendampingan serta pemberdayaan melekat. Di beberapa lokasi lain yang tersebar di kecamatan desa, PKK juga melakukan berbagai kegiatan yang berbeda-beda, untuk tujuan mencegah naiknya AKI/AKB.

Dengan demikian, AKI/AKB di Jember, termasuk angka stunting, diharapkan bisa menunjukkan hasil yang signifikan. “Insyaallah harus turun. Turunnya harus drastis. Soalnya PKK menangani secara langsung,” papar Kasih.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Upaya penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi (AKI/AKB) dan stunting dilakukan melalui Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jember, yang diharapkan mampu membawa angin segar sehingga atensi itu berubah menjadi percontohan. Hal ini menyusul tingginya AKI-AKB sepanjang 2020 lalu.

Sementara itu, upaya penurunan AKI/AKB dan stunting juga dilakukan melalui Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jember, yang diharapkan mampu membawa angin segar sehingga atensi itu berubah menjadi percontohan. Ketua TP PKK Jember Kasih Fajarrini Siswanto menyampaikan, sejumlah program PKK yang telah dicanangkan akan terus dikoordinasikan dan dijalankan.

Tak hanya itu, lanjut dia, pemetaan desa dan kecamatan terkait kasus AKI/AKB telah dilaksanakan. Kini, pemberdayaan dan pendampingan terus dilangsungkan di sejumlah tempat. “Program dan kegiatan PKK jalan terus,” kata istri Bupati Jember itu.

Dalam pemetaan AKI/AKB sejauh ini, angka tertinggi masih berada di Silo. PKK telah turun dan melakukan pendampingan serta pemberdayaan melekat. Di beberapa lokasi lain yang tersebar di kecamatan desa, PKK juga melakukan berbagai kegiatan yang berbeda-beda, untuk tujuan mencegah naiknya AKI/AKB.

Dengan demikian, AKI/AKB di Jember, termasuk angka stunting, diharapkan bisa menunjukkan hasil yang signifikan. “Insyaallah harus turun. Turunnya harus drastis. Soalnya PKK menangani secara langsung,” papar Kasih.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca