alexametrics
32 C
Jember
Thursday, 23 September 2021
spot_imgspot_img

Dandim Turun Gunung, Sekolah Pinggiran Dapat Vaksin

Mobile_AP_Rectangle 1

BALUNG, RADARJEMBER.ID – Geliat vaksinasi tidak hanya diselenggarakan di kawasan perkotaan. Daerah pinggiran pun tak luput menjadi sasaran penerima vaksin. Mulai dari orang dewasa hingga anak-anak. Termasuk pelajar, yang dalam waktu dekat bisa mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM).

Salah satunya digelar di SMP Negeri 1 Balung, kemarin (10/9). Ratusan pelajar sekolah tersebut menjadi penerima vaksin yang dilakukan oleh petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jember melalui Puskesmas Karangduren, Puskesmas Balung, serta Kodim 0824 Jember.

Rika Aprilia Wati, salah seorang siswi kelas VII A, mengaku senang setelah mendapatkan vaksin. Hal yang sama juga disampaikan Rahman Aria Satya, siswa kelas VII A. Awalnya, mereka memang sempat takut setelah ada temannya yang mengaku sakit saat divaksin. “Ternyata tidak sakit. Dan setelah divaksin rasanya plong. Tidak seperti apa yang dibayangkan dan sama sekali tidak sakit,” kata Aprilia.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tak tanggung-tanggung, agenda vaksinasi tersebut dipantau langsung oleh Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin. Dirinya juga ikut menenangkan siswa yang terlihat ketakutan saat hendak disuntik, serta menemani pelajar yang tengah duduk di bangku antrean, di depan laboratorium kesehatan.

Lebih lanjut, Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin menuturkan kepada Jawa Pos Radar Jember untuk vaksin yang dilakukan di SMP Negeri 1 Balung itu telah disiapkan sebanyak 750 dosis. “Kegiatan ini kami laksanakan secara terus-menerus pada beberapa sekolah di Kabupaten Jember,” paparnya. Tujuannya agar konsep uji coba PTM bagi pelajar bisa terlaksana.

Sementara itu, Bupati Jember Hendy Siswanto juga menyampaikan bahwa pihaknya tengah serius dalam pelaksanaan vaksinasi. Termasuk kepada kalangan pelajar di lingkungan pondok pesantren. Salah satunya melalui aktivitas vaksinasi ribuan santri di Pondok Pesantren Raudhatul Musabab, Desa Sumber Wringin, Kecamatan Sukowono, belum lama ini.

- Advertisement -

BALUNG, RADARJEMBER.ID – Geliat vaksinasi tidak hanya diselenggarakan di kawasan perkotaan. Daerah pinggiran pun tak luput menjadi sasaran penerima vaksin. Mulai dari orang dewasa hingga anak-anak. Termasuk pelajar, yang dalam waktu dekat bisa mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM).

Salah satunya digelar di SMP Negeri 1 Balung, kemarin (10/9). Ratusan pelajar sekolah tersebut menjadi penerima vaksin yang dilakukan oleh petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jember melalui Puskesmas Karangduren, Puskesmas Balung, serta Kodim 0824 Jember.

Rika Aprilia Wati, salah seorang siswi kelas VII A, mengaku senang setelah mendapatkan vaksin. Hal yang sama juga disampaikan Rahman Aria Satya, siswa kelas VII A. Awalnya, mereka memang sempat takut setelah ada temannya yang mengaku sakit saat divaksin. “Ternyata tidak sakit. Dan setelah divaksin rasanya plong. Tidak seperti apa yang dibayangkan dan sama sekali tidak sakit,” kata Aprilia.

Tak tanggung-tanggung, agenda vaksinasi tersebut dipantau langsung oleh Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin. Dirinya juga ikut menenangkan siswa yang terlihat ketakutan saat hendak disuntik, serta menemani pelajar yang tengah duduk di bangku antrean, di depan laboratorium kesehatan.

Lebih lanjut, Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin menuturkan kepada Jawa Pos Radar Jember untuk vaksin yang dilakukan di SMP Negeri 1 Balung itu telah disiapkan sebanyak 750 dosis. “Kegiatan ini kami laksanakan secara terus-menerus pada beberapa sekolah di Kabupaten Jember,” paparnya. Tujuannya agar konsep uji coba PTM bagi pelajar bisa terlaksana.

Sementara itu, Bupati Jember Hendy Siswanto juga menyampaikan bahwa pihaknya tengah serius dalam pelaksanaan vaksinasi. Termasuk kepada kalangan pelajar di lingkungan pondok pesantren. Salah satunya melalui aktivitas vaksinasi ribuan santri di Pondok Pesantren Raudhatul Musabab, Desa Sumber Wringin, Kecamatan Sukowono, belum lama ini.

BALUNG, RADARJEMBER.ID – Geliat vaksinasi tidak hanya diselenggarakan di kawasan perkotaan. Daerah pinggiran pun tak luput menjadi sasaran penerima vaksin. Mulai dari orang dewasa hingga anak-anak. Termasuk pelajar, yang dalam waktu dekat bisa mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM).

Salah satunya digelar di SMP Negeri 1 Balung, kemarin (10/9). Ratusan pelajar sekolah tersebut menjadi penerima vaksin yang dilakukan oleh petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jember melalui Puskesmas Karangduren, Puskesmas Balung, serta Kodim 0824 Jember.

Rika Aprilia Wati, salah seorang siswi kelas VII A, mengaku senang setelah mendapatkan vaksin. Hal yang sama juga disampaikan Rahman Aria Satya, siswa kelas VII A. Awalnya, mereka memang sempat takut setelah ada temannya yang mengaku sakit saat divaksin. “Ternyata tidak sakit. Dan setelah divaksin rasanya plong. Tidak seperti apa yang dibayangkan dan sama sekali tidak sakit,” kata Aprilia.

Tak tanggung-tanggung, agenda vaksinasi tersebut dipantau langsung oleh Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin. Dirinya juga ikut menenangkan siswa yang terlihat ketakutan saat hendak disuntik, serta menemani pelajar yang tengah duduk di bangku antrean, di depan laboratorium kesehatan.

Lebih lanjut, Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin menuturkan kepada Jawa Pos Radar Jember untuk vaksin yang dilakukan di SMP Negeri 1 Balung itu telah disiapkan sebanyak 750 dosis. “Kegiatan ini kami laksanakan secara terus-menerus pada beberapa sekolah di Kabupaten Jember,” paparnya. Tujuannya agar konsep uji coba PTM bagi pelajar bisa terlaksana.

Sementara itu, Bupati Jember Hendy Siswanto juga menyampaikan bahwa pihaknya tengah serius dalam pelaksanaan vaksinasi. Termasuk kepada kalangan pelajar di lingkungan pondok pesantren. Salah satunya melalui aktivitas vaksinasi ribuan santri di Pondok Pesantren Raudhatul Musabab, Desa Sumber Wringin, Kecamatan Sukowono, belum lama ini.


BERITA TERKINI

Wajib Dibaca