alexametrics
28.2 C
Jember
Saturday, 2 July 2022

Kebutuhan Oksigen Naik Dua Kali Lipat

Suplai Aman, Masih Tercukupi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Meningkatnya jumlah pasien Covid-19 di Jember mengakibatkan ketersediaan oksigen kian terbatas. Hampir satu pekan terakhir, sebagian warga yang melakukan isolasi mandiri (isoman) mengaku sulit mendapatkan tabung oksigen. Akhirnya, banyak warga yang harus melakukan isolasi di rumah sakit (RS) karena di fasilitas kesehatan itu masih tersedia oksigen.

Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Soebandi, yang menjadi salah satu RS rujukan pasien Covid-19, juga sudah penuh. Bahkan, informasi yang beredar menyebutkan bahwa ketersediaan gas oksigen di RS kelas B tersebut juga habis.

Jawa Pos Radar Jember mengonfirmasi Direktur RSD dr Soebandi Hendro Soelistijono. Dia mengatakan, selama kenaikan jumlah pasien Covid-19 di Jember, pihaknya tidak pernah sampai kehabisan oksigen. Sebab, sejak meningkatnya pasien, Bupati Jember Hendy Siswanto membantu distribusi oksigen ke rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut. “Ketersediaan oksigen masih terjaga, karena kami dibantu oleh Polri dan TNI. Kan ada koordinasi dengan PT Samator sebagai penyedia. Terutama dibantu Pak Bupati dalam bentuk truk,” katanya, melalui sambungan telepon, kemarin (12/7).

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Meningkatnya jumlah pasien Covid-19 di Jember mengakibatkan ketersediaan oksigen kian terbatas. Hampir satu pekan terakhir, sebagian warga yang melakukan isolasi mandiri (isoman) mengaku sulit mendapatkan tabung oksigen. Akhirnya, banyak warga yang harus melakukan isolasi di rumah sakit (RS) karena di fasilitas kesehatan itu masih tersedia oksigen.

Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Soebandi, yang menjadi salah satu RS rujukan pasien Covid-19, juga sudah penuh. Bahkan, informasi yang beredar menyebutkan bahwa ketersediaan gas oksigen di RS kelas B tersebut juga habis.

Jawa Pos Radar Jember mengonfirmasi Direktur RSD dr Soebandi Hendro Soelistijono. Dia mengatakan, selama kenaikan jumlah pasien Covid-19 di Jember, pihaknya tidak pernah sampai kehabisan oksigen. Sebab, sejak meningkatnya pasien, Bupati Jember Hendy Siswanto membantu distribusi oksigen ke rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut. “Ketersediaan oksigen masih terjaga, karena kami dibantu oleh Polri dan TNI. Kan ada koordinasi dengan PT Samator sebagai penyedia. Terutama dibantu Pak Bupati dalam bentuk truk,” katanya, melalui sambungan telepon, kemarin (12/7).

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Meningkatnya jumlah pasien Covid-19 di Jember mengakibatkan ketersediaan oksigen kian terbatas. Hampir satu pekan terakhir, sebagian warga yang melakukan isolasi mandiri (isoman) mengaku sulit mendapatkan tabung oksigen. Akhirnya, banyak warga yang harus melakukan isolasi di rumah sakit (RS) karena di fasilitas kesehatan itu masih tersedia oksigen.

Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Soebandi, yang menjadi salah satu RS rujukan pasien Covid-19, juga sudah penuh. Bahkan, informasi yang beredar menyebutkan bahwa ketersediaan gas oksigen di RS kelas B tersebut juga habis.

Jawa Pos Radar Jember mengonfirmasi Direktur RSD dr Soebandi Hendro Soelistijono. Dia mengatakan, selama kenaikan jumlah pasien Covid-19 di Jember, pihaknya tidak pernah sampai kehabisan oksigen. Sebab, sejak meningkatnya pasien, Bupati Jember Hendy Siswanto membantu distribusi oksigen ke rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut. “Ketersediaan oksigen masih terjaga, karena kami dibantu oleh Polri dan TNI. Kan ada koordinasi dengan PT Samator sebagai penyedia. Terutama dibantu Pak Bupati dalam bentuk truk,” katanya, melalui sambungan telepon, kemarin (12/7).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

Pemkab Terima Hibah FABA

Marak Spot Iklan Ilegal di Porprov

Gulat Dongkrak Perolehan 18 Poin

/