alexametrics
26.5 C
Jember
Sunday, 25 September 2022

Lari Pagi, Jantung Semakin Sehat

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Joging atau lari santai pagi menjadi rutinitas kala akhir pekan tiba. Kegiatan joging yang menjadi rutinitas sangat baik untuk kesehatan. Salah satu perawat di Puskesmas Sukowono, Isnainia Otavandita, mengatakan, lari pagi dapat membuat jantung semakin sehat.

BACA JUGA : Desa Mulyorejo dan Banyuanyar Berjabat Tangan Capai Kesepakatan Damai

Selain Alun-Alun Jember, lingkungan Universitas Jember menjadi salah satu tempat favorit warga Jember untuk joging. Suasana kampus rindang, sehingga tidak terlalu panas untuk berlari.

Mobile_AP_Rectangle 2

Rahmad, salah satu warga Jember yang rutin joging setiap harinya, mengaku bahwa pilihan tempat untuk joging hanya Alun-Alun Jember dan Unej. “Kalau mau joging yang jauh dan agak lama lebih baik di alun-alun. Tapi, kalau hanya mau bentar saja di Unej, karena putaran di Unej tidak besar. Jadi, kalau putar-putar terus bosan rasanya. Kalau di alun-alun kan luas. Banyak yang dilihat juga kalau mau lama, enak di alun-alun,” jelasnya.

Selain itu, Rahmad juga mengungkapkan jika ia joging setiap harinya untuk kesehatan. “Fungsi lari joging itu untuk kesehatan. bisa untuk bakar kalori,” jelasnya.

Menurutnya, joging sebenarnya tidak hanya bisa dilakukan saat pagi atau sore. Malam pun bisa. “Misalkan kita jogingnya malam, maka besok paginya biasanya lebih enak dan lebih segar. Kalau joging pagi itu sebenarnya lebih enak kalau untuk bakar kalori,” tuturnya.

Agar bisa kuat dalam joging, ada beberapa trik yang biasa dilakukan Rahmad. Pertama dari kecepatannya, pada saat satu kilometer pertama tidak usah terlalu mengeluarkan kecepatan maksimal. Jalan pun tidak apa-apa. “Buat badan kita panas dulu. Nanti baru kilometer kedua, tiga, empat, dan seterusnya dibuat konsisten larinya. Tidak usah cepat-cepat, asal konsisten,” tuturnya.

Selain itu, perhatikan juga formasi gaya berlari. “Supaya kuat itu harus memperbaiki formasi gaya berlari. Seperti kita lihat ada yang joging dengan tangannya goyang, atau juga ada kakinya terlalu mengangkat. Jadi, seharusnya itu ada formasi tubuh untuk lari,” tuturnya.

Ia mengatakan, untuk menambah tenaga, sebelum joging jangan mengonsumsi nasi. Buah saja cukup, seperti pisang, itu bagus. Jika ingin memakan nasi atau makanan yang berat, sebaiknya setelah jogging. (mg3/c2/dwi)

 

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Joging atau lari santai pagi menjadi rutinitas kala akhir pekan tiba. Kegiatan joging yang menjadi rutinitas sangat baik untuk kesehatan. Salah satu perawat di Puskesmas Sukowono, Isnainia Otavandita, mengatakan, lari pagi dapat membuat jantung semakin sehat.

BACA JUGA : Desa Mulyorejo dan Banyuanyar Berjabat Tangan Capai Kesepakatan Damai

Selain Alun-Alun Jember, lingkungan Universitas Jember menjadi salah satu tempat favorit warga Jember untuk joging. Suasana kampus rindang, sehingga tidak terlalu panas untuk berlari.

Rahmad, salah satu warga Jember yang rutin joging setiap harinya, mengaku bahwa pilihan tempat untuk joging hanya Alun-Alun Jember dan Unej. “Kalau mau joging yang jauh dan agak lama lebih baik di alun-alun. Tapi, kalau hanya mau bentar saja di Unej, karena putaran di Unej tidak besar. Jadi, kalau putar-putar terus bosan rasanya. Kalau di alun-alun kan luas. Banyak yang dilihat juga kalau mau lama, enak di alun-alun,” jelasnya.

Selain itu, Rahmad juga mengungkapkan jika ia joging setiap harinya untuk kesehatan. “Fungsi lari joging itu untuk kesehatan. bisa untuk bakar kalori,” jelasnya.

