alexametrics
28 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Jangan Mudah Termakan Hoaks Korona

Mobile_AP_Rectangle 1

TEMPUREJO.RADARJEMBER.ID- Virus Korona berasal dari Wuhan, Tiongkok. Saat ini virus mematikan itu menjadi perhatian dunia. Bahkan menjadi berita utama di media, baik itu cetak maupun elektronik.

Untuk itu dr. Ahmad Multazam, Ketua Perhimpunan Dokter Nadhatul Ulama (PDNU) Kabupaten Jember, meminta warga Kota Suwar-Suwir tidak panik dan tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong atau hoaks terkait peredaran virus Korona itu.

“Di tubuh organisasi PDNU sendiri terdapat unit siber NU dan memiliki tugas untuk memerangi informasi hoaks. Termasuk kabar tidak benar mengenai virus Korona dan hal itu membuat semua orang resah,”ungkap Multazam.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sebelumnya sempat tersiar kabar adanya pasien suspect Korona yang dirawat di RS Siloam Jember. Pihak rumah sakit sudah menepis kabar tersebut. Informasi yang beredar itu dinyatakan tidak benar alias hoaks.

- Advertisement -

TEMPUREJO.RADARJEMBER.ID- Virus Korona berasal dari Wuhan, Tiongkok. Saat ini virus mematikan itu menjadi perhatian dunia. Bahkan menjadi berita utama di media, baik itu cetak maupun elektronik.

Untuk itu dr. Ahmad Multazam, Ketua Perhimpunan Dokter Nadhatul Ulama (PDNU) Kabupaten Jember, meminta warga Kota Suwar-Suwir tidak panik dan tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong atau hoaks terkait peredaran virus Korona itu.

“Di tubuh organisasi PDNU sendiri terdapat unit siber NU dan memiliki tugas untuk memerangi informasi hoaks. Termasuk kabar tidak benar mengenai virus Korona dan hal itu membuat semua orang resah,”ungkap Multazam.

Sebelumnya sempat tersiar kabar adanya pasien suspect Korona yang dirawat di RS Siloam Jember. Pihak rumah sakit sudah menepis kabar tersebut. Informasi yang beredar itu dinyatakan tidak benar alias hoaks.

TEMPUREJO.RADARJEMBER.ID- Virus Korona berasal dari Wuhan, Tiongkok. Saat ini virus mematikan itu menjadi perhatian dunia. Bahkan menjadi berita utama di media, baik itu cetak maupun elektronik.

Untuk itu dr. Ahmad Multazam, Ketua Perhimpunan Dokter Nadhatul Ulama (PDNU) Kabupaten Jember, meminta warga Kota Suwar-Suwir tidak panik dan tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong atau hoaks terkait peredaran virus Korona itu.

“Di tubuh organisasi PDNU sendiri terdapat unit siber NU dan memiliki tugas untuk memerangi informasi hoaks. Termasuk kabar tidak benar mengenai virus Korona dan hal itu membuat semua orang resah,”ungkap Multazam.

Sebelumnya sempat tersiar kabar adanya pasien suspect Korona yang dirawat di RS Siloam Jember. Pihak rumah sakit sudah menepis kabar tersebut. Informasi yang beredar itu dinyatakan tidak benar alias hoaks.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/