alexametrics
29.1 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Tes GeNose Berlaku 24 Jam 

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali mengubah persyaratan bagi pelanggan KA jarak jauh yang menggunakan hasil pemeriksaan GeNose C19 sebagai syarat perjalanan. Mereka diharuskan menunjukkan hasil negatif pemeriksaan GeNose C19 yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum jadwal keberangkatan.

Aturan tersebut berlaku mulai 1 April ini. Sementara, untuk hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen, pengambilan sampelnya maksimal tetap 3×24 jam sebelum jadwal keberangkatan. Perubahan aturan tersebut menyesuaikan dengan terbitnya Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 12 Tahun 2021 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 27 Tahun 2021.

Vice President PT KAI (Persero) Daerah Operasi 9 Jember Broer Rizal mengatakan, saat ini di wilayah KAI Daop 9 telah menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19 dengan tarif Rp 30 ribu. Sebelumnya, tarif pemeriksaan GeNose yang berlaku dibanderol dengan harga Rp 20 ribu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pelaksana Harian Humas KAI Daop 9 Raditya Mahardika mengungkapkan, kenaikan harga tes GeNose itu merupakan upaya penyesuaian harga saja. Bukan berarti jenis tes yang digunakan berbeda. Kendati harganya mengalami kenaikan, namun hal itu tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah penumpang. Radit mengatakan, jumlah penumpang setiap harinya relatif stabil. “Jenisnya sama saja dengan sebelumnya. Hanya, kemarin menyesuaikan harga,” katanya, kemarin (2/4).

Agar bisa menggunakan layanan pemeriksaan GeNose C19 tersebut, calon penumpang diwajibkan tidak merokok, makan, dan minum (kecuali air mineral) 30 menit sebelum melakukan pemeriksaan. Dalam pemeriksaan itu, calon penumpang diminta meniup kantong hingga penuh dan mengikuti arahan dari petugas atau petunjuk yang ada di lokasi pemeriksaan.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali mengubah persyaratan bagi pelanggan KA jarak jauh yang menggunakan hasil pemeriksaan GeNose C19 sebagai syarat perjalanan. Mereka diharuskan menunjukkan hasil negatif pemeriksaan GeNose C19 yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum jadwal keberangkatan.

Aturan tersebut berlaku mulai 1 April ini. Sementara, untuk hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen, pengambilan sampelnya maksimal tetap 3×24 jam sebelum jadwal keberangkatan. Perubahan aturan tersebut menyesuaikan dengan terbitnya Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 12 Tahun 2021 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 27 Tahun 2021.

Vice President PT KAI (Persero) Daerah Operasi 9 Jember Broer Rizal mengatakan, saat ini di wilayah KAI Daop 9 telah menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19 dengan tarif Rp 30 ribu. Sebelumnya, tarif pemeriksaan GeNose yang berlaku dibanderol dengan harga Rp 20 ribu.

Pelaksana Harian Humas KAI Daop 9 Raditya Mahardika mengungkapkan, kenaikan harga tes GeNose itu merupakan upaya penyesuaian harga saja. Bukan berarti jenis tes yang digunakan berbeda. Kendati harganya mengalami kenaikan, namun hal itu tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah penumpang. Radit mengatakan, jumlah penumpang setiap harinya relatif stabil. “Jenisnya sama saja dengan sebelumnya. Hanya, kemarin menyesuaikan harga,” katanya, kemarin (2/4).

Agar bisa menggunakan layanan pemeriksaan GeNose C19 tersebut, calon penumpang diwajibkan tidak merokok, makan, dan minum (kecuali air mineral) 30 menit sebelum melakukan pemeriksaan. Dalam pemeriksaan itu, calon penumpang diminta meniup kantong hingga penuh dan mengikuti arahan dari petugas atau petunjuk yang ada di lokasi pemeriksaan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali mengubah persyaratan bagi pelanggan KA jarak jauh yang menggunakan hasil pemeriksaan GeNose C19 sebagai syarat perjalanan. Mereka diharuskan menunjukkan hasil negatif pemeriksaan GeNose C19 yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum jadwal keberangkatan.

Aturan tersebut berlaku mulai 1 April ini. Sementara, untuk hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen, pengambilan sampelnya maksimal tetap 3×24 jam sebelum jadwal keberangkatan. Perubahan aturan tersebut menyesuaikan dengan terbitnya Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 12 Tahun 2021 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 27 Tahun 2021.

Vice President PT KAI (Persero) Daerah Operasi 9 Jember Broer Rizal mengatakan, saat ini di wilayah KAI Daop 9 telah menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19 dengan tarif Rp 30 ribu. Sebelumnya, tarif pemeriksaan GeNose yang berlaku dibanderol dengan harga Rp 20 ribu.

Pelaksana Harian Humas KAI Daop 9 Raditya Mahardika mengungkapkan, kenaikan harga tes GeNose itu merupakan upaya penyesuaian harga saja. Bukan berarti jenis tes yang digunakan berbeda. Kendati harganya mengalami kenaikan, namun hal itu tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah penumpang. Radit mengatakan, jumlah penumpang setiap harinya relatif stabil. “Jenisnya sama saja dengan sebelumnya. Hanya, kemarin menyesuaikan harga,” katanya, kemarin (2/4).

Agar bisa menggunakan layanan pemeriksaan GeNose C19 tersebut, calon penumpang diwajibkan tidak merokok, makan, dan minum (kecuali air mineral) 30 menit sebelum melakukan pemeriksaan. Dalam pemeriksaan itu, calon penumpang diminta meniup kantong hingga penuh dan mengikuti arahan dari petugas atau petunjuk yang ada di lokasi pemeriksaan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/