alexametrics
22.3 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Kandungan Skincare yang Tidak Boleh Dicampur

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Beberapa ahli kecantikan akan menganjurkan kamu untuk menggunakan skincare routine berlapis untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit. Penggunaan skincare berlapis memang bagus untuk kulit namun perlu diketahui bahwa ada beberapa kandungan skincare yang ternyata tidak boleh digunakan bersamaan.

Girls sebaiknya kamu perlu mengetahui terlebih dahulu kandungan dan manfaat skincare yang digunakan. Pencampuran kandungan skincare yang tidak sesuai dapat menyebabkan breakout pada wajah. Yuk intip kandungan skincare apa saja yang tidak boleh digunakan bersamaan sebagai berikut:

1. Vit c dan AHA/BHA
Kedua senyawa aktif ini memiliki manfaat untuk menyamarkan noda hitam dan mencerahkan warna kulit sehingga sangat bagus digunakan untuk warna kulit yang tidak rata. Namun keduanya tidak boleh digunakan bersamaan karena dapat mempengaruhi efektifitas senyawa tersebut. Vitamin c mengandung kadar pH yang rendah sehingga apabila dicampur dengan AHA/BHA akan mengalami perubahan pada ekfetifitas zat asam terhadap kulit.

Mobile_AP_Rectangle 2

2. Retinol dan AHA
Retinol dan AHA memiliki khasiat untuk melawan tanda-tanda penuaan dini karena mempercepat pergantian sel kulit. namun kedua senyawa aktif itu tidak boleh digunakan bersamaan karena dapat merusak kulit. Retinol dan AHA dapat mempercepat pergantian sel kulit mati dan cenderung menimbulkan efek samping kulit iritasi seperti mengelupas dan kemerahan. Oleh karena itu kedua senyawa ini tidak boleh digunakan bersamaan

3. Retinol dan Benzoil Peroksida.
Meskipun sama-sama memiliki manfaat untuk membantu menghilang jerawat namun ternyata kedua bahan ini tidak boleh digunakan bersamaan loh. Hal ini karena benzoil peroksida dapat menonaktifkan molekul retinoid. Obat jerawat yang mengandung benzoil peroskida akan menghambat fungsi retinol sehingga obat yang digunakan tidak berfungsi maksimal.

4. Niacinamide dan AHA
Niacinaminde (Vit B3) tidak boleh digunakan beersamaan dengan AHA karena dapat mengiritasi kulit. Niacinamide merupakan kandungan skincare dalam bentu Vit B3 yang memiliki manfaat untuk memperbaiki kulit kering atau rusak dengan meningkatkan tingkat elastisitasnya. Niacinamide yang digunakan bersamaan dengan AHA akan memproduksi asam nikotinat yang dapat mengiritasi kulit.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Beberapa ahli kecantikan akan menganjurkan kamu untuk menggunakan skincare routine berlapis untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit. Penggunaan skincare berlapis memang bagus untuk kulit namun perlu diketahui bahwa ada beberapa kandungan skincare yang ternyata tidak boleh digunakan bersamaan.

Girls sebaiknya kamu perlu mengetahui terlebih dahulu kandungan dan manfaat skincare yang digunakan. Pencampuran kandungan skincare yang tidak sesuai dapat menyebabkan breakout pada wajah. Yuk intip kandungan skincare apa saja yang tidak boleh digunakan bersamaan sebagai berikut:

1. Vit c dan AHA/BHA
Kedua senyawa aktif ini memiliki manfaat untuk menyamarkan noda hitam dan mencerahkan warna kulit sehingga sangat bagus digunakan untuk warna kulit yang tidak rata. Namun keduanya tidak boleh digunakan bersamaan karena dapat mempengaruhi efektifitas senyawa tersebut. Vitamin c mengandung kadar pH yang rendah sehingga apabila dicampur dengan AHA/BHA akan mengalami perubahan pada ekfetifitas zat asam terhadap kulit.

