alexametrics
23.3 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Sasaran Vaksinasi Perlu Diperluas

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Satgas Covid-19 terus memberikan vaksinasi kepada sejumlah sasaran, termasuk para santri. Nah, kali ini politisi PKB meminta agar sasaran vaksin diperluas. Salah satunya bisa diberikan kepada guru mengaji yang ada di kampung-kampung.

“Itu penting, karena guru ngaji langsung bersinggungan dengan anak-anak. Jumlah mereka pun banyak dan tersebar di Jember,” kata Mufid, anggota Komisi C DPRD Jember dari Fraksi PKB.

Para guru mengaji, menurutnya, layak menjadi bagian dari prioritas pemerintah. Hal itu agar mereka aman dari wabah korona. Hal lain yang tidak kalah penting yakni perlindungan terhadap anak-anak yang mengaji di surau-surau.

Mobile_AP_Rectangle 2

Data yang diketahuinya, jumlah guru mengaji di Jember ada sekitar 30 ribu orang. Selama wabah korona ada hingga sekarang, mereka pun mayoritas tetap aktif memberikan pengajaran. Terlebih guru mengaji dasar untuk anak-anak setingkat pendidikan sekolah dasar. “Ini merupakan bagian dari pendidikan karakter. Kalau berhenti, sangat berpengaruh terhadap anak,” ujarnya.

Pada tahun ajaran baru ini, dia menambahkan, pemerintah juga selayaknya memperhatikan sarana-prasarana sampai vaksinasi terhadap para guru. “Jangan hanya terbatas pada yang negeri. Sekolah swasta di semua lokasi juga penting menjadi perhatian. Toh, wabah korona mengancam siapa saja,” ucapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Satgas Covid-19 terus memberikan vaksinasi kepada sejumlah sasaran, termasuk para santri. Nah, kali ini politisi PKB meminta agar sasaran vaksin diperluas. Salah satunya bisa diberikan kepada guru mengaji yang ada di kampung-kampung.

“Itu penting, karena guru ngaji langsung bersinggungan dengan anak-anak. Jumlah mereka pun banyak dan tersebar di Jember,” kata Mufid, anggota Komisi C DPRD Jember dari Fraksi PKB.

Para guru mengaji, menurutnya, layak menjadi bagian dari prioritas pemerintah. Hal itu agar mereka aman dari wabah korona. Hal lain yang tidak kalah penting yakni perlindungan terhadap anak-anak yang mengaji di surau-surau.

Data yang diketahuinya, jumlah guru mengaji di Jember ada sekitar 30 ribu orang. Selama wabah korona ada hingga sekarang, mereka pun mayoritas tetap aktif memberikan pengajaran. Terlebih guru mengaji dasar untuk anak-anak setingkat pendidikan sekolah dasar. “Ini merupakan bagian dari pendidikan karakter. Kalau berhenti, sangat berpengaruh terhadap anak,” ujarnya.

Pada tahun ajaran baru ini, dia menambahkan, pemerintah juga selayaknya memperhatikan sarana-prasarana sampai vaksinasi terhadap para guru. “Jangan hanya terbatas pada yang negeri. Sekolah swasta di semua lokasi juga penting menjadi perhatian. Toh, wabah korona mengancam siapa saja,” ucapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Satgas Covid-19 terus memberikan vaksinasi kepada sejumlah sasaran, termasuk para santri. Nah, kali ini politisi PKB meminta agar sasaran vaksin diperluas. Salah satunya bisa diberikan kepada guru mengaji yang ada di kampung-kampung.

“Itu penting, karena guru ngaji langsung bersinggungan dengan anak-anak. Jumlah mereka pun banyak dan tersebar di Jember,” kata Mufid, anggota Komisi C DPRD Jember dari Fraksi PKB.

Para guru mengaji, menurutnya, layak menjadi bagian dari prioritas pemerintah. Hal itu agar mereka aman dari wabah korona. Hal lain yang tidak kalah penting yakni perlindungan terhadap anak-anak yang mengaji di surau-surau.

Data yang diketahuinya, jumlah guru mengaji di Jember ada sekitar 30 ribu orang. Selama wabah korona ada hingga sekarang, mereka pun mayoritas tetap aktif memberikan pengajaran. Terlebih guru mengaji dasar untuk anak-anak setingkat pendidikan sekolah dasar. “Ini merupakan bagian dari pendidikan karakter. Kalau berhenti, sangat berpengaruh terhadap anak,” ujarnya.

Pada tahun ajaran baru ini, dia menambahkan, pemerintah juga selayaknya memperhatikan sarana-prasarana sampai vaksinasi terhadap para guru. “Jangan hanya terbatas pada yang negeri. Sekolah swasta di semua lokasi juga penting menjadi perhatian. Toh, wabah korona mengancam siapa saja,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/