alexametrics
23.1 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Kini Giliran Pondok Pesantren Lakukan Vaksin Massal

Ciptakan Herd Immunity bagi Santri

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERWRINGIN, RADARJEMBER.ID – Meski memiliki risiko rendah untuk terpapar Covid-19, santri menjadi salah satu sasaran Pemkab Jember untuk mendapatkan vaksin demi menciptakan herd immunity alias kekebalan masal. Kali ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Polres Jember kembali melaksanakan vaksinasi masal Covid-19 tahap pertama dalam rangka program percepatan vaksinasi merdeka, yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum, Dusun Krajan, Desa Sumberwringin, Kecamatan Sukowono, Selasa (7/9).

Pada kegiatan vaksinasi Covid-19 ini, pemkab melibatkan tenaga kesehatan dari Polres Jember dan Dinkes Jember. Mereka mengimbau agar santri yang hadir di lokasi tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin SIK MH mengatakan, jumlah peserta vaksinasi merdeka dosis pertama yang dilaksanakan sekitar 500 santri. “Ini merupakan wujud transformasi Polri yang presisi mendukung percepatan penanganan Covid-19, untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia maju,” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dirinya menambahkan, masyarakat yang akan melakukan vaksinasi Covid-19 tahap kedua harus menunjukan kartu vaksin dosis tahap pertama dan langsung mengambil nomor antrean. Kemudian, dilanjutkan dengan pengecekan suhu tubuh, cek tekanan darah, registrasi, verifikasi data, dan konsultasi atau screening oleh petugas vaksinasi. “Kemudian, baru dilaksanakan penyuntikan vaksin, dan selanjutnya dilakukan observasi kurang lebih 30 menit,” tambahnya.

- Advertisement -

SUMBERWRINGIN, RADARJEMBER.ID – Meski memiliki risiko rendah untuk terpapar Covid-19, santri menjadi salah satu sasaran Pemkab Jember untuk mendapatkan vaksin demi menciptakan herd immunity alias kekebalan masal. Kali ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Polres Jember kembali melaksanakan vaksinasi masal Covid-19 tahap pertama dalam rangka program percepatan vaksinasi merdeka, yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum, Dusun Krajan, Desa Sumberwringin, Kecamatan Sukowono, Selasa (7/9).

Pada kegiatan vaksinasi Covid-19 ini, pemkab melibatkan tenaga kesehatan dari Polres Jember dan Dinkes Jember. Mereka mengimbau agar santri yang hadir di lokasi tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin SIK MH mengatakan, jumlah peserta vaksinasi merdeka dosis pertama yang dilaksanakan sekitar 500 santri. “Ini merupakan wujud transformasi Polri yang presisi mendukung percepatan penanganan Covid-19, untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia maju,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, masyarakat yang akan melakukan vaksinasi Covid-19 tahap kedua harus menunjukan kartu vaksin dosis tahap pertama dan langsung mengambil nomor antrean. Kemudian, dilanjutkan dengan pengecekan suhu tubuh, cek tekanan darah, registrasi, verifikasi data, dan konsultasi atau screening oleh petugas vaksinasi. “Kemudian, baru dilaksanakan penyuntikan vaksin, dan selanjutnya dilakukan observasi kurang lebih 30 menit,” tambahnya.

SUMBERWRINGIN, RADARJEMBER.ID – Meski memiliki risiko rendah untuk terpapar Covid-19, santri menjadi salah satu sasaran Pemkab Jember untuk mendapatkan vaksin demi menciptakan herd immunity alias kekebalan masal. Kali ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Polres Jember kembali melaksanakan vaksinasi masal Covid-19 tahap pertama dalam rangka program percepatan vaksinasi merdeka, yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum, Dusun Krajan, Desa Sumberwringin, Kecamatan Sukowono, Selasa (7/9).

Pada kegiatan vaksinasi Covid-19 ini, pemkab melibatkan tenaga kesehatan dari Polres Jember dan Dinkes Jember. Mereka mengimbau agar santri yang hadir di lokasi tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin SIK MH mengatakan, jumlah peserta vaksinasi merdeka dosis pertama yang dilaksanakan sekitar 500 santri. “Ini merupakan wujud transformasi Polri yang presisi mendukung percepatan penanganan Covid-19, untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia maju,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, masyarakat yang akan melakukan vaksinasi Covid-19 tahap kedua harus menunjukan kartu vaksin dosis tahap pertama dan langsung mengambil nomor antrean. Kemudian, dilanjutkan dengan pengecekan suhu tubuh, cek tekanan darah, registrasi, verifikasi data, dan konsultasi atau screening oleh petugas vaksinasi. “Kemudian, baru dilaksanakan penyuntikan vaksin, dan selanjutnya dilakukan observasi kurang lebih 30 menit,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/