2. Retinol dan AHA
Retinol dan AHA memiliki khasiat untuk melawan tanda-tanda penuaan dini karena mempercepat pergantian sel kulit. namun kedua senyawa aktif itu tidak boleh digunakan bersamaan karena dapat merusak kulit. Retinol dan AHA dapat mempercepat pergantian sel kulit mati dan cenderung menimbulkan efek samping kulit iritasi seperti mengelupas dan kemerahan. Oleh karena itu kedua senyawa ini tidak boleh digunakan bersamaan

3. Retinol dan Benzoil Peroksida.
Meskipun sama-sama memiliki manfaat untuk membantu menghilang jerawat namun ternyata kedua bahan ini tidak boleh digunakan bersamaan loh. Hal ini karena benzoil peroksida dapat menonaktifkan molekul retinoid. Obat jerawat yang mengandung benzoil peroskida akan menghambat fungsi retinol sehingga obat yang digunakan tidak berfungsi maksimal.

4. Niacinamide dan AHA
Niacinaminde (Vit B3) tidak boleh digunakan beersamaan dengan AHA karena dapat mengiritasi kulit. Niacinamide merupakan kandungan skincare dalam bentu Vit B3 yang memiliki manfaat untuk memperbaiki kulit kering atau rusak dengan meningkatkan tingkat elastisitasnya. Niacinamide yang digunakan bersamaan dengan AHA akan memproduksi asam nikotinat yang dapat mengiritasi kulit.

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Beberapa ahli kecantikan akan menganjurkan kamu untuk menggunakan skincare routine berlapis untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit. Penggunaan skincare berlapis memang bagus untuk kulit namun perlu diketahui bahwa ada beberapa kandungan skincare yang ternyata tidak boleh digunakan bersamaan.

Girls sebaiknya kamu perlu mengetahui terlebih dahulu kandungan dan manfaat skincare yang digunakan. Pencampuran kandungan skincare yang tidak sesuai dapat menyebabkan breakout pada wajah. Yuk intip kandungan skincare apa saja yang tidak boleh digunakan bersamaan sebagai berikut:

1. Vit c dan AHA/BHA
Kedua senyawa aktif ini memiliki manfaat untuk menyamarkan noda hitam dan mencerahkan warna kulit sehingga sangat bagus digunakan untuk warna kulit yang tidak rata. Namun keduanya tidak boleh digunakan bersamaan karena dapat mempengaruhi efektifitas senyawa tersebut. Vitamin c mengandung kadar pH yang rendah sehingga apabila dicampur dengan AHA/BHA akan mengalami perubahan pada ekfetifitas zat asam terhadap kulit.

2. Retinol dan AHA
Retinol dan AHA memiliki khasiat untuk melawan tanda-tanda penuaan dini karena mempercepat pergantian sel kulit. namun kedua senyawa aktif itu tidak boleh digunakan bersamaan karena dapat merusak kulit. Retinol dan AHA dapat mempercepat pergantian sel kulit mati dan cenderung menimbulkan efek samping kulit iritasi seperti mengelupas dan kemerahan. Oleh karena itu kedua senyawa ini tidak boleh digunakan bersamaan

3. Retinol dan Benzoil Peroksida.
Meskipun sama-sama memiliki manfaat untuk membantu menghilang jerawat namun ternyata kedua bahan ini tidak boleh digunakan bersamaan loh. Hal ini karena benzoil peroksida dapat menonaktifkan molekul retinoid. Obat jerawat yang mengandung benzoil peroskida akan menghambat fungsi retinol sehingga obat yang digunakan tidak berfungsi maksimal.

4. Niacinamide dan AHA
Niacinaminde (Vit B3) tidak boleh digunakan beersamaan dengan AHA karena dapat mengiritasi kulit. Niacinamide merupakan kandungan skincare dalam bentu Vit B3 yang memiliki manfaat untuk memperbaiki kulit kering atau rusak dengan meningkatkan tingkat elastisitasnya. Niacinamide yang digunakan bersamaan dengan AHA akan memproduksi asam nikotinat yang dapat mengiritasi kulit.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/