alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Vaksin Lengkap, Naik Kereta Tak Perlu Rapid

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER LOR, Radar Jember – Kabar menggembirakan bagi masyarakat yang akan menggunakan jasa transportasi Kereta Api Indonesia (KAI). Pasalnya, mulai Rabu (9/3) kemarin, warga yang sudah menjalani vaksinasi lengkap, dua atau tiga kali, tidak lagi diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif tes PCR atau rapid test antigen pada saat proses boarding.

Aturan tersebut menyesuaikan dengan terbitnya SE Kementerian Perhubungan Nomor 25 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada masa pandemi Covid-19, Selasa, 8 Maret 2022.

Menurut Broer Rizal, Vice President PT KAI Daop 9 Jember, yang dilansir dari pernyataan VP Public Relations KAI Joni Martinus, KAI senantiasa mengikuti dan mematuhi seluruh ketentuan dari pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 pada moda transportasi kereta api.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sedangkan untuk validasi data vaksinasi penumpang, KAI telah mengintegrasikan ticketing system KAI dengan aplikasi PeduliLindungi. Hasilnya, data vaksinasi penumpang dapat langsung diketahui oleh KAI pada saat pemesanan tiket melalui KAI Access, web KAI, dan pada saat boarding.

Adapun persyaratan yang harus dipenuhi untuk bisa menggunakan jasa KA jarak jauh adalah calon penumpang telah divaksin minimal dosis dua. Sementara, bagi yang belum vaksinasi minimal dosis dua atau yang masih belum divaksin harus melampirkan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen maksimal 1×24 jam atau PCR 3×24 jam sebelum jadwal keberangkatan. Serta bagi yang berusia di bawah enam tahun harus didampingi orang tua dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

- Advertisement -

JEMBER LOR, Radar Jember – Kabar menggembirakan bagi masyarakat yang akan menggunakan jasa transportasi Kereta Api Indonesia (KAI). Pasalnya, mulai Rabu (9/3) kemarin, warga yang sudah menjalani vaksinasi lengkap, dua atau tiga kali, tidak lagi diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif tes PCR atau rapid test antigen pada saat proses boarding.

Aturan tersebut menyesuaikan dengan terbitnya SE Kementerian Perhubungan Nomor 25 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada masa pandemi Covid-19, Selasa, 8 Maret 2022.

Menurut Broer Rizal, Vice President PT KAI Daop 9 Jember, yang dilansir dari pernyataan VP Public Relations KAI Joni Martinus, KAI senantiasa mengikuti dan mematuhi seluruh ketentuan dari pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 pada moda transportasi kereta api.

Sedangkan untuk validasi data vaksinasi penumpang, KAI telah mengintegrasikan ticketing system KAI dengan aplikasi PeduliLindungi. Hasilnya, data vaksinasi penumpang dapat langsung diketahui oleh KAI pada saat pemesanan tiket melalui KAI Access, web KAI, dan pada saat boarding.

Adapun persyaratan yang harus dipenuhi untuk bisa menggunakan jasa KA jarak jauh adalah calon penumpang telah divaksin minimal dosis dua. Sementara, bagi yang belum vaksinasi minimal dosis dua atau yang masih belum divaksin harus melampirkan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen maksimal 1×24 jam atau PCR 3×24 jam sebelum jadwal keberangkatan. Serta bagi yang berusia di bawah enam tahun harus didampingi orang tua dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

JEMBER LOR, Radar Jember – Kabar menggembirakan bagi masyarakat yang akan menggunakan jasa transportasi Kereta Api Indonesia (KAI). Pasalnya, mulai Rabu (9/3) kemarin, warga yang sudah menjalani vaksinasi lengkap, dua atau tiga kali, tidak lagi diwajibkan untuk menunjukkan hasil negatif tes PCR atau rapid test antigen pada saat proses boarding.

Aturan tersebut menyesuaikan dengan terbitnya SE Kementerian Perhubungan Nomor 25 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada masa pandemi Covid-19, Selasa, 8 Maret 2022.

Menurut Broer Rizal, Vice President PT KAI Daop 9 Jember, yang dilansir dari pernyataan VP Public Relations KAI Joni Martinus, KAI senantiasa mengikuti dan mematuhi seluruh ketentuan dari pemerintah dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 pada moda transportasi kereta api.

Sedangkan untuk validasi data vaksinasi penumpang, KAI telah mengintegrasikan ticketing system KAI dengan aplikasi PeduliLindungi. Hasilnya, data vaksinasi penumpang dapat langsung diketahui oleh KAI pada saat pemesanan tiket melalui KAI Access, web KAI, dan pada saat boarding.

Adapun persyaratan yang harus dipenuhi untuk bisa menggunakan jasa KA jarak jauh adalah calon penumpang telah divaksin minimal dosis dua. Sementara, bagi yang belum vaksinasi minimal dosis dua atau yang masih belum divaksin harus melampirkan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen maksimal 1×24 jam atau PCR 3×24 jam sebelum jadwal keberangkatan. Serta bagi yang berusia di bawah enam tahun harus didampingi orang tua dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/