alexametrics
23.4 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Jangan Lengah meski Belum Ditemukan PMK

Daerah Tetangga Sudah Kena

Mobile_AP_Rectangle 1

WULUHAN, Radar Jember – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jember (DKPP) menggelar sosialisasi pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK) yang diduga membahayakan bagi hewan ternak. Sosialisasi tersebut berlangsung di pasar hewan Kecamatan Wuluhan, Jember, kemarin (13/5). Diharapkan peternak dapat memahami gejala yang timbul akibat PMK.

BACA JUGA : Ambil Langkah Lockdown dan Sterilisasi Penyakit Mulut dan Kuku

Seperti diketahui, serangan PMK pada hewan ternak di sebagian wilayah Jatim telah menjadi referensi bagi wilayah lainnya untuk mengantisipasi penyakit berbahaya tersebut. Buntut dari sebagian kota tetangga telah terkonfirmasi terserang PMK, Pemerintah Jember mendorong untuk mengadakan sosialisasi terhadap masyarakat. Terutama pasar hewan sebagai titik paling ramai interaksi hewan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan) Elok Kristanti menyebutkan, sampai saat ini belum ada surat resmi yang mengonfirmasi jenis PMK di Jember. Artinya, Jember masih steril dari penyakit mematikan tersebut. “Sampai siang ini belum ada surat resmi untuk mengonfirmasi PMK di Jember,” katanya.

- Advertisement -

WULUHAN, Radar Jember – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jember (DKPP) menggelar sosialisasi pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK) yang diduga membahayakan bagi hewan ternak. Sosialisasi tersebut berlangsung di pasar hewan Kecamatan Wuluhan, Jember, kemarin (13/5). Diharapkan peternak dapat memahami gejala yang timbul akibat PMK.

BACA JUGA : Ambil Langkah Lockdown dan Sterilisasi Penyakit Mulut dan Kuku

Seperti diketahui, serangan PMK pada hewan ternak di sebagian wilayah Jatim telah menjadi referensi bagi wilayah lainnya untuk mengantisipasi penyakit berbahaya tersebut. Buntut dari sebagian kota tetangga telah terkonfirmasi terserang PMK, Pemerintah Jember mendorong untuk mengadakan sosialisasi terhadap masyarakat. Terutama pasar hewan sebagai titik paling ramai interaksi hewan.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan) Elok Kristanti menyebutkan, sampai saat ini belum ada surat resmi yang mengonfirmasi jenis PMK di Jember. Artinya, Jember masih steril dari penyakit mematikan tersebut. “Sampai siang ini belum ada surat resmi untuk mengonfirmasi PMK di Jember,” katanya.

WULUHAN, Radar Jember – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jember (DKPP) menggelar sosialisasi pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK) yang diduga membahayakan bagi hewan ternak. Sosialisasi tersebut berlangsung di pasar hewan Kecamatan Wuluhan, Jember, kemarin (13/5). Diharapkan peternak dapat memahami gejala yang timbul akibat PMK.

BACA JUGA : Ambil Langkah Lockdown dan Sterilisasi Penyakit Mulut dan Kuku

Seperti diketahui, serangan PMK pada hewan ternak di sebagian wilayah Jatim telah menjadi referensi bagi wilayah lainnya untuk mengantisipasi penyakit berbahaya tersebut. Buntut dari sebagian kota tetangga telah terkonfirmasi terserang PMK, Pemerintah Jember mendorong untuk mengadakan sosialisasi terhadap masyarakat. Terutama pasar hewan sebagai titik paling ramai interaksi hewan.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan) Elok Kristanti menyebutkan, sampai saat ini belum ada surat resmi yang mengonfirmasi jenis PMK di Jember. Artinya, Jember masih steril dari penyakit mematikan tersebut. “Sampai siang ini belum ada surat resmi untuk mengonfirmasi PMK di Jember,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/