alexametrics
26.7 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Gagas Layanan Safari Kesehatan Keliling

Mobile_AP_Rectangle 1

Tak hanya itu, PMI Jember juga bercita-cita membangun rumah sakit bedah emergency. Rumah sakit yang nantinya memberi layanan bedah operasi ini diharapkan berbeda dengan fasilitas kesehatan pada umumnya. Sebab, targetnya mampu melayani masyarakat lebih cepat, tak pakai antre. “Itu yang besar-besar yang kami rencanakan. Mudah-mudahan bantuan ini bisa merealisasikan program itu,” harap Zaenal.

Terbaru, PMI juga membuat program Safari Kesehatan. Semua petugas kesehatan yang terlibat adalah sukarelawan, termasuk dokternya. Program jemput bola ini dilakukan PMI dengan menyasar pusat kegiatan masyarakat yang ramai dikunjungi. Seperti terminal maupun pasar tradisional.

Di dua lokasi ini, sukarelawan PMI melakukan pemeriksaan secara gratis. Di tiga terminal besar di Jember, seperti Tawang Alun, Terminal Arjasa, dan Pakusari, kehadiran sukarelawan PMI sangat membantu. Sebab, mereka memeriksa para awak bus. Jika ada yang kurang sehat, maka petugas medis menyarankan agar mereka diganti dan beristirahat.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut Zaenal, pemeriksaan kru bus itu sebagai langkah pencegahan agar tak sampai terjadi malapetaka. Sebab, PMI tidak hanya bisa bertindak ketika kecelakaan itu terjadi, tapi juga sebelum atau mencegah petaka itu terjadi. “Antusiasme masyarakat begitu besar. Terbukti, saat ada kendaraan medis PMI, masyarakat selalu ramai memanfaatkan layanan tersebut,” ujar Zaenal.

- Advertisement -

Tak hanya itu, PMI Jember juga bercita-cita membangun rumah sakit bedah emergency. Rumah sakit yang nantinya memberi layanan bedah operasi ini diharapkan berbeda dengan fasilitas kesehatan pada umumnya. Sebab, targetnya mampu melayani masyarakat lebih cepat, tak pakai antre. “Itu yang besar-besar yang kami rencanakan. Mudah-mudahan bantuan ini bisa merealisasikan program itu,” harap Zaenal.

Terbaru, PMI juga membuat program Safari Kesehatan. Semua petugas kesehatan yang terlibat adalah sukarelawan, termasuk dokternya. Program jemput bola ini dilakukan PMI dengan menyasar pusat kegiatan masyarakat yang ramai dikunjungi. Seperti terminal maupun pasar tradisional.

Di dua lokasi ini, sukarelawan PMI melakukan pemeriksaan secara gratis. Di tiga terminal besar di Jember, seperti Tawang Alun, Terminal Arjasa, dan Pakusari, kehadiran sukarelawan PMI sangat membantu. Sebab, mereka memeriksa para awak bus. Jika ada yang kurang sehat, maka petugas medis menyarankan agar mereka diganti dan beristirahat.

Menurut Zaenal, pemeriksaan kru bus itu sebagai langkah pencegahan agar tak sampai terjadi malapetaka. Sebab, PMI tidak hanya bisa bertindak ketika kecelakaan itu terjadi, tapi juga sebelum atau mencegah petaka itu terjadi. “Antusiasme masyarakat begitu besar. Terbukti, saat ada kendaraan medis PMI, masyarakat selalu ramai memanfaatkan layanan tersebut,” ujar Zaenal.

Tak hanya itu, PMI Jember juga bercita-cita membangun rumah sakit bedah emergency. Rumah sakit yang nantinya memberi layanan bedah operasi ini diharapkan berbeda dengan fasilitas kesehatan pada umumnya. Sebab, targetnya mampu melayani masyarakat lebih cepat, tak pakai antre. “Itu yang besar-besar yang kami rencanakan. Mudah-mudahan bantuan ini bisa merealisasikan program itu,” harap Zaenal.

Terbaru, PMI juga membuat program Safari Kesehatan. Semua petugas kesehatan yang terlibat adalah sukarelawan, termasuk dokternya. Program jemput bola ini dilakukan PMI dengan menyasar pusat kegiatan masyarakat yang ramai dikunjungi. Seperti terminal maupun pasar tradisional.

Di dua lokasi ini, sukarelawan PMI melakukan pemeriksaan secara gratis. Di tiga terminal besar di Jember, seperti Tawang Alun, Terminal Arjasa, dan Pakusari, kehadiran sukarelawan PMI sangat membantu. Sebab, mereka memeriksa para awak bus. Jika ada yang kurang sehat, maka petugas medis menyarankan agar mereka diganti dan beristirahat.

Menurut Zaenal, pemeriksaan kru bus itu sebagai langkah pencegahan agar tak sampai terjadi malapetaka. Sebab, PMI tidak hanya bisa bertindak ketika kecelakaan itu terjadi, tapi juga sebelum atau mencegah petaka itu terjadi. “Antusiasme masyarakat begitu besar. Terbukti, saat ada kendaraan medis PMI, masyarakat selalu ramai memanfaatkan layanan tersebut,” ujar Zaenal.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/