alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Atasi Sapi yang Terjangkit PMK, Bisa Pakai Racikan Obat Herbal

Mobile_AP_Rectangle 1

PANTI, Radar Jember – Masih merebaknya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Jember membuat peternak harus mencari solusi agar hewan ternaknya sehat dan lekas sembuh. Termasuk mencari kiat agar ternaknya terhindar dari wabah itu.

BACA JUGA : Sukses Masuk Delapan Besar, KONI Apresiasi Tim Analisis Data

Di tengah keterbatasan obat farmasi yang ada, salah seorang dokter hewan di Kecamatan Panti memilih menggunakan obat tradisional dan herbal untuk menyembuhkan hewan dari penyakit tersebut. Agung Gumelar, salah seorang dokter hewan di Kecamatan Panti, menjabarkan bahwa penularan PMK sapi ini bisa dari berbagai cara. Salah satunya melalui udara maupun barang-barang yang dikenakan oleh manusia.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Bahkan saya sehari bertugas bisa ganti pakaian sebanyak dua kali. Karena khawatir PMK-nya menular ke sapi lainnya,” ujar dia.

Sementara itu, vaksin yang disediakan oleh pemerintah saat ini untuk sapi terjangkit PMK jumlahnya masih terbatas. Karena itu, masih banyak sapi peternak belum kebagian.

- Advertisement -

PANTI, Radar Jember – Masih merebaknya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Jember membuat peternak harus mencari solusi agar hewan ternaknya sehat dan lekas sembuh. Termasuk mencari kiat agar ternaknya terhindar dari wabah itu.

BACA JUGA : Sukses Masuk Delapan Besar, KONI Apresiasi Tim Analisis Data

Di tengah keterbatasan obat farmasi yang ada, salah seorang dokter hewan di Kecamatan Panti memilih menggunakan obat tradisional dan herbal untuk menyembuhkan hewan dari penyakit tersebut. Agung Gumelar, salah seorang dokter hewan di Kecamatan Panti, menjabarkan bahwa penularan PMK sapi ini bisa dari berbagai cara. Salah satunya melalui udara maupun barang-barang yang dikenakan oleh manusia.

“Bahkan saya sehari bertugas bisa ganti pakaian sebanyak dua kali. Karena khawatir PMK-nya menular ke sapi lainnya,” ujar dia.

Sementara itu, vaksin yang disediakan oleh pemerintah saat ini untuk sapi terjangkit PMK jumlahnya masih terbatas. Karena itu, masih banyak sapi peternak belum kebagian.

PANTI, Radar Jember – Masih merebaknya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Jember membuat peternak harus mencari solusi agar hewan ternaknya sehat dan lekas sembuh. Termasuk mencari kiat agar ternaknya terhindar dari wabah itu.

BACA JUGA : Sukses Masuk Delapan Besar, KONI Apresiasi Tim Analisis Data

Di tengah keterbatasan obat farmasi yang ada, salah seorang dokter hewan di Kecamatan Panti memilih menggunakan obat tradisional dan herbal untuk menyembuhkan hewan dari penyakit tersebut. Agung Gumelar, salah seorang dokter hewan di Kecamatan Panti, menjabarkan bahwa penularan PMK sapi ini bisa dari berbagai cara. Salah satunya melalui udara maupun barang-barang yang dikenakan oleh manusia.

“Bahkan saya sehari bertugas bisa ganti pakaian sebanyak dua kali. Karena khawatir PMK-nya menular ke sapi lainnya,” ujar dia.

Sementara itu, vaksin yang disediakan oleh pemerintah saat ini untuk sapi terjangkit PMK jumlahnya masih terbatas. Karena itu, masih banyak sapi peternak belum kebagian.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/