Menurutnya, joging sebenarnya tidak hanya bisa dilakukan saat pagi atau sore. Malam pun bisa. “Misalkan kita jogingnya malam, maka besok paginya biasanya lebih enak dan lebih segar. Kalau joging pagi itu sebenarnya lebih enak kalau untuk bakar kalori,” tuturnya.

Agar bisa kuat dalam joging, ada beberapa trik yang biasa dilakukan Rahmad. Pertama dari kecepatannya, pada saat satu kilometer pertama tidak usah terlalu mengeluarkan kecepatan maksimal. Jalan pun tidak apa-apa. “Buat badan kita panas dulu. Nanti baru kilometer kedua, tiga, empat, dan seterusnya dibuat konsisten larinya. Tidak usah cepat-cepat, asal konsisten,” tuturnya.

Selain itu, perhatikan juga formasi gaya berlari. “Supaya kuat itu harus memperbaiki formasi gaya berlari. Seperti kita lihat ada yang joging dengan tangannya goyang, atau juga ada kakinya terlalu mengangkat. Jadi, seharusnya itu ada formasi tubuh untuk lari,” tuturnya.

Ia mengatakan, untuk menambah tenaga, sebelum joging jangan mengonsumsi nasi. Buah saja cukup, seperti pisang, itu bagus. Jika ingin memakan nasi atau makanan yang berat, sebaiknya setelah jogging. (mg3/c2/dwi)

 

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Joging atau lari santai pagi menjadi rutinitas kala akhir pekan tiba. Kegiatan joging yang menjadi rutinitas sangat baik untuk kesehatan. Salah satu perawat di Puskesmas Sukowono, Isnainia Otavandita, mengatakan, lari pagi dapat membuat jantung semakin sehat.

BACA JUGA : Desa Mulyorejo dan Banyuanyar Berjabat Tangan Capai Kesepakatan Damai

Selain Alun-Alun Jember, lingkungan Universitas Jember menjadi salah satu tempat favorit warga Jember untuk joging. Suasana kampus rindang, sehingga tidak terlalu panas untuk berlari.

Rahmad, salah satu warga Jember yang rutin joging setiap harinya, mengaku bahwa pilihan tempat untuk joging hanya Alun-Alun Jember dan Unej. “Kalau mau joging yang jauh dan agak lama lebih baik di alun-alun. Tapi, kalau hanya mau bentar saja di Unej, karena putaran di Unej tidak besar. Jadi, kalau putar-putar terus bosan rasanya. Kalau di alun-alun kan luas. Banyak yang dilihat juga kalau mau lama, enak di alun-alun,” jelasnya.

Selain itu, Rahmad juga mengungkapkan jika ia joging setiap harinya untuk kesehatan. “Fungsi lari joging itu untuk kesehatan. bisa untuk bakar kalori,” jelasnya.

Menurutnya, joging sebenarnya tidak hanya bisa dilakukan saat pagi atau sore. Malam pun bisa. “Misalkan kita jogingnya malam, maka besok paginya biasanya lebih enak dan lebih segar. Kalau joging pagi itu sebenarnya lebih enak kalau untuk bakar kalori,” tuturnya.

Agar bisa kuat dalam joging, ada beberapa trik yang biasa dilakukan Rahmad. Pertama dari kecepatannya, pada saat satu kilometer pertama tidak usah terlalu mengeluarkan kecepatan maksimal. Jalan pun tidak apa-apa. “Buat badan kita panas dulu. Nanti baru kilometer kedua, tiga, empat, dan seterusnya dibuat konsisten larinya. Tidak usah cepat-cepat, asal konsisten,” tuturnya.

Selain itu, perhatikan juga formasi gaya berlari. “Supaya kuat itu harus memperbaiki formasi gaya berlari. Seperti kita lihat ada yang joging dengan tangannya goyang, atau juga ada kakinya terlalu mengangkat. Jadi, seharusnya itu ada formasi tubuh untuk lari,” tuturnya.

Ia mengatakan, untuk menambah tenaga, sebelum joging jangan mengonsumsi nasi. Buah saja cukup, seperti pisang, itu bagus. Jika ingin memakan nasi atau makanan yang berat, sebaiknya setelah jogging. (mg3/c2/dwi)

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/