alexametrics
29.6 C
Jember
Saturday, 20 August 2022

Kasus Penyimpangan Penjualan Obat, Menyeret Karyawati RSUD dr Soebandi

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, Radar Jember – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember telah menyelesaikan tahap gelar perkara kasus dugaan penyimpangan penjualan obat oleh karyawati RSUD dr Soebandi Jember, kemarin (12/7). Namun, hasil dari gelar perkara tersebut akan disampaikan langsung oleh Kejari pada Hari Adhyaksa, 22 Juli nanti.

BACA JUGA : Tak Jadi Soal Pembukaan Rekening PPTK

Kasus penjualan obat yang menyeret salah satu karyawati RSUD dr Soebandi Jember itu telah sepenuhnya di bawah penanganan Kejari Jember. Seorang karyawati tersebut diketahui telah menjual obat di luar SOP yang berlaku. Bahkan, keuntungan penjualan tersebut masuk ke kantong pribadinya. Tindakan itu jelas merugikan pihak rumah sakit milik Pemkab Jember tersebut.

- Advertisement -

SUMBERSARI, Radar Jember – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember telah menyelesaikan tahap gelar perkara kasus dugaan penyimpangan penjualan obat oleh karyawati RSUD dr Soebandi Jember, kemarin (12/7). Namun, hasil dari gelar perkara tersebut akan disampaikan langsung oleh Kejari pada Hari Adhyaksa, 22 Juli nanti.

BACA JUGA : Tak Jadi Soal Pembukaan Rekening PPTK

Kasus penjualan obat yang menyeret salah satu karyawati RSUD dr Soebandi Jember itu telah sepenuhnya di bawah penanganan Kejari Jember. Seorang karyawati tersebut diketahui telah menjual obat di luar SOP yang berlaku. Bahkan, keuntungan penjualan tersebut masuk ke kantong pribadinya. Tindakan itu jelas merugikan pihak rumah sakit milik Pemkab Jember tersebut.

SUMBERSARI, Radar Jember – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember telah menyelesaikan tahap gelar perkara kasus dugaan penyimpangan penjualan obat oleh karyawati RSUD dr Soebandi Jember, kemarin (12/7). Namun, hasil dari gelar perkara tersebut akan disampaikan langsung oleh Kejari pada Hari Adhyaksa, 22 Juli nanti.

BACA JUGA : Tak Jadi Soal Pembukaan Rekening PPTK

Kasus penjualan obat yang menyeret salah satu karyawati RSUD dr Soebandi Jember itu telah sepenuhnya di bawah penanganan Kejari Jember. Seorang karyawati tersebut diketahui telah menjual obat di luar SOP yang berlaku. Bahkan, keuntungan penjualan tersebut masuk ke kantong pribadinya. Tindakan itu jelas merugikan pihak rumah sakit milik Pemkab Jember tersebut.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/