Kontrol Kedua bagi Pasien Bibir Sumbing, Senyum Baru untuk Pasien dan Keluarga Pasien

Humas RSBS for Radar Jember Kontrol Kedua: Salah satu pasien bibir sumbing saat menjalani kontrol kedua di RSBS

RADARJEMBER.ID – Sepanjang bulan Agustus 2018, tahapan demi tahapan telah dilalui oleh para pasien bibir sumbing yang menjalani operasi gratis di Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember.  Mulai dari pemeriksaan awal (screening), persiapan operasi, operasi, kontrol pertama hingga akhirnya menjalani kontrol kedua.

IKLAN

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Pasien RSBS M. Aris Musaini AMd menjelaskan, pada tahap kontrol kedua ini biasanya akan dilakukan pembersihan dan perawatan bekas jahitan. Agar hasilnya maksimal, pasien maupun keluarga pasien perlu memperhatikan beberapa hal. Di antaranya, menjaga kebersihan mulut dan khusus pasien bayi hanya diperbolehkan minum dengan sendok atau dot khusus. “Sejak awal kami selalu memberikan informasi mengenai jadwal tahapan per tahapannya. Selain itu, juga mengedukasi pasien dan keluarga pasien apa yang perlu dilakukan setelah operasi,” jelasnya.

Salah satu orang tua pasien, Siti Nurmuamalah, mengaku bahagia akhirnya Alfan bisa memiliki senyum sempurna sama seperti Alfin, saudara kembarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa ia dan suami sempat tidak mengetahui jika kehamilan keduanya itu ternyata kembar. Namun, kebahagiaan yang dirasakan tidak berlangsung lama sampai pada waktunya si kembar lahir.  “Begitu lahir, suami ga cuma kaget, tapi juga sempat emosional begitu tahu kalau salah satu anak kami ada kelainan bawaan pada bagian bibirnya,” ungkapnya.

Kisah lain pun diutarakan oleh Yuyun, 30. Perempuan yang berdomisili di Kecamatan Jenggawah itu baru dikaruniai seorang putra. Usahanya untuk memiliki keturunan lagi harus tertahan karena dia kerap kali drop hingga keguguran. Sudah menjadi takdir, dia pun akhirnya kembali mendapatkan amanah untuk memiliki anak. Saat putra sulungnya duduk di bangku SMP, lahirlah si cantik Syahidah Alfira Aisyah di tengah keluarga kecilnya, meski dengan kondisi tidak sempurna.

“Di antara berbagai macam ujian, saya dan suami sangat bersyukur. Alhamdulillah lengkap putra dan putri. Semakin lengkap lagi karena putri kami bisa dioperasi gratis,” tuturnya.

Editor : M. Shodiq Syarif
Editor Bahasa: Yerri A Aji

Reporter :

Fotografer :

Editor :