alexametrics
22.4 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Waspadai Klaster Baju Hari Raya

Mobile_AP_Rectangle 1

Hendy menyebut bahwa virus Covid-19 ini tidak bisa disepelekan. Bahkan, dia menyebut dirinya menjadi salah seorang yang dirugikan lantaran Covid-19. “Adik saya sendiri sudah menjadi korban. Jadi, saya ngomong ini secara riil dan tak dibuat-buat,” pungkasnya.

Lebih lanjut, dia mengimbau masyarakat Jember supaya cermat dalam memilih waktu untuk berbelanja. Biasanya, antrean membeludak pada malam hari. “Soalnya, banyak yang memilih belanja malam, sehingga menumpuk,” ujarnya. Karena itu, dia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan waktu longgar di siang atau sore hari untuk berbelanja guna mencegah terjadinya kerumunan yang berujung pada tidak terealisasinya protokol kesehatan.

 

Mobile_AP_Rectangle 2

 

Jurnalis : Isnein Purnomo
Fotografer :
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -

Hendy menyebut bahwa virus Covid-19 ini tidak bisa disepelekan. Bahkan, dia menyebut dirinya menjadi salah seorang yang dirugikan lantaran Covid-19. “Adik saya sendiri sudah menjadi korban. Jadi, saya ngomong ini secara riil dan tak dibuat-buat,” pungkasnya.

Lebih lanjut, dia mengimbau masyarakat Jember supaya cermat dalam memilih waktu untuk berbelanja. Biasanya, antrean membeludak pada malam hari. “Soalnya, banyak yang memilih belanja malam, sehingga menumpuk,” ujarnya. Karena itu, dia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan waktu longgar di siang atau sore hari untuk berbelanja guna mencegah terjadinya kerumunan yang berujung pada tidak terealisasinya protokol kesehatan.

 

 

Jurnalis : Isnein Purnomo
Fotografer :
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

Hendy menyebut bahwa virus Covid-19 ini tidak bisa disepelekan. Bahkan, dia menyebut dirinya menjadi salah seorang yang dirugikan lantaran Covid-19. “Adik saya sendiri sudah menjadi korban. Jadi, saya ngomong ini secara riil dan tak dibuat-buat,” pungkasnya.

Lebih lanjut, dia mengimbau masyarakat Jember supaya cermat dalam memilih waktu untuk berbelanja. Biasanya, antrean membeludak pada malam hari. “Soalnya, banyak yang memilih belanja malam, sehingga menumpuk,” ujarnya. Karena itu, dia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan waktu longgar di siang atau sore hari untuk berbelanja guna mencegah terjadinya kerumunan yang berujung pada tidak terealisasinya protokol kesehatan.

 

 

Jurnalis : Isnein Purnomo
Fotografer :
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/